Bintang Baru Persija Jakarta Belum Debut, Mauricio Souza Tegaskan Performa Lebih Penting

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 20 Februari 2026 | 14:05 WIB
Bintang Baru Persija Jakarta Belum Debut, Mauricio Souza Tegaskan Performa Lebih Penting
Mauro Zijlstra
baca 10 detik
  • Mauricio Souza tegaskan pemilihan pemain Persija berdasarkan kualitas performa bukan sekadar nama besar.

  • Pemain baru seperti Jean Mota dan Cyrus Margono masih menunggu waktu debut yang tepat.

  • Pelatih Persija meminta publik menghormati kontribusi pemain lama yang sudah berjuang sejak awal.

Suara.com - Juru taktik Persija Jakarta akhirnya menanggapi gelombang kritik terkait minimnya menit bermain bagi para penggawa anyar.

Mauricio Souza menegaskan bahwa segala keputusan teknis di lapangan hijau merupakan otoritas mutlak dirinya sebagai pelatih.

Publik menyoroti kebijakan tersebut mengingat Macan Kemayoran sangat agresif pada bursa transfer paruh musim 2025/2026.

Deretan nama mentereng seperti Shayne Pattynama hingga Cyrus Margono terpantau masih minim mendapatkan kesempatan beraksi.

Bahkan sosok potensial seperti Mauro Zijlstra dan Fajar Fathurrahman belum menjadi pilihan utama dalam skema strategi tim.

Tiga legiun asing baru yakni Alaaeddine Ajaraie, Paulo Ricardo, serta Jean Mota juga mengalami situasi serupa.

Khusus untuk Jean Mota dan penjaga gawang Cyrus Margono, keduanya tercatat belum mencicipi atmosfer pertandingan sama sekali.

Souza berdalih bahwa komposisi skuad Persija saat ini memiliki kualitas yang sangat kompetitif dan merata.

Ia tidak ingin terburu-buru memasukkan pemain baru hanya karena tekanan dari pihak luar atau status kebintangan.

baca juga

Pelatih asal Brasil tersebut menyatakan bahwa kualitas pemain lama tidak boleh dipandang sebelah mata begitu saja.

"Jean adalah pemain hebat. Dia bermain di berbagai tim ternama. Kami tidak ragu dengan kualitas yang dia miliki," kata Souza kepada awak media.

Souza menjamin bahwa standarisasi untuk menembus tim utama Persija sangatlah tinggi bagi siapapun pemainnya.

"Tapi seperti yang selalu saya katakan, ini adalah Persija. Siapa pun yang memakai jerseynya punya kualitas dan siapa pun yang saya pilih harus memberikan hasil terbaik," jelasnya.

Ekspektasi tinggi dari pendukung fanatik membuat tekanan untuk memainkan pemain baru semakin menguat setiap pekannya.

Namun, sang arsitek tim merasa heran mengapa publik seolah menutup mata terhadap kontribusi pemain yang sudah ada.

"Selama beberapa waktu ini kalian cuma bicara soal pemain baru. Sepertinya semua pemain baru yang datang lebih baik dari pemain yang sudah ada di sini," tegasnya.

Souza merasa ada persepsi keliru bahwa pemain baru secara otomatis memiliki level di atas skuad lama.

Kewajiban untuk menyenangkan hati banyak orang bukan menjadi prioritas utama sang pelatih dalam menentukan komposisi.

"Sepertinya kami punya kewajiban memasukkan pemain baru ke lapangan demi memuaskan kalian dan suporter,” jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa proses adaptasi dan kondisi fisik pemain di sesi latihan merupakan indikator yang paling valid.

Persiapan tim di belakang layar menjadi acuan utama bagi tim pelatih sebelum menentukan daftar susunan pemain.

"Yang bersama mereka setiap hari adalah saya. Yang tahu kondisi mereka saat datang adalah saya dan yang menentukan kapan mereka debut adalah saya,” tegas Mauricio Souza.

Souza menegaskan bahwa reputasi mentereng di masa lalu tidak menjadi jaminan bagi seseorang untuk langsung bermain.

"Saya sangat percaya pada pemain saya. Tidak ada yang akan bermain karena nama besar. Mereka akan bermain karena performa."

Baginya, keadilan dalam skuad harus ditegakkan demi menjaga keharmonisan internal antara pemain lama dan baru.

