Park Hang-seo Comeback! Masuk Radar Klub Thailand, Ambisi Promosi ke Kasta Tertinggi Thai League

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:12 WIB
Park Hang-seo Comeback! Masuk Radar Klub Thailand, Ambisi Promosi ke Kasta Tertinggi Thai League
Aksi Park Hang-seo saat dampingi timnas Vietnam (instagram/@tim.nasional)
baca 10 detik
  • Kanchanaburi FC mengincar Park Hang-seo dengan tawaran gaji hingga Rp1 miliar per bulan.

  • Pelatih asal Korea Selatan tersebut diproyeksikan untuk membawa klub kembali ke kasta tertinggi.

  • Belum ada konfirmasi resmi mengenai peran pasti Park Hang-seo di klub Thailand tersebut.

Suara.com - Klub Thailand Kanchanaburi FC dilaporkan tengah mengincar tanda tangan Park Hang-seo untuk memimpin proyek ambisius mereka. Langkah berani ini diambil manajemen klub guna memastikan mereka segera kembali bersaing di kasta tertinggi kompetisi.

Kehadiran sosok legendaris asal Korea Selatan ini diyakini akan mengubah peta kekuatan tim yang baru saja terdegradasi. Kanchanaburi FC mencoba memanfaatkan status Park yang saat ini sedang tidak terikat kontrak sebagai pelatih kepala.

Dikutip dari vietnam.vn, tawaran yang disiapkan tidak main-main karena menyentuh angka sekitar 2 juta baht atau setara Rp1 miliar setiap bulannya. Nilai fantastis tersebut mencerminkan keseriusan klub dalam mengamankan jasa pelatih yang mengubah wajah sepak bola Vietnam.

Mantan pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo (thethaovanhoa.vn)
Mantan pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo (thethaovanhoa.vn)

Kabar ini memicu spekulasi luas mengenai apakah Park akan menjabat sebagai pelatih utama atau konsultan teknis. Pihak klub berharap reputasi besar sang pelatih mampu mendongkrak performa tim dalam waktu yang sangat singkat.

Media lokal Vietnam, seperti Dan Tri, mulai menyoroti potensi kembalinya sang maestro ke pinggir lapangan hijau. Hingga detik ini, baik pihak Park maupun klub masih menutup rapat rincian kesepakatan yang tengah dibangun.

Kanchanaburi FC ingin membangun fondasi yang kuat melalui pengalaman internasional yang dimiliki oleh mantan pelatih Vietnam tersebut. Fokus utama mereka adalah keluar dari tekanan Thai League 2 dan segera naik kelas musim depan.

Potret Park Hang-seo. (vff.org)
Potret Park Hang-seo. (vff.org)

Nama besar Park Hang-seo dianggap sebagai magnet bagi sponsor dan pemain berkualitas untuk bergabung ke klub. Keberhasilannya membawa tim sebelumnya meraih trofi bergengsi menjadi alasan utama ketertarikan klub asal Thailand ini.

Keputusan Park untuk kembali melatih akan menjadi kabar paling dinantikan oleh para pecinta sepak bola Asia Tenggara. Publik menanti apakah ia akan menerima tantangan baru di liga yang memiliki atmosfer kompetitif seperti Thailand.

Meski selama ini aktif di balik layar, naluri kompetisi pelatih bertangan dingin ini dipercaya masih sangat tajam. Negosiasi ini diprediksi akan menjadi sorotan utama dalam bursa transfer pelatih di kawasan regional tahun ini.

baca juga

Strategi jangka panjang sedang disusun agar klub tidak hanya sekadar numpang lewat saat berhasil promosi nantinya. Dukungan finansial yang kuat menjadi modal utama Kanchanaburi FC dalam menggoda Park Hang-seo untuk segera merapat.

Reputasi Park Hang-seo memang tidak perlu diragukan lagi setelah mencatatkan sejarah manis bersama Timnas Vietnam sejak 2017. Ia berhasil mempersembahkan gelar juara Piala AFF 2018 dan membawa timnya berbicara banyak di level kontinental.

Ketegasannya dalam melatih seringkali menjadi bumbu menarik dalam persaingan panas di lapangan hijau antar negara ASEAN. Namanya juga selalu dikaitkan dengan persaingan taktik tingkat tinggi yang melibatkan pelatih papan atas asal Korea lainnya.

Salah satu momen yang paling diingat publik adalah persaingan sengitnya dengan juru taktik Timnas Indonesia saat ini. Keduanya kerap terlibat dalam perang urat syaraf yang membuat pertandingan regional selalu terasa seperti final yang emosional.

Rivalitas tersebut tidak hanya soal kemenangan di papan skor, tetapi juga mengenai gengsi harga diri antar pelatih. Park Hang-seo memiliki karakter kuat yang mampu membakar semangat juang anak asuhnya dalam setiap kondisi sulit.

Jika kepindahannya ke Thailand terealisasi, maka gairah kompetisi di Asia Tenggara dipastikan akan kembali memuncak secara signifikan. Kehadirannya selalu menjanjikan standar baru dalam pengembangan kualitas permainan tim yang sedang ia tangani.

Park Hang-seo merupakan mantan pelatih Timnas Vietnam yang sukses meraih gelar Piala AFF 2018. Setelah kontraknya berakhir, ia belum kembali melatih secara formal dan kini dikaitkan dengan klub Thailand, Kanchanaburi FC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singkirkan Wakil China, Hira/Jani Cetak Sejarah di Thailand Open 2026

Singkirkan Wakil China, Hira/Jani Cetak Sejarah di Thailand Open 2026

Sport | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:13 WIB

Pencapaian Baru, Hira/Jani Tembus Perempat Final Thailand Open 2026

Pencapaian Baru, Hira/Jani Tembus Perempat Final Thailand Open 2026

Sport | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:12 WIB

Isyana/Rinjani Cetak Sejarah! Pertama Kali ke 8 Besar Turnamen BWF Super 500

Isyana/Rinjani Cetak Sejarah! Pertama Kali ke 8 Besar Turnamen BWF Super 500

Sport | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:52 WIB

Terkini

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

News | Selasa, 29 September 2026 | 07:17 WIB

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:14 WIB

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

×