-
Aston Villa sukses meraih gelar juara Liga Europa setelah mengalahkan Freiburg dengan skor 3-0.
-
Tiga gol kemenangan dicetak oleh Youri Tielemans, Emiliano Buendia, dan juga Morgan Rogers.
-
Unai Emery mempertegas reputasinya dengan mengoleksi lima trofi Eropa dari tiga klub berbeda.
Suara.com - Aston Villa juara Liga Europa 2026. Klub asal Inggris ini sukses merengkuh trofi kasta kedua antarklub Eropa setelah menghancurkan Freiburg.
Keberhasilan ini menjadi panggung pembuktian bagi Unai Emery sebagai pelatih dengan reputasi luar biasa.
Racikan taktiknya membuat lini serang Villa tampil sangat klinis sekaligus mematikan sepanjang pertandingan berlangsung.

Kemenangan mutlak ini sekaligus memutus keraguan publik atas konsistensi performa The Villans di level internasional.
Wakil Jerman sama sekali tidak diberikan ruang untuk mengembangkan permainan terbaik mereka sejak laga dimulai.
Dominasi tim asuhan Emery mulai membuahkan hasil nyata menjelang akhir paruh pertama kompetisi.
Youri Tielemans membuka keunggulan pada menit ke-40 lewat skema tendangan sudut yang sangat rapi.
Gelandang asal Belgia tersebut menyambar umpan Morgan Rogers dengan sepakan voli yang menghujam tajam.
Kiper Freiburg, Noah Atubolu, tidak berkutik menahan bola yang mengarah telak ke pojok bawah gawangnya.
Tekanan bertubi-tubi dari Aston Villa membuat barisan pertahanan klub perwakilan Bundesliga Jerman tersebut kocar-kacir.
Ezri Konsa sempat mendapatkan peluang emas di tiang jauh, namun bola masih menyisir luar gawang.
Papan skor kembali berubah pada masa injury time babak pertama melalui aksi yang sangat memukau.
Emiliano Buendia menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-45+3 setelah menerima operan John McGinn.
Pemain bernomor punggung sepuluh itu memutar badan lalu melepaskan tembakan melengkung ke sudut atas.
Gol indah tersebut sekaligus menutup paruh pertama pertandingan dengan keunggulan nyaman bagi klub Liga Inggris.
Memasuki paruh kedua, Freiburg mencoba merespons ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan mereka ke lini pertahanan.
Namun, disiplinnya lini belakang yang dikawal Emiliano Martinez membuat setiap upaya tim lawan selalu kandas.
Bukannya memperkecil kedudukan, gawang wakil Jerman justru kembali bergetar pada pertengahan babak kedua berjalan.
Morgan Rogers memastikan kemenangan telak Aston Villa menjadi 3-0 setelah menyambar umpan silang mendatar Buendia.
Gelar juara ini semakin mempertegas status luar biasa Unai Emery sebagai raja diraja di kompetisi ini.
Pelatih asal Spanyol tersebut kini resmi mengoleksi lima trofi kompetisi antarklub kasta kedua Eropa.
Hebatnya lagi, kelima gelar bergengsi tersebut berhasil ia menangkan bersama tiga klub sepak bola yang berbeda.
Pencapaian fenomenal ini dicatat secara resmi dan disiarkan langsung melalui laman resmi milik UEFA.
Laga final yang bersejarah ini sendiri digelar di Tupras Stadium, Istanbul, Turki, pada Kamis malam.
Kemenangan telak tiga gol tanpa balas ini menjadi sejarah baru yang sangat manis bagi publik Villa.