- Manchester United membayar biaya pemutusan kontrak Ruben Amorim hampir 16 juta poundsterling terungkap pada 27 Februari 2026.
- Amorim dipecat pada 5 Januari 2026 setelah kritik terbuka, mengakhiri masa kerja 14 bulan yang singkat.
- Total biaya pergantian manajerial ini mencapai 37,3 juta poundsterling termasuk biaya kedatangan Amorim.
Suara.com - Harga yang sangat mahal harus dibayar Manchester United untuk menyudahi kerja sama dengan manajer mereka, Ruben Amorim.
Klub secara resmi mengonfirmasi bahwa biaya pemecatan pelatih asal Portugal itu bisa mencapai angka fantastis, yakni hampir 16 juta poundsterling atau setara dengan Rp 361 miliar.
Menukil dari BBC pada Jumat (27/2/2026), informasi mengejutkan ini terungkap dalam laporan keuangan klub yang diserahkan ke Bursa Saham New York.
Pemecatan Amorim sendiri terjadi pada 5 Januari 2026, sehari setelah timnya ditahan imbang 1-1 oleh Leeds United.
Keputusan ini diambil menyusul kritik terbuka yang dilontarkan sang pelatih kepada para petinggi klub.
Biaya pesangon ini menambah panjang daftar pengeluaran besar yang harus ditanggung MU hanya untuk urusan pergantian manajer.
Sebelumnya, untuk mendatangkan Amorim sebagai pengganti Erik ten Hag pada November 2024, Setan Merah harus membayar kompensasi sebesar 11 juta pounds (Rp 248 miliar) kepada Sporting Lisbon.
Ditambah dengan biaya pemecatan Ten Hag sebesar 10,4 juta poundsterling, maka total biaya yang dihabiskan untuk satu siklus perubahan manajerial ini mencapai 37,3 juta poundsterling.
Masa kerja Amorim di Old Trafford terbilang sangat singkat, hanya berlangsung selama 14 bulan dengan catatan 25 kemenangan dari 63 pertandingan.
Baca Juga: Dominasi Inggris di Liga Champions, 7 Klub Premier League Tembus 16 Besar
Di bawah arahannya, The Red Devils mencatatkan salah satu musim terburuknya dengan finis di posisi ke-15 Liga Inggris musim lalu, sebuah capaian terendah sejak era 1970-an.
Kegagalan total juga terjadi di kompetisi piala. Mereka kalah di final Liga Europa, tersingkir secara memalukan dari Piala Carabao oleh Grimsby dan gagal lolos ke kompetisi Eropa musim ini untuk kedua kalinya sejak 1990.
Setelah kepergian Amorim, posisi manajer sementara diisi oleh Michael Carrick yang kini perlahan berhasil mengangkat kembali performa tim dan membawa Manchester United bersaing untuk tiket Liga Champions.
Namun di balik kebangkitan itu, tersimpan catatan pengeluaran finansial yang luar biasa besar hanya untuk sebuah keputusan pemecatan.