- Kiper Muhammad Albagir kembali dipanggil pelatih Hector Souto masuk daftar 19 pemain timnas futsal di Jakarta.
- Albagir dipersiapkan mengikuti ajang Piala AFF Futsal 2026 di Thailand untuk memperkuat skuad Merah Putih.
- Pemain Blacksteel ini antusias mendukung regenerasi pemain muda guna meningkatkan level kualitas timnas futsal Indonesia.
Suara.com - Kiper Timnas Futsal Indonesia, Muhammad Albagir, mengaku senang bisa kembali mendapat kesempatan memperkuat skuad Merah Putih setelah sempat lama absen.
Albagir sebelumnya tidak masuk dalam skuad saat Indonesia melaju hingga final Piala Asia Futsal 2026. Pada saat itu, posisi kiper utama diisi oleh Ahmad Habibie.
“Pasti senang ya. Kalau sudah berapa lama... cuma, ya tetap masih ditarget yang sama, lolos dulu dari seleksi ini baru pikirkan yang selanjutnya,” kata Albagir saat ditemui usai menjalani latihan timnas di Jakarta, Rabu (2/4/2026).
Kini, pemain Blacksteel tersebut masuk dalam daftar 19 pemain yang dipanggil pelatih Hector Souto untuk persiapan menghadapi Piala AFF Futsal 2026 di Thailand.
Albagir terakhir kali membela Timnas Futsal Indonesia pada ajang 4 Nation Series, tepatnya saat menghadapi Jepang. Dalam laga tersebut, Indonesia meraih kemenangan tipis 1-0.
Kembalinya Albagir juga bertepatan dengan hadirnya sejumlah pemain muda dalam skuad. Ia menilai kehadiran wajah baru membawa energi positif bagi tim.
“Yang pasti dengan pemain muda pasti dengan passion yang baru, kan? Passion yang bagus. Jadi apa yang dibawa ke tim ini, 100 ribu persen saya percayakan pada pelatih dan staf-stafnya,” kata Albagir.
“Jadi tugas saya cuma sebagai pemain yang baru sama, dengan mungkin cuma perbedaan umur aja dan nggak jauh juga. Jadi ya itu hal yang bagus buat Timnas untuk regenerasi ke depan,” lanjutnya.
Selama tidak dipanggil timnas, Albagir menegaskan tetap menjaga performa karena futsal merupakan bagian penting dalam hidupnya.
“Saya tidak pernah berhenti untuk... karena ini salah satu passion saya di kehidupan saya. Jadi ini saya nggak pernah berhenti di futsal. Apa yang harus diperbaharui dari saya, saya terus akan upgrade,” ujarnya.
Indonesia sendiri datang ke Piala AFF Futsal 2026 dengan status juara bertahan. Namun, Albagir menegaskan bahwa hal tersebut bukan menjadi beban bagi dirinya.
“Tidak, bukan (beban), kalau buat saya, bukan jadi satu hal yang beban. Jadi satu hal yang mungkin harusnya kita tingkatkan bagaimana caranya untuk menunjukkan kalau level futsal Indonesia itu semuanya sama,” ujar Albagir.
(Antara)