Pelatih Ratchaburi FC Tak Terkejut dengan Teror Bobotoh, tapi...

Arief Apriadi

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:26 WIB
Pelatih Ratchaburi FC Tak Terkejut dengan Teror Bobotoh, tapi...
Pelatih Ratchaburi FC Worrawoot Srimaka tak kaget dengan teror Bobotoh di GBLA, namun kecewa dengan insiden suporter masuk lapangan usai laga Persib Bandung. [Dok. IG footballshirtcommunityth]
baca 10 detik
  • Worrawoot Srimaka mengaku tidak terkejut dengan atmosfer GBLA karena pernah bermain di hadapan 100 ribu penonton, namun kecewa dengan aksi suporter masuk lapangan.
  • Kericuhan kecil terjadi usai laga akibat kekecewaan suporter terhadap wasit, tetapi situasi berhasil dikendalikan dengan cepat oleh aparat keamanan.
  • Pelatih asal Thailand itu memuji fanatisme suporter Indonesia yang dinilai lebih meriah dan penuh semangat dibandingkan atmosfer sepak bola di negaranya.

Suara.com - Pelatih Ratchaburi FC, Worrawoot Srimaka, memberikan tanggapan menarik terkait atmosfer panas yang diciptakan Bobotoh saat timnya bersua Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Juru taktik asal Thailand tersebut mengaku sama sekali tidak merasa terkejut dengan teror ribuan suporter tuan rumah pada laga leg kedua babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026, Rabu (18/2/2026).

Namun, Worrawoot Srimaka justru menyoroti insiden yang terjadi pasca pertandingan yang dinilai sedikit mencoreng atmosfer luar biasa di stadion kebanggaan warga Bandung tersebut.

Worrawoot menjelaskan bahwa dirinya sudah terbiasa dengan tekanan massa karena pernah merasakan pengalaman bertanding di hadapan 100 ribu penonton saat masih aktif sebagai pemain.

"Sejujurnya, saya tidak terlalu terkejut. Di masa lalu saya pernah bermain di hadapan 100 ribu penonton," ucapnya seusai pertandingan.

Rasa kecewa sang pelatih justru muncul ketika melihat aksi segelintir oknum suporter dari tribun selatan yang nekat turun ke lapangan setelah peluit panjang dibunyikan.

Aksi tersebut dipicu oleh ketidakpuasan penonton terhadap kepemimpinan wasit Majed Mohammed Al-Shamrani yang memimpin jalannya laga sengit itu.

"Tapi hari ini saya harus mengakui sempat sedikit kecewa dengan situasi di akhir pertandingan," ungkapnya.

Beruntung, ketegangan tersebut tidak berlangsung lama karena aparat keamanan dan panitia pelaksana sigap mengendalikan situasi di lapangan.

baca juga

"Namun setelah laga selesai, semuanya kembali tenang," katanya.

Worrawoot Srimaka menyadari kekecewaan para pendukung, namun ia mengingatkan bahwa sepak bola sejatinya adalah hiburan yang harus dinikmati tanpa tindakan merugikan.

"Kami memahami mengapa para suporter kecewa, tapi ini hanyalah sebuah pertandingan. Sepak bola untuk dinikmati," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Worrawoot juga membagikan pengalamannya membandingkan atmosfer sepak bola di Bandung dengan Jakarta yang pernah ia rasakan sebelumnya.

"Pertama, saya pernah bermain di Jakarta, jadi saya bisa membandingkan Jakarta dan Bandung," ungkapnya.

Ia mengakui bahwa ciri khas paling menonjol dari sepak bola Indonesia adalah dukungan suporter yang sangat meriah dan penuh semangat.

"Hal yang paling menonjol ketika bermain di Indonesia adalah dukungan suporter yang sangat meriah. Itu menyenangkan dan penuh semangat," ujarnya.

Menurutnya, fanatisme dan gemuruh stadion seperti yang terjadi di GBLA merupakan pemandangan langka yang jarang ditemui dalam kompetisi di Thailand.

"Di Thailand, kami jarang melihat atmosfer seperti ini," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Coreng Wajah Indonesia, Bobotoh Juga Tempatkan Persib dalam Intaian Sanksi Berganda

Selain Coreng Wajah Indonesia, Bobotoh Juga Tempatkan Persib dalam Intaian Sanksi Berganda

Your Say | Kamis, 19 Februari 2026 | 12:21 WIB

Pelatih Ratchaburi Akui Atmosfer GBLA Luar Biasa, Kecewa Aksi Suporter Persib

Pelatih Ratchaburi Akui Atmosfer GBLA Luar Biasa, Kecewa Aksi Suporter Persib

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 12:16 WIB

Persib Bandung Dongkrak Ranking Liga Indonesia Usai Gagal di AFC Champions League 2

Persib Bandung Dongkrak Ranking Liga Indonesia Usai Gagal di AFC Champions League 2

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 12:11 WIB

Terkini

Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas

Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya

Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis

Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon

Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon

Sulsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Harga Rice Cooker Miyako Kapasitas 0,6 Liter, Hemat Listrik untuk Anak Kos

Harga Rice Cooker Miyako Kapasitas 0,6 Liter, Hemat Listrik untuk Anak Kos

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Surat untuk Hari yang Telah Berlalu

Surat untuk Hari yang Telah Berlalu

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:09 WIB

TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa

TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:02 WIB

Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5

Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI

Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:55 WIB

×