5 Fakta Miris Usai Persib Disingkirkan Ratchaburi FC: Suporter Masuk Lapangan Sampai Teror Rasisme

Galih Prasetyo

Kamis, 19 Februari 2026 | 19:55 WIB
5 Fakta Miris Usai Persib Disingkirkan Ratchaburi FC: Suporter Masuk Lapangan Sampai Teror Rasisme
Oknum Bobotoh memasuki lapangan setelah pertandingan Persib vs Ratchaburi FC. (Suara.com/Rahman)
baca 10 detik
  • Insiden terjadi di GBLA pada Rabu (18/2/2026) malam setelah Persib gagal lolos ACL Two meskipun menang 1-0.
  • Oknum suporter masuk lapangan, mengejar wasit, serta melempar benda seperti botol dan batu bata selama pertandingan.
  • Pemain Ratchaburi FC, khususnya Denilson Junior, menjadi sasaran serangan rasis daring termasuk terhadap anggota keluarganya.

Suara.com - Laga Persib Bandung vs Ratchaburi FC pada leg kedua AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 tak hanya menyisakan hasil yang mengejutkan, tetapi juga sejumlah kejadian di luar lapangan yang mencederai semangat fair play dalam sepak bola.

Berikut 5 fakta paling mencolok dari insiden yang terjadi sebelum, saat, dan setelah pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026) malam.

Suporter Masuk ke Lapangan

Usai peluit panjang dibunyikan, suasana di GBLA berubah tegang. Sejumlah oknum suporter masuk ke area lapangan, mengejar wasit dan mendekati pemain secara emosional setelah Persib gagal lolos meski menang 1–0.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengecam tindakan tersebut dan menilai tindakan segelintir suporter telah mencoreng nama besar Bobotoh yang selama ini dikenal fanatik namun tertib.

Ratchaburi FC memastikan tiket perempat final AFC Champions League Two 2025/26, namun kelolosan itu diwarnai insiden panas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), markas Persib Bandung. [Istimewa]
Ratchaburi FC memastikan tiket perempat final AFC Champions League Two 2025/26, namun kelolosan itu diwarnai insiden panas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), markas Persib Bandung. [Istimewa]

Teror Saat Pemanasan dan Laga Berlangsung

Sejumlah laporan media Thailand menyebutkan bahwa sejak sesi pemanasan, suasana sudah tidak kondusif. Benda-benda seperti, flare, botol air, bahkan batu bata dilemparkan oleh oknum dari tribun suporter ke lapangan.

Hal ini membuat pemain Ratchaburi FC harus berlindung dan memicu ketegangan tinggi sebelum kick-off.

Tertahan di Ruang Ganti

baca juga

Menurut pernyataan winger Ratchaburi, Charoensak Wongkorn, pertandingan berlangsung menegangkan karena adanya serangan dari luar lapangan.

Setelah laga usai, beberapa pemain hampir tidak bisa meninggalkan lapangan dengan tenang karena tekanan suporter yang emosional. Para pemain dan pendukung klub Thailand itu sempat tertahan di ruang ganti.

Situasi ini memaksa staf keamanan untuk mengawal ketat rombongan tim lawan saat mereka berjalan ke ruang ganti.

Insiden kurang elok terjadi usai pertandingan AFC Champions League Two 2025/26 antara Persib Bandung vs Ratchaburi di Stadion GBLA, Rabu (18/2) malam WIB. [Istimewa]
Insiden kurang elok terjadi usai pertandingan AFC Champions League Two 2025/26 antara Persib Bandung vs Ratchaburi di Stadion GBLA, Rabu (18/2) malam WIB. [Istimewa]

Denilson Junior Jadi Sasaran Serangan Rasis

Striker Ratchaburi asal Brasil, Denilson Junior, yang menjadi pahlawan kemenangan agregat dengan golnya sepanjang ACL 2, justru menerima serangan rasis di media sosial usai laga.

Di kolom komentar Instagram maupun unggahan pribadinya, sejumlah netizen menuliskan penghinaan bernada rasis.

Keluarga Pemain Ikut Jadi Sasaran

Yang lebih mengkhawatirkan, komentar bernada rasis dan kasar tak hanya ditujukan kepada Denilson sendiri, tetapi juga keluarga dekatnya, termasuk anak dan istrinya.

Dalam unggahan Instastory, Denilson secara tegas meminta kepada pelaku agar berhenti menyerang keluarganya, karena mereka tak ada kaitan dengan hasil pertandingan maupun performa sang pemain.

Kontributor: Azka Putra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Permalukan Persib, Striker Ratchaburi FC Jadi Korban Rasis, Istri dan Anak Juga Diserang

Usai Permalukan Persib, Striker Ratchaburi FC Jadi Korban Rasis, Istri dan Anak Juga Diserang

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 19:30 WIB

Hadapi Persib, Bintang Timnas Malaysia Anggap Sebagai Pemanasan Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF

Hadapi Persib, Bintang Timnas Malaysia Anggap Sebagai Pemanasan Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 18:02 WIB

Sergio Castel Takjub Atmosfer GBLA, Minta Bobotoh Tetap Bangga

Sergio Castel Takjub Atmosfer GBLA, Minta Bobotoh Tetap Bangga

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 18:30 WIB

Amuk Bojan Hodak Usai Laga Persib Lawan Ratchaburi Gara-Gara Oknum Suporter Masuk Lapangan Hijau

Amuk Bojan Hodak Usai Laga Persib Lawan Ratchaburi Gara-Gara Oknum Suporter Masuk Lapangan Hijau

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 18:05 WIB

Cerita Suporter Ratchaburi Sembunyi di Ruang Ganti Usai Singkirkan Persib Bandung

Cerita Suporter Ratchaburi Sembunyi di Ruang Ganti Usai Singkirkan Persib Bandung

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Gempa Dahsyat NTT, BUMN Alihkan Program Pemberdayaan Jadi Bantuan Darurat

Gempa Dahsyat NTT, BUMN Alihkan Program Pemberdayaan Jadi Bantuan Darurat

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital

Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen

Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen

Sulsel | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:20 WIB

5 Rekomendasi Bedak Waterproof dan Sweatproof untuk Olahraga dan Gym

5 Rekomendasi Bedak Waterproof dan Sweatproof untuk Olahraga dan Gym

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Sony Xperia 10 VIII Muncul di Geekbench: Chipset Lama, Pesona Tetap Menyala

Sony Xperia 10 VIII Muncul di Geekbench: Chipset Lama, Pesona Tetap Menyala

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Lonjakan 1.104 Titik Panas di Sumatera: Riau 97 Hotspot, Sumsel Terbanyak

Lonjakan 1.104 Titik Panas di Sumatera: Riau 97 Hotspot, Sumsel Terbanyak

Riau | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:09 WIB

Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan

Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan

Sulsel | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:08 WIB

Naik KRL Hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026

Naik KRL Hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:03 WIB

3 Fitur Tersembunyi Camera Assistant untuk Maksimalkan Kamera Galaxy A57 5G dan A37 5G

3 Fitur Tersembunyi Camera Assistant untuk Maksimalkan Kamera Galaxy A57 5G dan A37 5G

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta

Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta

Sulsel | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:57 WIB

×