AFC Tunda Jadwal Liga Champions Akibat Serangan AS dan Israel ke Iran Demi Lindungi Pemain

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 03 Maret 2026 | 16:19 WIB
AFC Tunda Jadwal Liga Champions Akibat Serangan AS dan Israel ke Iran Demi Lindungi Pemain
Persib Bandung (AFC)
baca 10 detik
  • AFC menunda jadwal Liga Champions 2025/2026 karena serangan militer Amerika Serikat-Israel ke Iran.

  • Keselamatan pemain, ofisial, dan suporter menjadi alasan utama penyesuaian jadwal kompetisi Regional Barat.

  • Tim nasional putri Iran mendapatkan dukungan penuh dari AFC selama berlaga di Australia.

Meskipun wilayah Barat sedang dilanda gejolak, kondisi berbeda terlihat pada jalannya turnamen di kawasan Regional Timur.

Seluruh agenda pertandingan untuk klub-klub di bagian Timur Asia dipastikan tetap berjalan sesuai dengan kalender yang telah ditetapkan sebelumnya.

Tidak ada perubahan jadwal bagi tim-tim yang berada di luar zona konflik langsung di Asia Barat untuk saat ini.

Hal ini menunjukkan bahwa AFC berupaya menjaga roda kompetisi tetap berputar di area yang secara geografis masih dianggap aman.

Ketegangan di Timur Tengah memang memberikan dampak yang sangat spesifik dan terlokalisasi pada pembagian grup di wilayah Barat saja.

Organisasi tersebut menegaskan bahwa fokus utama mereka adalah melindungi seluruh elemen yang terlibat dalam sebuah pertandingan sepak bola.

Pengawasan ketat dilakukan setiap jam untuk melihat perkembangan terbaru dari konflik antarnegara yang melibatkan kekuatan militer besar tersebut.

Aspek keselamatan tidak hanya ditujukan bagi para atlet yang bertanding di atas lapangan hijau, tetapi juga bagi para ofisial.

Bahkan, keamanan para pendukung atau fans yang berniat menyaksikan tim kesayangan mereka juga menjadi bahan pertimbangan utama federasi.

baca juga

Langkah preventif ini diambil guna menghindari tragedi yang tidak diinginkan di tengah situasi perang yang bisa meledak kapan saja.

Selain fokus pada liga klub pria, perhatian besar juga tertuju pada penyelenggaraan Piala Asia Putri AFC 2026.

Turnamen sepak bola wanita bergengsi tersebut rencananya akan dilangsungkan di Australia mulai tanggal 1 hingga 21 Maret.

AFC secara intensif terus memonitor perkembangan situasi keamanan nasional Iran yang juga mengirimkan tim nasional putri mereka ke sana.

Komunikasi dua arah dilakukan secara rutin dengan perwakilan tim nasional putri Iran yang saat ini sudah berada di Negeri Kanguru.

Dukungan moral dan bantuan logistik dipersiapkan agar para pemain tetap bisa berkompetisi dengan tenang di tengah kekhawatiran atas kondisi tanah air mereka.

Federasi ingin memastikan bahwa atlet-atlet putri tersebut merasa terlindungi selama mengikuti turnamen internasional di luar negeri.

Terkait hal ini, pihak konfederasi telah menyatakan komitmennya secara terbuka melalui pernyataan resmi yang dirilis baru-baru ini.

"Kami menawarkan bantuan dan dukungan penuh," sebut AFC dalam menanggapi situasi sulit yang dihadapi oleh kontingen Iran.

Pernyataan ini menjadi bukti bahwa semangat solidaritas olahraga tetap dijunjung tinggi meskipun situasi politik dunia sedang memanas.

Segala kebutuhan tim yang terdampak konflik akan diprioritaskan agar mereka tidak kehilangan hak untuk berkompetisi secara adil dan aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Masalah Paling Panas Piala Dunia 2026: Tiket dan Parkir Mahal hingga Perang AS-Iran

8 Masalah Paling Panas Piala Dunia 2026: Tiket dan Parkir Mahal hingga Perang AS-Iran

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 16:08 WIB

Selain Ras Taruna yang Ditutup, Ini 8 Kilang Minyak Raksasa Milik Arab Saudi

Selain Ras Taruna yang Ditutup, Ini 8 Kilang Minyak Raksasa Milik Arab Saudi

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 16:14 WIB

Siapa Pemilik Saudi Aramco? Perusahaan Minyak Terbesar Dunia yang Diserang Rudal Iran

Siapa Pemilik Saudi Aramco? Perusahaan Minyak Terbesar Dunia yang Diserang Rudal Iran

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 15:45 WIB

Terkini

TPNPB-OPM Klaim Tembaki Aparat di Tolikara, Warga Diancam Jadi Target

TPNPB-OPM Klaim Tembaki Aparat di Tolikara, Warga Diancam Jadi Target

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:02 WIB

Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5

Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI

Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak

Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas

Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan

Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Bukan Pertumbuhan Ekonomi, Riset CORE Bongkar RAPBN 2027 Justru Bikin Anggaran Makin Ketat

Bukan Pertumbuhan Ekonomi, Riset CORE Bongkar RAPBN 2027 Justru Bikin Anggaran Makin Ketat

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Diperiksa KPK 7 Jam, Bupati Kuansing Bungkam Soal Selisih Amplop di Meja Raja Juli

Diperiksa KPK 7 Jam, Bupati Kuansing Bungkam Soal Selisih Amplop di Meja Raja Juli

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Dari Dapur Rumah ke Restoran, Bisnis Alumni SisBerdaya Ini Catat Kenaikan Omzet 70%

Dari Dapur Rumah ke Restoran, Bisnis Alumni SisBerdaya Ini Catat Kenaikan Omzet 70%

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:30 WIB

×