Kehadiran pemain baru seharusnya menjadi pelengkap, bukan justru menyingkirkan mereka yang telah berjuang sejak awal musim.

Souza meminta agar semua pihak memberikan apresiasi yang layak kepada para penggawa yang tengah berjuang di lapangan.

"Jadi sebelum terus menuntut, cobalah hormati pemain yang sudah ada di sini. Saat saya rasa mereka harus main, mereka akan main,” pungkasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban penegas bahwa Persija tidak akan berkompromi dengan kualitas demi sekadar popularitas.

Kini publik tinggal menunggu kapan strategi rotasi Souza akan melibatkan wajah-wajah baru secara penuh di kompetisi resmi.

Setiap pemain kini dituntut untuk menunjukkan kerja keras ekstra dalam sesi latihan harian Macan Kemayoran.

Hanya performa yang konsisten yang mampu melunakkan hati sang pelatih untuk memberikan menit bermain yang dinantikan.

Kondisi fisik yang prima juga menjadi syarat mutlak bagi Jean Mota dkk sebelum benar-benar diturunkan dalam pertandingan.

Souza tetap optimis bahwa pada saatnya nanti, kombinasi pemain lama dan baru akan membawa Persija ke puncak klasemen.

Kesabaran dari para suporter sangat dibutuhkan agar tim tetap fokus meraih kemenangan demi kemenangan di sisa musim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikritik Jarang Turunkan Pemain Baru Persija, Mauricio Souza: Yang Menentukan Saya!

Dikritik Jarang Turunkan Pemain Baru Persija, Mauricio Souza: Yang Menentukan Saya!

Bola | Jum'at, 20 Februari 2026 | 10:42 WIB

Persija Jakarta Jamu PSM di JIS, Mauricio Souza Yakin Atmosfer Stadion Bikin Lawan Panik

Persija Jakarta Jamu PSM di JIS, Mauricio Souza Yakin Atmosfer Stadion Bikin Lawan Panik

Bola | Jum'at, 20 Februari 2026 | 10:37 WIB

Duel Klasik Persija Jakarta vs PSM Makassar, Pertaruhan Papan Atas Melawan Bayang-Bayang Degradasi

Duel Klasik Persija Jakarta vs PSM Makassar, Pertaruhan Papan Atas Melawan Bayang-Bayang Degradasi

Bola | Jum'at, 20 Februari 2026 | 10:30 WIB

Terkini

Rumah Dinas Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD Janji Tindak Tegas!

Rumah Dinas Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD Janji Tindak Tegas!

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:08 WIB

OJK Catat Pembiayaan UMKM Capai Rp1.949 Triliun hingga Juli 2026

OJK Catat Pembiayaan UMKM Capai Rp1.949 Triliun hingga Juli 2026

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:03 WIB

IHSG Diproyeksi Melemah Hari Ini, Asing Lepas Saham Ratusan Miliar

IHSG Diproyeksi Melemah Hari Ini, Asing Lepas Saham Ratusan Miliar

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:01 WIB

Ulasan Until August: Ketika Usia Tak Menghentikan Pencarian Jati Diri

Ulasan Until August: Ketika Usia Tak Menghentikan Pencarian Jati Diri

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Pekanbaru

Kabut Asap Karhutla Selimuti Pekanbaru

Foto | Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Inflasi Lampung Terendah se-Sumatera, Gubernur: Jaga Harga Saja Tak Cukup

Inflasi Lampung Terendah se-Sumatera, Gubernur: Jaga Harga Saja Tak Cukup

Lampung | Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Sempat Kabur ke Seoul! Buronan Penyelundup iPhone Senilai Rp253 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta

Sempat Kabur ke Seoul! Buronan Penyelundup iPhone Senilai Rp253 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:49 WIB

Bawa Alat Berat! Massa di Pamekasan Nekat Robohkan Proyek Toko Indomaret

Bawa Alat Berat! Massa di Pamekasan Nekat Robohkan Proyek Toko Indomaret

Jatim | Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:48 WIB

PP Tunas Berjalan, Meta Belum Laporkan Penindakan Akun Anak di Threads

PP Tunas Berjalan, Meta Belum Laporkan Penindakan Akun Anak di Threads

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Skandal Kredit Macet Bank Sulselbar, Negara Rugi Rp32 Miliar

Skandal Kredit Macet Bank Sulselbar, Negara Rugi Rp32 Miliar

Sulsel | Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:43 WIB

×