- Pemain muda Australia, Luke Vickery, masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia karena memiliki keturunan dari sang nenek.
- Ketua BTN Sumardji menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada perkembangan signifikan terkait proses naturalisasi pemain tersebut.
- Vickery menyatakan ketertarikan bergabung dengan Timnas Indonesia demi mewujudkan ambisinya membawa skuad Garuda lolos ke Piala Dunia.
Suara.com - Kabar naturalisasi Luke Vickery ke Timnas Indonesia kembali jadi sorotan publik sepak bola Tanah Air.
Pemain muda yang kini berkarier di Australia itu disebut masuk radar Skuad Garuda.
Namun, perkembangan terbaru menunjukkan proses tersebut masih berada di tahap awal.
Belum ada langkah konkret yang mengarah pada percepatan naturalisasi sang pemain.
Nama Vickery sendiri cukup menarik perhatian karena berposisi sebagai winger.
Ia juga memiliki pengalaman bermain di level internasional bersama Australia kelompok usia.
Faktor keturunan Indonesia dari sang nenek menjadi pintu utama peluang naturalisasi ini.
Hal ini membuat peluangnya membela Merah Putih tetap terbuka di masa depan.
Ketua BTN, Sumardji, akhirnya memberikan respons resmi terkait isu tersebut.
Ia menegaskan bahwa hingga kini belum ada perkembangan signifikan dalam proses naturalisasi.
Pernyataan itu memperjelas bahwa proses masih jauh dari tahap finalisasi.
Meski begitu, pemantauan terhadap pemain diaspora seperti Vickery tetap terus berjalan.
Di sisi lain, sinyal positif justru datang dari komunikasi dengan pelatih Timnas Indonesia.
Vickery mengaku sudah beberapa kali berdiskusi dan tertarik dengan visi tim.
Hal ini membuka peluang besar jika proses naturalisasi benar-benar dilanjutkan.