Kisah Spiritual Frederic Kanoute Mesin Gol Sevilla: Mualaf dan Jadi Penyelamat Masjid

Galih Prasetyo

Selasa, 24 Februari 2026 | 18:00 WIB
Kisah Spiritual Frederic Kanoute Mesin Gol Sevilla: Mualaf dan Jadi Penyelamat Masjid
Frederic Kanoute pada era 2000-an dikenal sebagai salah satu pesepak bola asal Afrika yang memiliki ketajaman luar biasa di panggung kompetisi Eropa. [Instagram]
baca 10 detik
  • Frederic Kanoute, lahir 2 September 1977, menjadi bintang di Sevilla, memenangkan dua UEFA Cup dan dianugerahi Pemain Terbaik Afrika 2007.
  • Sebagai Muslim yang taat sejak 1999, ia menolak logo judi pada seragam Sevilla dan tetap berpuasa saat Ramadan.
  • Ia mendanai pembelian masjid di Sevilla tahun 2007 dan mendirikan yayasan untuk pendidikan serta kesejahteraan anak yatim di Mali.

Suara.com - Frederic Kanoute pada era 2000-an dikenal sebagai salah satu pesepak bola asal Afrika yang memiliki ketajaman luar biasa di panggung kompetisi Eropa.

Selain itu, striker jangkung asal Mali itu dikenal sebagai sosok yang memadukan prestasi di lapangan dengan keteguhan Islam dan aksi nyata kemanusiaan di luar sepak bola.

Lahir di Sainte-Foy-les-Lyon, Prancis, pada 2 September 1977, Kanoute tumbuh dari keluarga berdarah campuran, ibu Prancis dan ayah Mali.

Kehilangan sang ayah di usia muda membentuk karakter kuat dalam dirinya. Sejak saat itu, sepak bola menjadi jalan untuk mengubah hidup sekaligus membanggakan akar keluarganya.

Awal Karier: Dari Lyon ke Premier League

Kanoute memulai karier profesionalnya di akademi Olympique Lyonnais sebelum promosi ke tim utama.

Namun relasi yang kurang harmonis dengan pelatih saat itu membuatnya hijrah ke Inggris.

Tahun 2000, ia dipinjamkan ke West Ham United. Di Upton Park, Kanoute langsung mencuri perhatian.

Frederic Kanoute pada era 2000-an dikenal sebagai salah satu pesepak bola asal Afrika yang memiliki ketajaman luar biasa di panggung kompetisi Eropa. [Instagram]
Frederic Kanoute pada era 2000-an dikenal sebagai salah satu pesepak bola asal Afrika yang memiliki ketajaman luar biasa di panggung kompetisi Eropa. [Instagram]

Gol debutnya dan duet tajam bersama Paolo Di Canio membuat manajemen mempermanenkan statusnya.

baca juga

Meski West Ham terdegradasi, performa Kanouté tetap stabil. Ketajamannya kemudian menarik minat Tottenham Hotspur, yang merekrutnya pada 2003.

Bersama Spurs, kariernya berjalan naik turun sebelum akhirnya menemukan panggung terbaiknya di Spanyol.

Era Emas Bersama Sevilla

Kepindahan ke Sevilla FC pada 2005 menjadi titik balik.

Di klub Andalusia itu, Kanoute menjelma menjadi mesin gol mematikan.

Ia mencetak 89 gol dalam lebih dari 200 penampilan. Kanouté berperan besar membawa Sevilla meraih dua gelar beruntun UEFA Cup pada 2006 dan 2007.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Daftar Mudik Gratis BTN 2026 dan Info Detail Perjalanan

Cara Daftar Mudik Gratis BTN 2026 dan Info Detail Perjalanan

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2026 | 16:28 WIB

Tegaskan MBG Tidak Dibagikan Saat Sahur, Ini Jadwal Penyaluran Selama Ramadan

Tegaskan MBG Tidak Dibagikan Saat Sahur, Ini Jadwal Penyaluran Selama Ramadan

Video | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:00 WIB

Warna Cloud Dancer Seperti Apa? Bakal Jadi Tren Baju Lebaran 2026

Warna Cloud Dancer Seperti Apa? Bakal Jadi Tren Baju Lebaran 2026

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2026 | 13:52 WIB

Rafi dan Pahala yang Dicicil

Rafi dan Pahala yang Dicicil

Your Say | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:35 WIB

Jadwal Buka Puasa Semarang Hari Ini 24 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag

Jadwal Buka Puasa Semarang Hari Ini 24 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2026 | 16:10 WIB

Terkini

Data Piala Dunia 2026: Prancis Paling Dirugikan, Argentina Paling Diuntungkan Wasit

Data Piala Dunia 2026: Prancis Paling Dirugikan, Argentina Paling Diuntungkan Wasit

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:00 WIB

Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026

Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 05:01 WIB

Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022

Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 02:41 WIB

Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko

Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 02:28 WIB

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 01:30 WIB

Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:54 WIB

FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier

FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:46 WIB

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:39 WIB

Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci

Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

×