- Yohanes Kandaimu, bek Indonesia, resmi bergabung Kelantan TRW untuk Liga Super Malaysia musim 2025/2026.
- Pemain tersebut pindah dari Persipal Palu FC setelah hanya sempat bermain satu kali sebelum Februari 2026.
- Setelah bergabung, Yohanes langsung tampil solid dua kali di MFL Challenge Cup, menjadi pemain Indonesia kedua di liga tersebut.
Suara.com - Satu lagi pemain Indonesia memutuskan berkarier di luar negeri dan menuju Liga Malaysia.
Adalah Yohanes Kandaimu, bek tengah berpengalaman yang resmi bergabung dengan Kelantan TRW.
Ia akan memperkuat klub tersebut di Liga Super Malaysia musim 2025/2026.
Yohanes pindah dari Persipal Palu FC yang berlaga di Championship 2025/2026.
Menariknya, ia hanya sempat bermain sekali bersama klub asal Sulawesi Tengah itu sebelum hijrah pada Februari 2026.
Keputusan ini menjadi langkah besar dalam perjalanan karier profesionalnya.
Setelah merapat ke Kelantan TRW, Yohanes langsung mendapatkan kesempatan bermain.
Ia tampil dua kali di ajang MFL Challenge Cup menghadapi Immigration FC pada babak perempat final.
Pada leg pertama, ia bermain 45 menit dan membantu tim menang 2-1.
Baca Juga: Riyan Ardiansyah Jadi Pemain ke-9 yang Dipinjamkan Malut United
Sementara di leg kedua, Yohanes tampil penuh selama 90 menit dan kembali meraih kemenangan 2-1.
Performa solidnya membuat namanya cepat mendapat kepercayaan pelatih.
Yohanes menjadi pemain Indonesia kedua di Liga Super Malaysia setelah Ramadhan Sananta.
Bek kelahiran Kabupaten Mappi, Papua, 12 Agustus 1995 itu memiliki tinggi badan 189 sentimeter.
Postur ideal tersebut membuatnya tangguh dalam duel udara dan tekel satu lawan satu.
Sepanjang kariernya, Yohanes pernah memperkuat sejumlah klub besar di Indonesia.
Di antaranya PSG Pati, PSBS Biak, Persita Tangerang, Persebaya Surabaya, PSPS Riau, Persiku Kudus, dan Persipal Palu.
Catatan statistik menunjukkan ia telah tampil 31 kali di kasta tertinggi Liga Indonesia dan 19 kali di Championship.
Meski belum pernah membela Timnas Indonesia, kiprahnya di Malaysia bisa menjadi pintu menuju panggung yang lebih besar.
Kontributor : Imadudin Robani Adam