-
Mauricio Souza tegaskan pemilihan pemain Persija berdasarkan kualitas performa bukan sekadar nama besar.
-
Pemain baru seperti Jean Mota dan Cyrus Margono masih menunggu waktu debut yang tepat.
-
Pelatih Persija meminta publik menghormati kontribusi pemain lama yang sudah berjuang sejak awal.
"Selama beberapa waktu ini kalian cuma bicara soal pemain baru. Sepertinya semua pemain baru yang datang lebih baik dari pemain yang sudah ada di sini," tegasnya.
Souza merasa ada persepsi keliru bahwa pemain baru secara otomatis memiliki level di atas skuad lama.
Kewajiban untuk menyenangkan hati banyak orang bukan menjadi prioritas utama sang pelatih dalam menentukan komposisi.
"Sepertinya kami punya kewajiban memasukkan pemain baru ke lapangan demi memuaskan kalian dan suporter,” jelasnya.
Ia mengingatkan bahwa proses adaptasi dan kondisi fisik pemain di sesi latihan merupakan indikator yang paling valid.
Persiapan tim di belakang layar menjadi acuan utama bagi tim pelatih sebelum menentukan daftar susunan pemain.
"Yang bersama mereka setiap hari adalah saya. Yang tahu kondisi mereka saat datang adalah saya dan yang menentukan kapan mereka debut adalah saya,” tegas Mauricio Souza.
Souza menegaskan bahwa reputasi mentereng di masa lalu tidak menjadi jaminan bagi seseorang untuk langsung bermain.
"Saya sangat percaya pada pemain saya. Tidak ada yang akan bermain karena nama besar. Mereka akan bermain karena performa."
Baginya, keadilan dalam skuad harus ditegakkan demi menjaga keharmonisan internal antara pemain lama dan baru.
Kehadiran pemain baru seharusnya menjadi pelengkap, bukan justru menyingkirkan mereka yang telah berjuang sejak awal musim.
Souza meminta agar semua pihak memberikan apresiasi yang layak kepada para penggawa yang tengah berjuang di lapangan.
"Jadi sebelum terus menuntut, cobalah hormati pemain yang sudah ada di sini. Saat saya rasa mereka harus main, mereka akan main,” pungkasnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban penegas bahwa Persija tidak akan berkompromi dengan kualitas demi sekadar popularitas.
Kini publik tinggal menunggu kapan strategi rotasi Souza akan melibatkan wajah-wajah baru secara penuh di kompetisi resmi.