John Herdman Blak-blakan: Timnas Indonesia Butuh Waktu untuk Jadi Tim Top Asia

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 01 April 2026 | 12:42 WIB
John Herdman Blak-blakan: Timnas Indonesia Butuh Waktu untuk Jadi Tim Top Asia
John Herdman Blak-blakan usai Lawan Bulgaria: Timnas Indonesia Butuh Waktu untuk Jadi Tim Top Asia. ANTARA FOTO/Fauzan/bar]
baca 10 detik
  • Pelatih John Herdman akan mengevaluasi performa Timnas Indonesia setelah meraih kemenangan atas Saint Kitts and Nevis dan kekalahan dari Bulgaria.
  • Pertandingan FIFA Series 2026 di Stadion Gelora Bung Karno menunjukkan potensi fleksibilitas taktik tim untuk menghadapi lawan di Asia.
  • Minimnya waktu persiapan menjadi kendala utama sehingga Herdman memerlukan tambahan sesi latihan untuk mematangkan efektivitas serangan skuad Garuda.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memastikan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh usai dua laga perdananya bersama skuad Garuda di FIFA Series 2026. Meski membawa kemenangan di laga debut, hasil akhir di partai final membuatnya belum puas.

Dalam dua pertandingan tersebut, Timnas Indonesia tampil meyakinkan saat menghajar Saint Kitts and Nevis dengan skor 4-0.

Namun, langkah mereka terhenti setelah kalah tipis 0-1 dari Bulgaria pada laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Kekalahan itu masih membekas bagi Herdman. Ia mengaku belum bisa berbicara banyak karena masih terbawa emosi, meski menilai performa tim sebenarnya cukup baik dan tidak layak kalah.

"Hal yang perlu ditingkatkan, saya akan meninjau kembali pertandingan selama dua minggu ke depan. Maksud saya, itu bagian dari peran saya. Saat ini saya masih emosional," kata John Herdman kepada awak media.

"Saya akan meninjau pertandingan dengan pikiran yang jernih dan melihat kekuatan terlebih dahulu. Saya selalu melihat apa yang bisa kami banggakan dan apa yang bisa kami bangun ke depannya," jelasnya.

Pelatih asal Inggris itu melihat adanya perkembangan positif dari permainan tim, terutama dalam hal fleksibilitas taktik.

Dalam dua laga tersebut, Timnas Indonesia mampu menampilkan pendekatan berbeda—lebih menyerang saat menghadapi Saint Kitts and Nevis, lalu tampil lebih disiplin dan bertahan ketika melawan Bulgaria.

Menurut Herdman, kemampuan beradaptasi ini menjadi fondasi penting untuk masa depan tim. Ia bahkan menilai skuad Garuda berpotensi menjadi salah satu tim paling adaptif di Asia.

baca juga

"Namun secara umum, ketika Anda bisa berpindah dari dua sistem pertahanan dalam dua hari, saya pikir itu sesuatu yang bisa kami kembangkan," ia menambahkan.

"Saya pikir kami bisa menjadi salah satu tim yang paling adaptif di Asia. Dan saya pikir itu akan menjadi salah satu kekuatan besar kami saat menghadapi tim-tim top," jelasnya.

Meski begitu, Herdman menyadari masih ada kekurangan yang harus dibenahi. Salah satu faktor utama adalah minimnya waktu persiapan bersama pemain yang baru berkumpul beberapa hari sebelum pertandingan.

"Tapi jika Anda melihat celahnya, saya pikir celah itu selalu soal waktu bersama para pemain. Anda butuh waktu. Maksud saya, para pemain saya baru bergabung hari Rabu atau Kamis. Dua sesi latihan."

"Dan kami harus bekerja di hotel, di arena basket di GBK, melakukan latihan tambahan. Para pemain ini bekerja keras, mereka berusaha maksimal. Saya sangat bangga. Tidak ada satu pun yang mengeluh, ada lagi rapat, ada lagi sesi latihan dengan bola tangan dan pergerakan dalam taktik kami. Mereka luar biasa."

Mantan pelatih Timnas Kanada itu pun menegaskan bahwa proses pembangunan tim membutuhkan waktu, terutama untuk meningkatkan efektivitas serangan yang masih menjadi pekerjaan rumah utama.

"Jadi memang butuh waktu. Ini akan memakan waktu. Saya butuh waktu bersama para pemain. Jadi semoga, saat jeda internasional bulan Juni, kami bisa mendapatkan waktu latihan yang lebih panjang dengan kelompok ini untuk benar-benar memantapkan beberapa pergerakan di sepertiga akhir lapangan," John Herdman menjelaskan.

"Bagaimana kami menyerang zona satu, dua, tiga di dalam kotak penalti, timing dari pergerakan itu. Karena kami sudah masuk ke area yang sangat bagus, tetapi umpan silang kami terlihat belum jelas, belum otomatis. Dan itu akan datang dengan lebih banyak latihan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Momok Timnas Indonesia, Irak Akhirnya Lolos ke Piala Dunia 2026

Jadi Momok Timnas Indonesia, Irak Akhirnya Lolos ke Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 12:34 WIB

John Herdman Menanti Kembalinya Marselino dan Miliano Jonathans di Timnas Indonesia

John Herdman Menanti Kembalinya Marselino dan Miliano Jonathans di Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 11:50 WIB

John Herdman Ditinggal Satu Staf Pelatih Usai FIFA Series 2026, Ada Apa?

John Herdman Ditinggal Satu Staf Pelatih Usai FIFA Series 2026, Ada Apa?

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 11:19 WIB

John Herdman: Saya Perlu Mundur Sejenak

John Herdman: Saya Perlu Mundur Sejenak

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 10:25 WIB

Main di 2 Laga FIFA Series 2026 dan Berstatus Abroad, Gimana Performa Ramadhan Sananta?

Main di 2 Laga FIFA Series 2026 dan Berstatus Abroad, Gimana Performa Ramadhan Sananta?

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 09:48 WIB

Terkini

Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra

Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya

Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap

Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap

Malang | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:58 WIB

PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital

PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam

Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:55 WIB

4 Hair Oil untuk Rambut Diwarnai agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Kering

4 Hair Oil untuk Rambut Diwarnai agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Kering

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Gaya Hidup Early Risers: 4 Alasan Rutinitas Pagi Makin Sempurna dengan Perlindungan yang Tepat

Gaya Hidup Early Risers: 4 Alasan Rutinitas Pagi Makin Sempurna dengan Perlindungan yang Tepat

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:51 WIB

Cemburu, Sang Istri Nekat Potong Alat Vital Suami dengan Celurit di Lumajang

Cemburu, Sang Istri Nekat Potong Alat Vital Suami dengan Celurit di Lumajang

Jatim | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:49 WIB

Flores Gempa 7,0, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Flores Gempa 7,0, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Video | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:44 WIB

AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa

AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:43 WIB

×