- Demiane Agustien membuka peluang membela tiga negara yakni Indonesia, Belanda, dan Curacao, sehingga PSSI harus bergerak cepat jika ingin mengamankannya.
- Pemain Arsenal U-21 ini baru saja mencetak hattrick ke gawang Leeds United dan memiliki kemampuan fleksibel bermain sebagai sayap kiri maupun bek kiri.
- Demiane memiliki darah Indonesia dari neneknya yang lahir di Jakarta dan pernah masuk radar era Patrick Kluivert, namun kini menunggu langkah John Herdman.
Suara.com - Posisi Timnas Indonesia untuk mendapatkan jasa pemain muda Arsenal, Demiane Agustien, kini mendapatkan ancaman serius dari dua negara pesaing.
Belanda dan Curacao menjadi dua negara yang berpotensi besar menikung skuad Garuda untuk mengamankan tanda tangan pemain yang bisa berposisi sebagai bek kiri tersebut.
Ancaman ini menjadi nyata setelah Demiane secara terbuka menyatakan masih membuka peluang untuk membela ketiga negara tersebut dalam karier internasionalnya di masa depan.
Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Yussa Nugraha, sang pemain menegaskan bahwa dirinya masih dalam posisi menunggu perkembangan terbaik bagi masa depannya.
"Sangat senang jika bisa bermain untuk Belanda, Indonesia atau Curacao. Saya saat ini hanya menunggu. Kami belum sejauh itu, tapi itu (membela Timnas Indonesia) akan sangat indah,” ujar Demiane.
Pemain yang memiliki darah Indonesia dari sang ibu ini diketahui memegang paspor Belanda yang memungkinkannya dipanggil oleh tim Oranje.
Selain itu, statusnya sebagai warga negara Curacao juga menjadi faktor kuat mengingat ia pernah mendapatkan panggilan Timnas Curacao U-17.
Namun, karena belum terikat secara resmi di level senior atau cap-tied, peluang Timnas Indonesia untuk merekrutnya secara regulasi masih terbuka sangat lebar.
Nama Demiane Agustien kembali menjadi perbincangan hangat setelah ia tampil menggila bersama Arsenal U-21 di ajang Premier League 2 musim 2025/2026.
Baca Juga: Patrick Kluivert Sebut Warga Indonesia Gila
Pemain dengan tinggi badan 182 cm tersebut sukses mencetak hattrick saat Arsenal U-21 melumat Leeds United U-21 dengan skor telak 4-0 pada pekan ke-13.
Performa sensasional tersebut menjadi bukti sahih kualitasnya di kompetisi sepak bola Inggris yang sangat kompetitif.
Meskipun berposisi asli sebagai sayap kiri, Demiane dikenal sebagai pemain versatile yang juga fasih dimainkan sebagai gelandang serang maupun bek kiri.
Fleksibilitas posisi ini menjadi daya tarik utama bagi pelatih mana pun, termasuk John Herdman yang kini menukangi Timnas Indonesia.
Sebelumnya, nama Demiane sempat masuk dalam radar pemantauan saat Timnas Indonesia masih dilatih oleh Patrick Kluivert, namun belum ada tindak lanjut.
“Saya tidak tahu semoga itu bisa terjadi. Ketika mungkin saya bisa membela timnas Indonesia dan bermain untuk Indonesia, itu sangat indah jika bisa terjadi. Saya sangat menantikan terbang ke Indonesia dan bermain,” kata Agustien.
Garis keturunan Indonesia Demiane berasal dari ibunya yang memiliki darah campuran Indonesia-Mesir, serta neneknya yang merupakan kelahiran Jakarta.
Ia bahkan pernah menunjukkan kedekatannya dengan Tanah Air dengan menyematkan simbol bendera Merah Putih di biodata akun media sosialnya.
Sebelum bergabung dengan akademi The Gunners, Demiane telah menimba ilmu di West Bromwich Albion dan sempat mendapatkan kontrak profesional dari Derby County di usia 17 tahun.
Kini, keputusan berada di tangan PSSI dan John Herdman untuk bergerak cepat sebelum talenta muda ini dikunci oleh Belanda atau Curacao.