Pluim Duga PSSI Tutup Mata Soal Risiko Paspor Pemain Naturalisasi: Ada Ambisi ke Piala Dunia

Arief Apriadi

Jum'at, 10 April 2026 | 16:05 WIB
Pluim Duga PSSI Tutup Mata Soal Risiko Paspor Pemain Naturalisasi: Ada Ambisi ke Piala Dunia
Eks pemain PSM Makassar, Wiljan Pluim. [dok. LIB]
baca 10 detik
  • Wiljan Pluim menduga skandal paspoortgate terjadi karena adanya "kebijakan pembiaran" dari federasi terkait aturan larangan paspor ganda.
  • Ia menilai PSSI berani mengambil risiko memberikan janji kepada pemain keturunan demi memenuhi ambisi besar meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia.
  • Pluim menganggap para pemain tidak sepenuhnya bersalah dan memaklumi tawaran paspor WNI sangat menggiurkan karena bisa meningkatkan nilai sang pemain.

Suara.com - Polemik pasporgate yang sempat membekukan karier sejumlah pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda turut memancing analisis tajam dari sosok Wiljan Pluim.

Mantan gelandang Borneo FC Samarinda tersebut melihat adanya korelasi antara skandal administratif ini dengan ambisi besar sepak bola Indonesia.

Melalui perbincangan di siniar Tekengeld milik saluran ESPN Belanda, Pluim secara berani menyoroti langkah yang diambil oleh federasi sepak bola Tanah Air.

Ia menduga bahwa PSSI sengaja menerapkan semacam "kebijakan pembiaran" terkait aturan ketat kewarganegaraan demi memuluskan program naturalisasi pemain.

Analisis ini muncul di tengah ramainya kasus yang menimpa Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Dean James, hingga Tim Geypens di kompetisi negeri kincir angin.

Menurut Pluim, para pemain yang merumput di Belanda tersebut sejatinya tidak bisa sepenuhnya disalahkan atas kekacauan hukum yang terjadi saat ini.

"Sulit untuk mengatakannya secara pasti, tetapi saya tidak berpikir para pemain benar-benar dijebak," kata Wiljan Pluim memberikan pembelaan.

Ia menilai bahwa pihak federasi sejak awal sudah menyadari adanya celah hukum, namun memilih untuk menoleransi hal tersebut demi mengejar prestasi instan.

"Saya berpikir bahwa dari federasi Indonesia (PSSI), hal ini memang terjadi dengan kebijakan pembiaran," kata Pluim.

baca juga

Ambisi luar biasa untuk bisa menembus putaran final Piala Dunia disinyalir menjadi alasan utama mengapa federasi berani mengambil risiko besar tersebut.

"Dan bahwa mereka hanya menyatakan 'yah, kamu tahu, biasanya ini tidak boleh... eh, di negara ini kita tidak melakukannya (dua kewaraganegaraan)... hanya saja dalam situasi ini dengan Piala Dunia mendatang di mana mereka mungkin telah menjanjikan hal-hal (tertentu)."

"Mereka (PSSI) mungkin juga tidak menyangka bahwa ini pada akhirnya menimbulkan masalah."
Pluim sangat memahami bahwa memegang paspor Indonesia memang memberikan keuntungan yang sangat menggiurkan bagi seorang pesepak bola di liga domestik.

Terbebas dari kuota pembatasan pemain asing dan jaminan bermain untuk tim nasional merupakan daya tarik utama yang sulit untuk ditolak.

"Sekarang memang sudah lebih banyak, tetapi di masa lalu sebenarnya hanya ada tiga pemain asing yang bisa bermain per klub. Jadi, itu memang cukup menarik bagi para pemain saat itu," kenang Pluim.

Pemain yang mengabdi di PSM Makassar selama tujuh tahun ini menegaskan bahwa paspor WNI secara instan akan melambungkan nilai tawar seorang pemain.

"Dengan memiliki paspor Indonesia, kamu tentu meningkatkan nilai dirimu. Setidaknya di Indonesia, kamu langsung menjadi jauh lebih bernilai," tambah Pluim.

Meski begitu, ia pada akhirnya memilih mundur dari tawaran naturalisasi karena mempertimbangkan masa depan keluarganya setelah pensiun dari lapangan hijau.

"Apa yang saya inginkan setelah karier saya? Apakah saya ingin tetap tinggal di sana atau kembali ke Belanda? Namun, itu cukup cepat menjadi jelas, juga setelah berdiskusi dengan istri saya, bahwa kami akan kembali ke Belanda," ungkapnya menceritakan alasan pribadinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pluim Bahas Akar Polemik Pasporgate Pemain Timnas Indonesia: Ada Pembiaran dan Janji Palsu Agen

Pluim Bahas Akar Polemik Pasporgate Pemain Timnas Indonesia: Ada Pembiaran dan Janji Palsu Agen

Bola | Jum'at, 10 April 2026 | 13:37 WIB

Rencana PSSI Naturalisasi Luke Vickery Bikin Media Vietnam Ketar-ketir

Rencana PSSI Naturalisasi Luke Vickery Bikin Media Vietnam Ketar-ketir

Bola | Jum'at, 10 April 2026 | 10:39 WIB

Pasporgate Mereda! 4 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Sudah Bisa Merumput Lagi di Belanda

Pasporgate Mereda! 4 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Sudah Bisa Merumput Lagi di Belanda

Bola | Jum'at, 10 April 2026 | 10:32 WIB

PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bola | Kamis, 09 April 2026 | 16:45 WIB

Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal

Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal

Bola | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Terkini

Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman

Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:50 WIB

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:46 WIB

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×