- John Herdman memanggil 41 pemain ke skuad sementara Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026, termasuk lima penjaga gawang berkualitas.
- Maarten Paes dari Ajax Amsterdam masih jadi andalan, namun posisinya diancam oleh Emil Audero yang tampil sangat impresif di Serie A Italia.
- Selain nama besar dari Eropa, kiper lokal seperti Nadeo Argawinata, Cahya Supriadi, dan Ernando Ari juga siap bersaing merebut posisi utama di tim.
Suara.com - Pelatih kepala John Herdman kini tengah mematangkan skuad tangguh Timnas Indonesia jelang bergulirnya ajang bergengsi FIFA Series 2026 pada akhir bulan Maret mendatang.
Dari total 41 nama pemain yang masuk dalam daftar panggilan sementara, sorotan tajam publik kini tertuju pada sengitnya persaingan para penjaga gawang kelas wahid seperti Maarten Paes.
Kehadiran sosok kiper berpengalaman dari Serie A, Emil Audero, dipastikan semakin memanaskan perebutan posisi utama di bawah mistar gawang skuad Garuda.
Juru taktik berpaspor Inggris tersebut tercatat memanggil lima nama penjaga gawang sekaligus untuk memperebutkan tempat utama dalam turnamen internasional ini.
Persaingan ketat ini tidak hanya melibatkan dua nama besar yang berkarier di Eropa, tetapi juga diramaikan oleh deretan kiper berbakat dari kompetisi domestik.
Saat ini, posisi penjaga gawang utama memang masih dipegang erat oleh sosok tangguh yang kini merumput bersama raksasa Belanda, Ajax Amsterdam.
Kiper andalan tersebut tercatat sudah mengoleksi 10 penampilan gemilang sejak resmi menyandang status Warga Negara Indonesia pada bulan April 2024 lalu melalui jalur keturunan.
Momen debut bersejarahnya bersama tim nasional terjadi ketika skuad Garuda menantang kekuatan Arab Saudi national football team pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Namun, posisinya di skuad utama kini mendapat ancaman serius seiring dengan performa luar biasa yang ditunjukkan oleh pesaing barunya dari klub Italia, US Cremonese.
Baca Juga: Rilis Daftar Panggil, John Herdman Indikasikan Siap Jadikan Indonesia Timnas Kanada Jilid II
Penjaga gawang yang merumput di Negeri Pizza tersebut sukses tampil sangat konsisten sepanjang musim kompetisi Serie A tahun ini.
Statistik mencatat bahwa dirinya telah turun bermain dalam 24 pertandingan dan sukses menorehkan tujuh kali clean sheet atau tanpa kebobolan sama sekali.
Bahkan, ia diakui sebagai salah satu kiper dengan jumlah penyelamatan krusial terbanyak di kasta tertinggi liga sepak bola Italia tersebut.
Di luar dua nama tenar yang berkarier di Benua Biru itu, deretan penjaga gawang lokal juga tidak bisa dipandang sebelah mata dalam peta persaingan ini.
Nadeo Argawinata yang tampil sangat stabil menjaga pertahanan Borneo FC Samarinda siap memberikan kejutan jika diberi kepercayaan penuh oleh sang pelatih.
Nama penjaga gawang muda Cahya Supriadi yang kini membela PSIM Yogyakarta juga masuk dalam radar pantauan berkat potensi besarnya di lapangan hijau.