- Pelatih John Herdman mempersiapkan Timnas Indonesia untuk menghadapi Piala Asia 2027 melalui serangkaian evaluasi pemain dan program matang.
- Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni laga uji coba kontra Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 mendatang.
- Pertandingan uji coba bertujuan mengukur kualitas pemain serta menyimulasikan taktik menghadapi lawan kuat di Grup F Piala Asia.
Suara.com - Pelatih John Herdman mulai mematangkan persiapan Timnas Indonesia menuju agenda penting sepanjang 2026 hingga tampil di Piala Asia 2027.
Ajang FIFA Matchday Juni 2026 akan menjadi momentum penting bagi Herdman untuk mengukur kualitas skuad Garuda sekaligus menentukan kerangka utama tim menuju persaingan level Asia.
Indonesia sendiri tergabung di Grup F Piala Asia 2027 bersama Timnas Jepang, Timnas Qatar, dan Timnas Thailand.
Pada pertandingan pembuka, Tim Merah Putih dijadwalkan menghadapi Jepang pada 11 Januari 2027 sebelum melawan Qatar dan Thailand.
Herdman menegaskan bahwa membangun tim yang kompetitif tidak bisa dilakukan secara instan.
Menurutnya, seluruh program harus disusun dengan perencanaan matang agar Timnas Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara elite Asia.
“Persiapan itu seperti rekayasa balik. Saya harus memahami lebih dulu kumpulan pemain yang akan tersedia dan bagaimana membangun tim dari sana,” kata John Herdman kepada awak media.
Selain fokus menuju Piala Asia 2027, Timnas Indonesia juga akan menjalani dua laga uji coba internasional melawan Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026.
Menurut Herdman, duel kontra Oman sangat penting karena bisa menjadi simulasi menghadapi tim dengan karakter permainan khas Timur Tengah, yang kemungkinan akan ditemui Indonesia di turnamen resmi nanti.
“Melawan Oman penting untuk memahami bagaimana menghadapi tim dari kawasan Timur Tengah. Kami harus belajar mengontrol pertandingan dan mencari cara untuk mengalahkan mereka,” katanya.
Pelatih asal Kanada itu juga terus memantau perkembangan pemain lokal maupun diaspora.
Piala AFF 2026 disebut akan menjadi panggung evaluasi pemain domestik, sementara FIFA Matchday dipakai untuk memadukan kualitas pemain yang bermain di luar negeri.
Beberapa nama andalan tetap masuk dalam radar utama Herdman, seperti Marc Klok, Jay Idzes, dan Sandy Walsh.
Di lini depan, ketajaman Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, hingga Ramadhan Sananta masih menjadi andalan skuad Garuda.
Sementara itu, sejumlah pemain muda juga mulai mendapat perhatian serius. Herdman menilai regenerasi menjadi faktor penting agar Timnas Indonesia memiliki kekuatan jangka panjang untuk bersaing di level Asia.