Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:32 WIB
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Pengamat menilai fenomena klub tanpa kepastian stadion di Super League akibat terlalu banyak kompromi. PSSI dan I.League diminta lebih tegas. [Dok. Persija]
baca 10 detik
  • Pengamat Kesit Budi Handoyo menilai persaingan Super League musim ini sangat kompetitif dan berjalan sengit hingga pekan terakhir.
  • Masalah utama kompetisi adalah banyaknya tim musafir akibat ketidakjelasan stadion kandang yang belum memenuhi standar infrastruktur liga.
  • Kebijakan toleransi PSSI dan operator liga dinilai menghambat profesionalisme serta berdampak negatif pada performa dan finansial klub.

Suara.com - Persaingan Super League musim ini mendapat apresiasi dari pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo. Meski begitu, fenomena masih banyaknya "tim musafir" seakan mencoreng peningkatan kualitas liga.

Ia menilai kompetisi berjalan ketat hingga pekan terakhir dan persaingan juara, termasuk antara Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda, masih terbuka.

Namun, di balik ketatnya persaingan, ia menyoroti persoalan yang belum tuntas, yakni ketidakjelasan stadion kandang sejumlah klub.

Kondisi ini membuat beberapa tim harus menjalani laga “musafir” atau berpindah-pindah tempat.

“Kualitas persaingan musim ini sangat kompetitif dan atmosfernya bagus,” kata Kesit kepada Suara.com.

Kompromi yang Dinilai Berlebihan

Direktur I.League Ferry Paulus saat memberikan keterangan kepada awak media soal laga Persija vs Persib (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).
Direktur I.League Ferry Paulus saat memberikan keterangan kepada awak media soal laga Persija vs Persib (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Kesit menyebut masalah ini terjadi karena masih adanya toleransi dari PSSI dan I.League terhadap klub yang belum memenuhi standar infrastruktur.

Menurutnya, kebijakan tersebut justru memperpanjang persoalan.

Ia mencontohkan kasus Persija Jakarta yang sempat harus menggelar laga kandang di luar kota.

baca juga

Kondisi serupa juga dialami sejumlah klub lain karena stadion mereka belum memenuhi standar operator liga.

“Hal seperti ini seharusnya tidak terjadi. Klub dari satu kota idealnya bermain di kotanya sendiri,” ujarnya.

Kesit menilai operator kompetisi sebenarnya sudah mengetahui kondisi infrastruktur klub, terutama tim promosi.

Karena itu, ia mendorong adanya penegasan aturan tanpa kompromi berlebihan.

Dampak ke Performa dan Pendapatan

Menurutnya, ketidakpastian stadion kandang tidak hanya memengaruhi performa tim, tetapi juga aspek finansial klub.

“Bagaimana klub bisa optimal jika tidak bermain di kandang sendiri? Ini juga berdampak pada pemasukan,” katanya.

Ia secara khusus menyoroti situasi Persija yang hingga kini belum memiliki kepastian home base.

Publik sempat berharap Jakarta International Stadium (JIS) menjadi kandang tetap, namun pelaksanaannya masih belum konsisten.

Opsi lain seperti Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) juga memerlukan kepastian kontrak yang jelas.

Kesit berharap sebelum musim baru dimulai, PSSI dan I.League sudah memastikan seluruh klub memiliki stadion kandang yang pasti, kecuali dalam kondisi luar biasa.

Menurutnya, kepastian tersebut penting demi profesionalisme dan keberlanjutan kompetisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masalah Tunggakan Gaji Tak Kunjung Usai, PSSI dan I.League Diminta Terapkan Audit Keuangan Ketat

Masalah Tunggakan Gaji Tak Kunjung Usai, PSSI dan I.League Diminta Terapkan Audit Keuangan Ketat

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:24 WIB

Kiper Jebolan Eropa Kaget dengan Kultur Serba Mobil di Indonesia: Minim Aktivitas Jalan Kaki

Kiper Jebolan Eropa Kaget dengan Kultur Serba Mobil di Indonesia: Minim Aktivitas Jalan Kaki

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:22 WIB

PSSI Hubungi FIFA, Bahas Bidding Piala Dunia Futsal 2028

PSSI Hubungi FIFA, Bahas Bidding Piala Dunia Futsal 2028

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:11 WIB

Kiper Kelahiran Hoorn: Tanpa Staf Pelatih Belanda, Saya Mungkin Tak ke Indonesia

Kiper Kelahiran Hoorn: Tanpa Staf Pelatih Belanda, Saya Mungkin Tak ke Indonesia

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:06 WIB

Erick Thohir Minta PSSI Tak Gengsi Belajar dari Federasi Futsal Indonesia

Erick Thohir Minta PSSI Tak Gengsi Belajar dari Federasi Futsal Indonesia

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:50 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×