Bisa Ditinggal Timnas Indonesia, Malaysia Was-was Menanti Sanksi

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:13 WIB
Bisa Ditinggal Timnas Indonesia, Malaysia Was-was Menanti Sanksi
Timnas Malaysia (FAM)
baca 10 detik
  • Malaysia terancam sanksi berat akibat dugaan dokumen palsu tujuh pemain keturunan di CAS.

  • Poin kemenangan kualifikasi Piala Asia bisa hangus dan berimbas pada anjloknya ranking FIFA.

  • Indonesia berpotensi menyalip posisi Malaysia jika sanksi pengurangan poin benar-benar dijatuhkan AFC.

Suara.com - Situasi yang membelit Timnas Malaysia tak lagi sekadar soal hasil pertandingan. Ancaman sanksi administrasi kini membayangi Harimau Malaya dan berpotensi membuat mereka tertinggal, termasuk dari Timnas Indonesia dalam persaingan kawasan Asia Tenggara.

Fokus utama tertuju pada proses banding di Court of Arbitration for Sport (CAS).

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tengah menunggu keputusan terkait tujuh pemain keturunan yang diduga terseret persoalan pemalsuan dokumen.

Kasus ini menyeret nama Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Jika banding mereka ditolak, dampaknya bisa sangat besar terhadap perjalanan Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027.

Sebelumnya, Asian Football Confederation (AFC) menyatakan masih menunggu hasil putusan CAS sebelum menentukan langkah terhadap FAM.

Hal tersebut berkaitan dengan dua laga kualifikasi melawan Nepal (menang 2-0) dan Vietnam (menang 4-0), di mana para pemain tersebut tampil.

Situasi semakin rumit karena FIFA lebih dulu menjatuhkan sanksi dalam kasus serupa.

Tiga laga uji coba internasional Malaysia melawan Tanjung Verde, Singapura, dan Palestina dibatalkan, dan lawan-lawan mereka diberikan kemenangan 3-0 akibat penggunaan pemain yang dianggap tak memenuhi syarat.

baca juga

Jika AFC mengikuti presiden tersebut dan mengubah hasil laga kontra Nepal serta Vietnam menjadi kekalahan 0-3, Malaysia berpotensi kehilangan enam poin.

Dampaknya bukan hanya mengancam peluang lolos ke Piala Asia 2027, tetapi juga memukul posisi mereka di ranking FIFA.

Pengurangan poin dari hasil pertandingan resmi akan memengaruhi perhitungan koefisien dalam ranking dunia.

Jika enam poin di kualifikasi dihapus dan berubah menjadi kekalahan, Malaysia terancam kehilangan tambahan poin ranking yang sebelumnya mereka dapatkan dari dua kemenangan tersebut.

Dalam skenario itu, jarak dengan Timnas Indonesia bisa terpangkas signifikan, bahkan bukan tak mungkin disalip.

Timnas Indonesia sendiri terus berupaya mendongkrak posisi melalui agenda internasional dan laga kompetitif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang FIFA Series 2026, Ole Romeny Lupa Caranya Cetak Gol

Jelang FIFA Series 2026, Ole Romeny Lupa Caranya Cetak Gol

Bola | Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:04 WIB

Diduga Nunggak Utang Rp5 Miliar, Eks Apparel Timnas Indonesia Erspo Resmi Digugat ke Pengadilan

Diduga Nunggak Utang Rp5 Miliar, Eks Apparel Timnas Indonesia Erspo Resmi Digugat ke Pengadilan

Bola | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:29 WIB

Respons PSSI Usai AFC Kasih Sanksi Gara-gara Timnas Indonesia

Respons PSSI Usai AFC Kasih Sanksi Gara-gara Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 27 Februari 2026 | 10:58 WIB

Terkini

Teras Nusantara Amphitheater: Simpul Kreativitas Berjiwa Terasering

Teras Nusantara Amphitheater: Simpul Kreativitas Berjiwa Terasering

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:25 WIB

8 Weton dengan Daya Pikat dan Pengasihan Alami Tinggi tanpa Susuk

8 Weton dengan Daya Pikat dan Pengasihan Alami Tinggi tanpa Susuk

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Nggak Lagi Ragu Ganti Provider, Saatnya Beralih ke XL yang Terbukti Juara

Nggak Lagi Ragu Ganti Provider, Saatnya Beralih ke XL yang Terbukti Juara

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:15 WIB

6 Sepatu Lari Stylish untuk Nongkrong, Cocok Dipadukan dengan Berbagai Outfit

6 Sepatu Lari Stylish untuk Nongkrong, Cocok Dipadukan dengan Berbagai Outfit

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Persaingan Indonesia dan Thailand Memperebutkan Basis Produksi Utama Toyota

Persaingan Indonesia dan Thailand Memperebutkan Basis Produksi Utama Toyota

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Gubernur Khofifah & Menteri PPPA Panen dan Tanam, Hadiri Pameran Produk SIKAP SMA, SMK, SLB Jombang

Gubernur Khofifah & Menteri PPPA Panen dan Tanam, Hadiri Pameran Produk SIKAP SMA, SMK, SLB Jombang

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:09 WIB

Jakarta Kembali Normal Pascademo, Pramono Pastikan CFD Besok Tetap Digelar

Jakarta Kembali Normal Pascademo, Pramono Pastikan CFD Besok Tetap Digelar

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:08 WIB

Misi Besar Gus Kikin di Muktamar NU: Sulap Jutaan Nahdliyyin Jadi Kekuatan Ekonomi

Misi Besar Gus Kikin di Muktamar NU: Sulap Jutaan Nahdliyyin Jadi Kekuatan Ekonomi

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Kenapa Sertifikat Kompetensi Tenaga Kerja Kita Sering "Mandul" di Luar Negeri?

Kenapa Sertifikat Kompetensi Tenaga Kerja Kita Sering "Mandul" di Luar Negeri?

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:04 WIB

Baru Dibantai Dewa United, Brisbane Roar Antusias Hadapi Persija Jakarta

Baru Dibantai Dewa United, Brisbane Roar Antusias Hadapi Persija Jakarta

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:03 WIB

×