4 Pemain Keturunan yang Bisa Membela Timnas Indonesia Tanpa Perlu Naturalisasi Sesuai Aturan FIFA

Pebriansyah Ariefana

Senin, 23 Februari 2026 | 10:05 WIB
4 Pemain Keturunan yang Bisa Membela Timnas Indonesia Tanpa Perlu Naturalisasi Sesuai Aturan FIFA
Reno Munz (IG Reno Munz)
baca 10 detik
  • John Herdman berpeluang panggil pemain diaspora tanpa proses naturalisasi berdasarkan tempat lahir.

  • Empat pemain berbakat di Eropa dan Qatar masuk radar potensial skuad Garuda.

  • Pemain seperti Reno Munz dan Abdurrahman Iwan memiliki status hukum kuat bela Indonesia.

Suara.com - Strategi penguatan Timnas Indonesia kini tidak melulu harus bergantung pada proses naturalisasi yang memakan waktu lama.

Pelatih John Herdman memiliki kesempatan untuk memanggil talenta-talenta berbakat yang secara regulasi sudah memegang hak membela Garuda.

Kasus ini serupa dengan apa yang dialami Elkan Baggott serta Adrian Wibowo yang langsung bergabung tanpa prosedur hukum kewarganegaraan.

Meskipun fokus saat ini adalah memaksimalkan skuad yang ada, celah untuk menambah kekuatan dari luar negeri tetap terbuka lebar.

Langkah John Herdman yang sempat terbang ke Eropa pada Februari lalu menunjukkan keseriusannya memantau bibit pemain di sana.

Tidak menutup kemungkinan terdapat nama-nama baru yang masuk dalam radar pengamatan pelatih asal Inggris tersebut selama perjalanannya.

Kabar mengenai komunikasi langsung dengan pemain keturunan pun mulai mencuat ke permukaan publik sepak bola tanah air.

Hal ini bahkan pernah diakui oleh striker Australia keturunan Medan Luke Vickery yang mengaku bahwa dirinya telah dihubungi langsung oleh pelatih John Herdman.

Fenomena ini mengindikasikan bahwa John Herdman aktif mencari opsi terbaik demi meningkatkan kedalaman komposisi pemain tim nasional.

baca juga

Salah satu nama yang paling mencolok adalah bek muda berbakat bernama Reno Munz yang kini berkarier di Jerman.

Walaupun kedua orang tuanya merupakan warga negara Jerman, Reno memiliki keterikatan kuat dengan ibu kota Indonesia.

Bek yang kini membela SV Greuther Fürth tersebut diketahui lahir di Jakarta pada tanggal 2 Oktober 2005 silam.

Secara aturan internasional, status tempat kelahiran memberikan hak bagi sang pemain untuk memilih federasi yang ingin dibela.

Reno Munz juga telah memenuhi statuta FIFA artikel 7 yang menegaskan jika seorang pemain lahir di suatu negara, maka dia bisa membela negara tersebut tanpa naturalisasi.

Nama berikutnya yang layak menjadi perhatian adalah Nicholas Indra Mjøsund yang sedang meniti karier di Norwegia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!

Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!

Bola | Minggu, 22 Februari 2026 | 20:00 WIB

Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?

Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?

Bola | Minggu, 22 Februari 2026 | 19:00 WIB

Last Man Standing, 2 Penggawa Timnas Indonesia Bisa Saling Hancurkan di Liga Champions Asia

Last Man Standing, 2 Penggawa Timnas Indonesia Bisa Saling Hancurkan di Liga Champions Asia

Bola | Minggu, 22 Februari 2026 | 14:17 WIB

Terkini

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Jatim | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Cedera hingga Recovery, Layanan Fisioterapi di Jakarta Utara Dukung Aktivitas Olahraga

Dari Cedera hingga Recovery, Layanan Fisioterapi di Jakarta Utara Dukung Aktivitas Olahraga

Sport | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Kursi DPR Mau Ditambah 11, RUU Pemilu Godok Minimal 4 Kursi per Dapil

Kursi DPR Mau Ditambah 11, RUU Pemilu Godok Minimal 4 Kursi per Dapil

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Ikano Unpad Desak Reformasi Hukum Notaris Hadapi Ancaman AI dan Cyber Notary

Ikano Unpad Desak Reformasi Hukum Notaris Hadapi Ancaman AI dan Cyber Notary

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pergeseran Warga Rempang Berlanjut, BP Batam Klaim Kompensasi Manusiawi

Pergeseran Warga Rempang Berlanjut, BP Batam Klaim Kompensasi Manusiawi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Berawal dari 5,76 Gram Sabu, Polisi Bongkar Simpanan 81,86 Gram di Kos Kendal

Berawal dari 5,76 Gram Sabu, Polisi Bongkar Simpanan 81,86 Gram di Kos Kendal

Jawa Tengah | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahap Permukiman Padat di Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Lahap Permukiman Padat di Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan

Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan

Banten | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:41 WIB

Temuan MK soal Ijazah Gibran, Feri Amsari: Bisa Jadi Jalan Pemakzulan

Temuan MK soal Ijazah Gibran, Feri Amsari: Bisa Jadi Jalan Pemakzulan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:41 WIB

×