Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

Bangun Santoso

Minggu, 19 April 2026 | 10:31 WIB
Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan
Rumah sakit. (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Pemprov Jawa Tengah menyediakan layanan kesehatan serta visum gratis bagi perempuan dan anak korban kekerasan di tujuh rumah sakit provinsi.
  • Layanan diberikan dengan memprioritaskan tindakan medis segera dan pendampingan UPTD PPA untuk memangkas birokrasi bagi korban kekerasan.
  • Pemerintah terus berupaya mengatasi tantangan pemahaman staf rumah sakit serta mencari mitra baru untuk layanan tes DNA korban.

Suara.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk memberikan layanan kesehatan gratis, termasuk Visum et Repertum (VeR) dan Visum et Repertum Psikiatrikum (VeRP), bagi perempuan dan anak korban kekerasan. Layanan cuma-cuma ini dipastikan tersedia di tujuh rumah sakit milik pemerintah provinsi.

Hal tersebut disampaikan oleh Manajer Kasus Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Jawa Tengah, Della Belinda, dalam diskusi Feminist in Law and Litigation (FILL) #2 bertajuk “Visum Berbayar Sebagai Pelanggaran Kewajiban Negara terhadap Hak Korban” yang digelar secara daring, Sabtu (18/4/2026).

Della menjelaskan bahwa payung hukum di Jawa Tengah sudah sangat jelas mengatur hal ini, melalui Pergub Nomor 21 Tahun 2021 dan Surat Edaran Gubernur Nomor 463.23/0007590 tentang penyelenggaraan pelayanan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, dan yang membutuhkan perlindungan khusus di rumah sakit.

"Pergub ini mengikat khusus untuk tujuh rumah sakit milik pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Nah, surat edaran ini adalah yang membagi wilayah. Artinya agar rumah sakit tujuh ini semuanya ikut berperan dalam perlindungan terhadap perempuan dan anak," ujar Della Belinda.

Ketujuh rumah sakit tersebut tersebar di beberapa wilayah untuk memudahkan akses korban, yakni RS Muwardi dan RS Jiwa di Surakarta, RSUD Margono di Purwokerto, RS Jiwa Klaten, RS Tugu (Adhyatma) dan RS Amino di Semarang, serta RS Rehatta di Jepara.

“Nah, beberapa yang sudah saya data ini semuanya memiliki memberikan layanan secara gratis,” tambahnya.

Solusi Birokrasi: Layanan Dulu, Administrasi Menyusul

Menjawab kekhawatiran masyarakat soal birokrasi yang rumit dan lama, Della menjelaskan bahwa pihaknya mengutamakan tindakan medis segera bagi korban. Koordinasi dengan pihak rumah sakit dilakukan secara cepat, bahkan sebelum surat rujukan resmi keluar.

"Kalau korban datang kepada kami atau kepolisian dan butuh visum, biasanya kami calling dulu dengan rumah sakit. Karena surat menyusul tidak apa-apa, yang penting korban tertangani lebih dulu. Kalau menunggu surat kan kelamaan," ujarnya.

baca juga

Ia juga menambahkan bahwa pendamping dari UPTD PPA akan selalu mendampingi korban di rumah sakit agar mereka tidak kebingungan menghadapi alur pemeriksaan.

Bahkan, jika korban harus dirujuk ke luar daerah karena keterbatasan fasilitas di daerah asal, Pemprov Jateng menyediakan bantuan transportasi dan konsumsi.

Tantangan Rotasi Petugas dan Otonomi Daerah

Della tidak menampik adanya kasus di mana korban sempat diminta membayar oleh oknum petugas rumah sakit. Namun, ia mengklaim hal itu biasanya terjadi karena faktor pergantian staf di rumah sakit yang belum memahami aturan.

"Petugas yang ada di rumah sakit itu berganti, dimutasi, jadi petugasnya menjadi baru kembali. Kadang petugasnya mengharuskan korban untuk membayar. Tapi kemudian kami hubungi bahwa itu adalah korban kekerasan dan ada Pergub yang mengatur bahwa itu semuanya gratis," jelasnya.

Terkait rumah sakit milik pemerintah kabupaten/kota, Della mengakui bahwa Pemprov memiliki keterbatasan wewenang karena adanya otonomi daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

Festival Balon Udara Perdana Boyolali, Dorong Wisata dan Ekonomi Lokal

Festival Balon Udara Perdana Boyolali, Dorong Wisata dan Ekonomi Lokal

Foto | Sabtu, 18 April 2026 | 18:05 WIB

Lokasi Tes Kesehatan Manajer Kopdes Merah Putih 2026 yang Diakui, Salah Dikit Bisa Gugur

Lokasi Tes Kesehatan Manajer Kopdes Merah Putih 2026 yang Diakui, Salah Dikit Bisa Gugur

Lifestyle | Sabtu, 18 April 2026 | 15:18 WIB

Diterjang Banjir, 14 Desa di Sukoharjo Terendam dan Aktivitas Lumpuh

Diterjang Banjir, 14 Desa di Sukoharjo Terendam dan Aktivitas Lumpuh

Foto | Rabu, 15 April 2026 | 18:02 WIB

Penundaan Kongres, Tokoh Sepak Bola Jateng Desak PSSI Telaah Konflik Kepentingan

Penundaan Kongres, Tokoh Sepak Bola Jateng Desak PSSI Telaah Konflik Kepentingan

Bola | Senin, 13 April 2026 | 13:17 WIB

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:00 WIB

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

News | Minggu, 12 April 2026 | 19:30 WIB

Terkini

Laba Bersih Samator Indo Gas (AGII) Melonjak Hampir 80 Persen, Pendapatan Rp2,38 Triliun

Laba Bersih Samator Indo Gas (AGII) Melonjak Hampir 80 Persen, Pendapatan Rp2,38 Triliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak

Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:09 WIB

My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya

My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:55 WIB

×