- Ratchaburi FC lolos perempat final ACL Two 2025/26 meskipun menghadapi insiden pelemparan benda berbahaya di Bandung.
- Pemain dan ofisial Ratchaburi mengalami teror berupa lemparan batu, botol, hingga flare sejak sesi pemanasan berlangsung.
- Setelah laga, tim Ratchaburi dievakuasi dengan pengawalan ketat aparat keamanan sampai kembali ke hotel dengan selamat.
Suara.com - Ratchaburi FC memastikan tiket perempat final AFC Champions League Two 2025/26, namun kelolosan itu diwarnai insiden panas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), markas Persib Bandung.
Menurut laporan salah satu media Thailand, dailynews.co.th, para pemain dan ofisial Ratchaburi FC mengalami teror selama berada di Bandung.
"Pertandingan yang digelar di Gelora Bandung Lautan Api Stadium itu berlangsung dalam atmosfer kurang kondusif.
Sejumlah laporan menyebut adanya lemparan batu, batu bata, botol air, hingga flare yang diarahkan ke area lapangan, bahkan sejak sesi pemanasan," ulas media Thailand itu.
Winger Ratchaburi, Charoensak Wongkorn, mengonfirmasi situasi mencekam tersebut melalui pernyataan resminya.
“Terima kasih untuk semua yang sudah mengkhawatirkan kami. Semua pemain aman. Tapi pertandingan ini sangat buruk. Ada lemparan batu, batu bata, botol air, bahkan flare yang dilempar ke arah pemain saat pemanasan,” ujarnya.
![Ratchaburi FC memastikan tiket perempat final AFC Champions League Two 2025/26, namun kelolosan itu diwarnai insiden panas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), markas Persib Bandung. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/19/79346-persib-bandung-vs-ratchaburi-fc.jpg)
Usai laga, manajemen Ratchaburi langsung meminta seluruh pemain masuk ke ruang ganti.
Dalam pernyataan resmi klub, disebutkan bahwa tim menunggu situasi di luar stadion kondusif sebelum meninggalkan arena.
Klub memastikan seluruh pemain, ofisial, dan suporter yang berada di dalam stadion telah berkumpul dengan aman di ruang ganti.
Baca Juga: Persib Bandung Gagal di ACL 2 Tapi Rekor Kandang GBLA Masih Sangat Menakjubkan Musim Ini
"Bahkan, saat meninggalkan stadion, rombongan Ratchaburi dikawal ketat oleh aparat kepolisian dan militer hingga perjalanan menuju hotel," tulis media Thailand.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan bus tim mendapat pengawalan penuh demi menghindari potensi gangguan lanjutan.
Kontributor: M.Faqih