- PSSI melalui Ketua BTN Sumardji sedang memproses naturalisasi pemain muda Macarthur FC, Luke Vickery, untuk Timnas Indonesia.
- Luke Vickery memiliki darah keturunan Medan dan telah menjalin komunikasi positif dengan pelatih mengenai visi timnas.
- Pemain berusia 20 tahun tersebut menyatakan kesediaan membela Indonesia untuk membantu skuad Garuda lolos Piala Dunia.
Suara.com - Upaya PSSI dalam menambah kekuatan skuad Timnas Indonesia terus berlanjut.
Terbaru, nama pemain muda milik Macarthur FC, Luke Vickery, masuk radar untuk dinaturalisasi.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, akhirnya angkat bicara terkait kabar tersebut.
Sumardji memberi sinyal positif bahwa proses naturalisasi pemain berusia 20 tahun itu sedang diarahkan ke tahap serius.
Sumardji yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI tidak menampik adanya rencana tersebut.
Ia menegaskan bahwa federasi tengah berupaya memperkuat Timnas Indonesia dengan opsi pemain keturunan.
“Kami sedang menuju ke proses sana (naturalisasi),” kata Sumardji saat dihubungi wartawan.
![Skill Mematikan Luke Vickery, Pemain Keturunan Indonesia: Saya Suka Menantang Lawan! [Instagram Luke Vickery]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/11/15/41023-luke-vickery.jpg)
Ketertarikan Vickery sendiri bukan sekadar rumor. Dalam wawancara di kanal YouTube milik Yussa Nugraha , ia secara terbuka menyatakan minatnya untuk membela Indonesia.
Pemain yang saat ini merumput di Liga Australia bahkan sudah menyampaikan komunikasi langsung dengan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman .
"Saya pasti akan terbuka untuk itu (membela Timnas Indonesia) dan tentunya sangat menarik berada di tim Nasional. Bermain di depan puluhan ribu suporter Indonesia, saya pikir akan menjadi pengalaman yang luar biasa. Saya pasti akan mempertimbangkannya," ujar Luke Vickery.
"Iya, saya sudah berkomunikasi dengannya (John Herdman). Kita sudah bicara beberapa kali dan saya suka visinya bersama Timnas Indonesia. Iya, itu akan sangat menarik."
“Jika saya membela Timnas Indonesia suatu hari nanti, saya akan dengan senang hati membantu skuad Garuda lolos Piala Dunia untuk pertama kalinya,” ujar pemain 20 tahun itu.
Secara latar belakang, Vickery memiliki darah Indonesia dari garis ibunya. Sang nenek diketahui lahir di Medan, Sumatera Utara, yang membuatnya memenuhi syarat untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Meski begitu, peluangnya tidak hanya terbuka untuk Indonesia. Vickery juga memenuhi syarat membela Amerika Serikat—tempat kelahirannya—serta Australia, negara tempat ia tumbuh dan berkembang sebagai pesepak bola.
Kini, bola ada di tangan PSSI. Jika proses naturalisasi berjalan mulus, bukan tidak mungkin Luke Vickery menjadi amunisi baru yang menambah daya gedor skuad Garuda di masa depan.