Cerita Suporter Ratchaburi Sembunyi di Ruang Ganti Usai Singkirkan Persib Bandung

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 19 Februari 2026 | 19:05 WIB
Cerita Suporter Ratchaburi Sembunyi di Ruang Ganti Usai Singkirkan Persib Bandung
Persib Bandung vs Ratchaburi (Persib Bandung)
baca 10 detik
  • Ratchaburi FC singkirkan Persib Bandung dengan agregat 3-1 meski kalah di leg kedua.

  • Suporter Thailand terpaksa ganti baju dan sembunyi di ruang ganti akibat lemparan petasan.

  • Rombongan tim berganti mobil di tol guna menghindari pengejaran motor suporter tuan rumah.

Suara.com - Malam yang seharusnya menjadi pesta olahraga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api justru berakhir dengan ketegangan hebat.

Kemenangan tipis Persib Bandung atas Ratchaburi FC ternyata tidak cukup untuk membawa Maung Bandung ke perempat final.

Klub asal Thailand tersebut tetap melaju dengan keunggulan agregat 3-1 meskipun kalah 0-1 di leg kedua ini.

Kekecewaan mendalam menyelimuti publik Bandung setelah ambisi mereka di panggung Asia resmi terhenti total semalam.

Thom Haye dan seluruh skuad Persib harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari persaingan ketat level benua.

Pertandingan ini juga menyisakan luka akibat berbagai keputusan pengadil lapangan yang dinilai sangat merugikan tuan rumah.

Majed Al-Shamrani menjadi pusat kemarahan karena membiarkan pelanggaran keras pemain tamu terhadap gelandang lincah Adam Alis.

Suasana semakin memanas saat penyerang andalan Persib, Uilliam Barros, justru diusir keluar lapangan oleh sang wasit.

Barros menerima kartu merah langsung setelah dianggap melakukan pelanggaran berbahaya terhadap bek lawan, Jonathan Khemdee.

baca juga

Insiden-insiden inilah yang diduga menjadi pemicu kemarahan massa yang tidak terbendung setelah pertandingan resmi berakhir.

Begitu peluit panjang berbunyi, kondisi keamanan stadion langsung merosot tajam akibat luapan emosi oknum suporter.

Sejumlah penonton nekat melompati pagar pembatas untuk mengejar wasit yang berlari kencang menuju lorong ruang ganti.

Kekacauan ini membuat para pemain tamu tidak punya pilihan selain segera mengamankan diri ke area internal.

Nasib suporter tim tamu yang hadir di tribun juga berada dalam posisi yang sangat membahayakan keselamatan mereka.

Pihak berwajib terpaksa mengambil langkah darurat demi melindungi nyawa para pendukung Ratchaburi yang terkepung di stadion.

Berdasarkan kesaksian seorang suporter tamu bernama Joe, mereka sempat mengalami intimidasi fisik yang sangat nyata dan menakutkan.

"Menjadi sasaran lemparan benda, dan setelah botol serta petasan mulai dilempar, polisi meminta mereka menurunkan bendera serta mengganti pakaian agar tidak menjadi target, sebelum dipindahkan ke ruang VIP".

Pernyataan tersebut menggambarkan betapa gentingnya situasi di mana atribut klub bisa memicu tindakan kekerasan lebih lanjut.

Presiden klub Ratchaburi FC, Thanawat Nitikanjana, dikabarkan tidak tinggal diam melihat pendukungnya dalam kondisi terancam bahaya.

Ia secara heroik menjemput langsung para suporter untuk dibawa masuk berlindung ke dalam ruang ganti pemain.

Langkah penyelamatan ini dilakukan agar mereka bisa keluar dari area stadion secara bersamaan dengan pengawalan tim.

Namun, upaya untuk meninggalkan kawasan Gelora Bandung Lautan Api ternyata tidak berjalan dengan mudah bagi rombongan tamu.

"Ia menambahkan bahwa saat rombongan tim dan suporter Ratchaburi meninggalkan stadion, mereka diadang suporter tuan rumah yang mengendarai sepeda motor dan mengikuti sambil meneriakkan kata-kata sepanjang perjalanan."

Tindakan intimidasi ini terus berlanjut hingga kendaraan tim memasuki akses jalan bebas hambatan atau tol.

Demi mengecoh para pengejar, rombongan akhirnya memutuskan untuk melakukan strategi pergantian kendaraan secara mendadak di jalanan.

"Rombongan kemudian berganti kendaraan dari bus ke minivan di jalan tol untuk menghindari pengejaran sebelum akhirnya tiba dengan selamat di hotel," tulis Thai Rath merujuk dari cerita Joe.

Laporan dari media Thailand ini memberikan gambaran betapa mencekamnya atmosfer sepak bola di Bandung malam itu.

Selain taktik penyamaran, pengamanan ekstra ketat juga diberlakukan oleh otoritas keamanan Indonesia selama proses evakuasi berlangsung.

"Sementara itu, para pemain Ratchaburi juga tiba di hotel dengan selamat. Mereka mendapat pengawalan polisi dan militer sepanjang perjalanan dari stadion," imbuh Thai Rath.

Kehadiran personel militer menegaskan bahwa risiko keamanan saat itu berada pada level yang sangat tinggi bagi tamu.

Peristiwa ini kini menjadi sorotan dunia internasional, khususnya bagi penyelenggara kompetisi di bawah naungan konfederasi sepak bola Asia.

Atmosfer panas di dalam dan luar lapangan menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terkait manajemen risiko pertandingan skala besar.

Keselamatan tim tamu dan suporter asing harus menjadi prioritas utama guna menjaga reputasi sepak bola nasional.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam rangkaian kejadian menegangkan yang melibatkan ribuan massa di sekitar GBLA.

Hingga saat ini, pihak terkait masih memantau perkembangan situasi pasca laga yang berakhir dengan catatan kelam tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelatih Ratchaburi FC Akui Dibuat Geleng-geleng Bobotoh di GBLA

Pelatih Ratchaburi FC Akui Dibuat Geleng-geleng Bobotoh di GBLA

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 12:45 WIB

Media Thailand Ungkap Detik-detik Mencekam di GBLA, Suporter Ratchaburi Dievakuasi Dramatis

Media Thailand Ungkap Detik-detik Mencekam di GBLA, Suporter Ratchaburi Dievakuasi Dramatis

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 12:32 WIB

Pelatih Ratchaburi FC Tak Terkejut dengan Teror Bobotoh, tapi...

Pelatih Ratchaburi FC Tak Terkejut dengan Teror Bobotoh, tapi...

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 12:26 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×