- Carlo Ancelotti resmi memanggil 26 pemain timnas Brasil, termasuk Neymar, untuk berlaga di Piala Dunia 2026 mendatang.
- Turnamen Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di tiga negara tuan rumah yaitu Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
- Keputusan pelatih tersebut mengecualikan sejumlah pemain berbakat yang tampil impresif bersama klub mereka sepanjang musim kompetisi ini.
Suara.com - Carlo Ancelotti telah memutuskan 26 nama yang dipanggil ke skuad Timnas Brasil untuk menghadapi Piala Dunia 2026.
Nama Neymar masuk dalam jajaran 26 nama pemain lainnya yang akan memperkuat tim Samba terbang ke turnamen yang berlangsung di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat tersebut.
Meski demikian, Ancelotti tak membawa nama-nama yang sejatinya tampil impresif bersama klub masing-masing.
Bahkan starting eleven pemain yang 'terbuang' bisa menjadi skuad mumpuni di turnamen nanti. Berikut ini daftarnya dilansir dari laman Planetfootball.
Penjaga gawang: Lucas Perri
Perri belum pernah dipanggil ke timnas Brasil, tetapi penampilannya untuk Leeds United musim ini tentu layak mendapatkan panggilan.
Sebagai gantinya, Ancelotti akan mengandalkan Alisson dan memiliki mantan kiper Manchester City, Ederson, sebagai cadangan. Mereka akan berjuang keras.
Bek kanan: Vanderson
Monaco telah menjalani musim yang mengecewakan di Ligue 1, gagal lolos ke kompetisi Eropa mana pun, yang tentunya berdampak pada peluang Vanderson di Piala Dunia.
Pemain berusia 24 tahun ini telah tujuh kali membela timnas Brasil, termasuk tiga kali pada tahun 2025, tetapi tidak satu pun di bawah asuhan Ancelotti. Mungkin waktunya akan tiba lagi di masa depan.
Bek tengah: Eder Militao
Militao absen dari Piala Dunia setelah mengalami cedera hamstring saat bermain untuk Real Madrid pada bulan April.
Bek ini telah mengumpulkan 38 caps untuk Brasil dan kemungkinan besar akan menjadi starter di jantung pertahanan Ancelotti. Dia akan sangat dirindukan oleh Brasil musim panas ini.
Bek tengah: Thiago Silva
Silva menentang berjalannya waktu selama empat tahun masa baktinya di Liga Premier bersama Chelsea dan masih menunjukkan performa terbaiknya untuk Porto.
Bek veteran itu membantu raksasa Portugal memenangkan liga musim ini dan mencapai perempat final Liga Europa.
Sayangnya, performanya belum cukup untuk membujuk Ancelotti. Silva masuk dalam skuad sementara Brasil, tetapi tidak lolos seleksi akhir.
Bek kiri: Alex Telles
Ada cukup banyak antusiasme seputar Telles ketika ia bergabung dengan Manchester United pada tahun 2020, tetapi ia tidak pernah memenuhi ekspektasi. Namun demikian, ia bukanlah pemain Brasil terburuk yang pernah bermain di Old Trafford.
Bek kiri itu kini kembali ke Brasil bersama Botafogo, tetapi tidak pernah menjadi kandidat serius untuk masuk skuad meskipun ia bermain di Piala Dunia terakhir pada tahun 2022.
Gelandang: Andrey Santos
Pemain muda Chelsea ini jarang memenuhi potensi yang digembar-gemborkan di Stamford Bridge.
West Ham ditolak mentah-mentah musim panas lalu; jika kita sedikit kejam, ia akan langsung masuk ke tim Hammers yang terancam degradasi.
Namun, Santos baru berusia 22 tahun dan bisa berkembang pesat di bawah manajemen Xabi Alonso. Tetapi pengabaiannya dari Piala Dunia Brasil bukanlah hal yang mengejutkan.
Gelanadang: Ederson
Terus-menerus dikaitkan dengan Manchester United dalam beberapa tahun terakhir, Ederson belum berhasil terpilih untuk Piala Dunia musim panas ini.
Gelandang Atalanta berusia 26 tahun ini telah tiga kali membela negaranya, tetapi telah diabaikan demi pilihan yang lebih berpengalaman seperti Casemiro dan Lucas Paqueta.
Winger kanan: Rodrygo
Rodrygo absen dari turnamen setelah mengalami cedera ACL pada awal Maret.
Pemain sayap Real Madrid ini mengalahkan persaingan dari Antony yang kembali bugar untuk masuk ke dalam XI kami yang kurang beruntung ini, dan kebiasaannya mencetak gol-gol penting di Liga Champions bisa sangat berguna bagi Brasil di babak gugur.
Gelandang serang: Estevao
Salah satu pemain remaja terbaik di dunia sepak bola, Estevao ditakdirkan untuk menjadi salah satu bintang yang bersinar di Piala Dunia ini hingga mengalami cedera hamstring bulan lalu.
Kreator Chelsea ini telah menarik perhatian di Stamford Bridge musim ini dan Anda dapat mengharapkannya menjadi andalan Brasil di turnamen mendatang.
Winger kiri: Savinho
Sejak bergabung dengan Manchester City pada tahun 2024, Savinho telah menyaksikan pemain-pemain seperti Omar Marmoush, Rayan Cherki, dan Antoine Semenyo tiba di Etihad.
Pemain sayap ini juga harus bersaing dengan Jeremy Doku yang mengancam untuk mengatasi inkonsistensinya dan berkembang menjadi salah satu pemain sayap terbaik.
Oleh karena itu, Savinho telah menjadi sosok yang terpinggirkan di City dan biasanya hanya diturunkan saat rotasi pemain besar-besaran.
Seandainya Piala Dunia diadakan dua tahun lalu, pemain berusia 22 tahun ini pasti akan terpilih, dan ia berharap dapat memulai kembali kariernya musim depan.
Depan: Joao Pedro
Bisa dibilang, pengecualian yang paling mengejutkan adalah Pedro tidak akan berangkat ke Amerika Utara meskipun tampil mengesankan di musim debutnya di Chelsea.
Didatangkan dari Brighton musim panas lalu, pemain berusia 24 tahun ini telah mencetak 15 gol dalam 34 pertandingan Liga Premier musim ini, serta tiga gol dalam delapan penampilan di Liga Champions.
Striker Inggris lainnya, Richarlison dan Gabriel Jesus, juga akan menghabiskan musim panas dengan bersantai.