Pemain Timnas Indonesia Barbar Lakukan Tendangan Kungfu, Nova Arianto Geram!

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 20 April 2026 | 11:31 WIB
Pemain Timnas Indonesia Barbar Lakukan Tendangan Kungfu, Nova Arianto Geram!
Nova Arianto. (pssi.org)
baca 10 detik
  • Nova Arianto ancam sanksi tegas bagi pemain Timnas U-20 yang terlibat kekerasan lapangan.

  • Fadly Alberto terancam dicoret dari skuad nasional akibat insiden anarkis di kompetisi EPA.

  • Investigasi internal dilakukan untuk mendalami keterlibatan pemain Bhayangkara FC dalam aksi penyerangan fisik.

Suara.com - Insiden kekerasan yang terjadi di ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20 2025/2026 menuai sorotan tajam. Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto geram dengan aksi barbar tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi dalam laga antara Bhayangkara FC U-20 kontra Dewa United pada lanjutan EPA U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4/2026).

Dalam video yang beredar luas di media sosial menunjukkan tiga pemain Bhayangkara FC terlibat dalam aksi penyerangan barbar.

Nova Arianto Panggil 28 Pemain untuk TC Timnas Indonesia U-20, Fokus Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Asia. [Dok. KitaGaruda]
Nova Arianto Panggil 28 Pemain untuk TC Timnas Indonesia U-20, Fokus Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Asia. [Dok. KitaGaruda]

Mereka adalah Ahmad Catur, Aqilah Lissunnah, dan Fadly Alberto. Nah, Nama Fadly Alberto bukan sosok asing. 

Ia merupakan bagian dari Timnas Indonesia U-17. Ia bahkan, sempat mencatatkan gol saat tampil di Piala Dunia U-17 2025 melawan Honduras.

Menanggapi kejadian tersebut, Nova Arianto mengaku kecewa. Ia menilai tindakan para pemain sangat berlebihan, terlebih terjadi di level usia muda yang seharusnya menjunjung tinggi sportivitas.

"Melihat yang terjadi di Pertandingan EPA U-20 pastinya menjadi kejadian yang sangat disayangkan," kata Nova di Instagram miliknya.

"Pastinya apapun situasi dan alasannya kejadian itu bukan menjadicontoh yang baik untuk di contoh pemain lainnya," jelasnya.

Nova juga menegaskan bahwa pihaknya masih menelusuri penyebab insiden tersebut. Ia membuka kemungkinan adanya sanksi tegas kepada pemain berlabel tim nasional.

baca juga

"Saat ini Kami sedang mencoba mencari tahu apa yang menyebabkan kejadian itu bisa terjadi," ceritanya.

"Seandainya benar ada pemain timnas usia muda yang terlibat pastinya ada konsekuensi yang akan diberikan."

"Karena sudah seharusnya pemain timnas Usia Muda memberikan contoh yang baik kepada pemain lainnya," tegasnya.

Lebih lanjut, Nova menekankan pentingnya sikap saling menghormati di lapangan. Ia mengingatkan bahwa tindakan kekerasan hanya akan merugikan perkembangan pemain itu sendiri.

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Fadly Alberto berpotensi dicoret dari Timnas Indonesia U-20 akibat insiden ini. Meski demikian, belum ada keputusan resmi terkait hal tersebut.

"Selalu respect dengan apapun yang berada di lapangan. Semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Insiden Tendangan Kung Fu Berujung Sanksi Berat? Nova Arianto Beberkan Nasib Fadly Alberto Cs

Insiden Tendangan Kung Fu Berujung Sanksi Berat? Nova Arianto Beberkan Nasib Fadly Alberto Cs

Bola | Senin, 20 April 2026 | 11:26 WIB

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:31 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

Terkini

Terus Naik, Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.562,57 Triliun

Terus Naik, Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.562,57 Triliun

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:00 WIB

KDM Lantik Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi Definitif Hari Ini

KDM Lantik Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi Definitif Hari Ini

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Pemerintah Dorong Usulan Kendaraan Hybrid dan PHEV Bebas Ganjil Genap

Pemerintah Dorong Usulan Kendaraan Hybrid dan PHEV Bebas Ganjil Genap

Otomotif | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Pameran "Kura-kura" Yohanes, Satu Lukisan Langsung Terjual di Malam Pembukaan

Pameran "Kura-kura" Yohanes, Satu Lukisan Langsung Terjual di Malam Pembukaan

Riau | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Teriaki Armuji dan Wabup Mimik Get Out!, Borok Bos Resto Asal Suriah Terbongkar

Teriaki Armuji dan Wabup Mimik Get Out!, Borok Bos Resto Asal Suriah Terbongkar

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Pemerintah Siapkan Rp31,8 Triliun untuk Program Bantuan hingga Diskon Nataru

Pemerintah Siapkan Rp31,8 Triliun untuk Program Bantuan hingga Diskon Nataru

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Seskab Teddy Ungkap Arahan-arahan Penting Prabowo di Sidang Kabinet Paripurna

Seskab Teddy Ungkap Arahan-arahan Penting Prabowo di Sidang Kabinet Paripurna

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi

Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi

Malang | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:33 WIB

OJK Kasih Sanksi Rp2,1 Triliun dalam Kasus Saham DSSA, BREN, dan CUAN, Ini Pihak yang Terlibat

OJK Kasih Sanksi Rp2,1 Triliun dalam Kasus Saham DSSA, BREN, dan CUAN, Ini Pihak yang Terlibat

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:33 WIB

Jumlah Siswa Meledak 300 Persen, Sekolah Rakyat Lampung Desak Bantuan Nakes dan Armada

Jumlah Siswa Meledak 300 Persen, Sekolah Rakyat Lampung Desak Bantuan Nakes dan Armada

Lampung | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:27 WIB

×