Mustapha Hadji, Maestro Lapangan Tengah Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 1998

Arif Budi

Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:41 WIB
Mustapha Hadji, Maestro Lapangan Tengah  Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 1998
Legenda Maroko, Mustapha Hadji. (IG/@murakuc.officiel)
baca 10 detik
  • Mustapha Hadji memulai karier profesional di AS Nancy pada 1991 sebelum memperkuat berbagai klub internasional ternama.
  • Hadji menjadi sosok kunci tim nasional Maroko dengan mencatatkan 64 penampilan serta tampil dalam dua Piala Dunia.
  • Performa gemilang pada Piala Dunia 1998 mengantarkan Hadji meraih penghargaan Pemain Terbaik Afrika di tahun yang sama.

Suara.com - Nama Mustapha Hadji mulai mencuri perhatian publik sepak bola dunia pada era 1990an sebagai salah satu gelandang serang terbaik yang dimiliki Afrika.

Lahir dari latar belakang Prancis-Maroko, Hadji memulai karier profesionalnya bersama AS Nancy pada 1991.

Selama lima musim, ia tampil konsisten dan mencatatkan 31 gol, angka yang cukup tinggi untuk pemain di posisi gelandang.

Gaya bermainnya yang kreatif, gesit, dan memiliki insting menyerang membuatnya direkrut oleh Sporting CP pada 1996. Namun, petualangannya di Portugal tidak berlangsung lama.

Setelah hanya semusim, Hadji melanjutkan kariernya ke Spanyol dengan bergabung ke Deportivo La Coruna yang saat itu tengah berkembang di La Liga.

Kariernya kemudian berlanjut dengan memperkuat sejumlah klub seperti Coventry City, Aston Villa, RCD Espanyol, hingga Al Ain FC sebelum akhirnya pensiun di CS Fola Esch.

Di level internasional, Hadji menjadi sosok kunci bagi Timnas Maroko. Ia mengoleksi 64 caps dengan torehan 12 gol, serta tampil dalam dua edisi Piala Dunia FIFA bersama Singa Atlas.

Momen Ikonik di Piala Dunia

Puncak performa Hadji terjadi pada Piala Dunia 1998. Saat itu, Maroko tergabung di Grup A bersama Brasil, Norwegia, dan Skotlandia.

Mereka tampil kompetitif dengan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

baca juga

Hadji menjadi motor permainan tim sepanjang fase grup. Salah satu momen yang paling dikenang adalah gol indahnya ke gawang Timnas Norwegia, yang menunjukkan kualitasnya sebagai playmaker kelas dunia lewat kontrol bola dan penyelesaian yang cerdas.

Meski gagal melaju ke fase gugur karena hasil di pertandingan lain, performa Hadji tetap menuai pujian luas dan mengangkat namanya ke panggung global.

Warisan Mustapha Hadji

Empat tahun setelah gantung sepatu, tepatnya pada 2014, Hadji kembali ke tim nasional sebagai asisten pelatih di bawah arahan Herve Renard.

Kolaborasi tersebut berhasil membawa Maroko kembali tampil di Piala Dunia 2018 setelah penantian panjang selama dua dekade.

Selain itu, Hadji juga menjadi inspirasi bagi generasi baru pemain Maroko yang kini bersinar di level internasional.

Ia bahkan pernah meraih penghargaan Pemain Terbaik Afrika 1998, mempertegas statusnya sebagai salah satu legenda terbesar sepak bola Maroko serta Afrika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Timnas Pantai Gading: Generasi Baru Gajah Afrika Siap Mengguncang Piala Dunia 2026

Profil Timnas Pantai Gading: Generasi Baru Gajah Afrika Siap Mengguncang Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:35 WIB

Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah

Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:05 WIB

Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026

Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:54 WIB

Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?

Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:38 WIB

Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia

Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Skuat Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Nilai Pasar Dua Kali Lipat dari Malaysia

Skuat Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Nilai Pasar Dua Kali Lipat dari Malaysia

Bola | Senin, 21 September 2026 | 14:05 WIB

Prabowo Minta Batu Bara Diubah Jadi Bensin, Bahlil: Kami Siap

Prabowo Minta Batu Bara Diubah Jadi Bensin, Bahlil: Kami Siap

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 14:02 WIB

Gerbang UINSA Surabaya Dirantai dan Disegel, Ratusan Mahasiswa Ngotot Desak Rektor Mundur

Gerbang UINSA Surabaya Dirantai dan Disegel, Ratusan Mahasiswa Ngotot Desak Rektor Mundur

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 14:02 WIB

Setelah Jual Saham ke Haji Isam, RKAB Anak Usaha BYAN Terbit

Setelah Jual Saham ke Haji Isam, RKAB Anak Usaha BYAN Terbit

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 14:00 WIB

Sarang de Chocolate: Toko Cokelat Misterius, Tempat Cinta dan Luka Menemukan Ruang untuk Pulih

Sarang de Chocolate: Toko Cokelat Misterius, Tempat Cinta dan Luka Menemukan Ruang untuk Pulih

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:00 WIB

Di Bawah Lampu Loteng: KKN, Kenangan, dan Perpisahan

Di Bawah Lampu Loteng: KKN, Kenangan, dan Perpisahan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:59 WIB

Emir Qatar Mendadak Kirim Surat Khusus ke Presiden Prabowo Lewat Menlu Sugiono, Ada Apa?

Emir Qatar Mendadak Kirim Surat Khusus ke Presiden Prabowo Lewat Menlu Sugiono, Ada Apa?

News | Senin, 21 September 2026 | 13:57 WIB

Panduan Praktis Menghitung Luas Trapesium dan Belah Ketupat Lengkap dengan Contoh Soal

Panduan Praktis Menghitung Luas Trapesium dan Belah Ketupat Lengkap dengan Contoh Soal

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:56 WIB

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 13:54 WIB

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

News | Senin, 21 September 2026 | 13:53 WIB

×