- Empat pemain Timnas Indonesia tetap mempertahankan status WNI setelah mendapatkan izin bermain pasca krisis paspoortgate di Liga Belanda.
- Kiper FC Groningen Etienne Vaessen memutuskan melepas kewarganegaraan Suriname demi kembali menjadi warga negara Belanda untuk kariernya.
- Penyerang SC Heerenveen Dylan Vente turut menempuh prosedur hukum pengembalian kewarganegaraan Belanda guna mengatasi dampak dari polemik paspor.
Suara.com - Krisis paspoortgate yang mengguncang Liga Belanda akhirnya menemui titik terang.
Kabar baiknya, empat pemain andalan Timnas Indonesia, Dean James, Tim Geypens, Justin Hubner, dan Nathan Tjoe-A-On, telah mendapatkan lampu hijau untuk kembali bermain dengan tetap mempertahankan status Warga Negara Indonesia (WNI) mereka.
Namun, di tengah kabar baik ini, terungkap sebuah perbedaan sikap yang sangat kontras.
Jika para penggawa Garuda tetap setia dengan paspor Indonesianya, dua pemain dari tim nasional lain, Suriname justru mengambil jalan yang berbeda drastis dengan kembali menjadi warga negara Belanda.
Nama pertama adalah Etienne Vaessen, kiper FC Groningen. Setelah Suriname dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026 dan polemik paspor semakin rumit, Vaessen memutuskan untuk melepaskan status warga negara Suriname dan mengajukan permohonan untuk kembali menjadi warga negara Belanda.
“Itu adalah pekan yang cukup lucu. Pada akhirnya, FC Groningen menanganinya dengan baik bersama para pengacara. Jadi pujian untuk mereka karena membuat saya bisa kembali bermain dalam waktu singkat,” kata Vaessen kepada RTV Noord.
“Saya tahu bahwa kami akan melakukan segala yang bisa kami lakukan dan kami akan sukses untuk mendapatkan kembali kewarganegaraan Belanda saya," lanjutnya.
Vaessen mengakui proses ini tidak mudah, namun ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak klub.
“Namun saya membiarkannya kepada klub, karena saya juga tidak tahu banyak soal itu. Yang saya ketahui bahwa saya akan memiliki izin kerja dan bisa bermain hingga September. Saya pikir itu akan diselesaikan dalam beberapa bulan ke depan,” tambahnya.
Langkah serupa juga dilaporkan akan ditempuh oleh Dylan Vente. Penyerang SC Heerenveen ini dikabarkan siap menanggalkan paspor Suriname-nya melalui prosedur hukum yang disebut pengembalian kewarganegaraan.
"Seorang juru bicara Heerenveen mengkonfirmasi bahwa Vente berhak untuk bermain lagi berkat 'pengembalian kewarganegaraan'," bunyi laporan De Telegraaf, Kamis (9/4/2026).
Dalam proses ini, individu dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan kembali kewarganegaraan Belanda dengan menyerahkan paspor mereka yang lain," sambung laporan itu.
Keputusan yang berbeda 180 derajat ini menunjukkan kompleksitas dan dampak personal dari polemik paspoortgate, di mana setiap pemain harus mengambil keputusan sulit yang akan memengaruhi karier dan status kewarganegaraan mereka di masa depan.