-
Nagita Slavina dipastikan terlibat aktif dalam pengelolaan manajemen Persikad Depok menjelang kompetisi Championship 2026/2027.
-
Kehadiran Nagita memicu potensi rivalitas menarik dengan klub milik suaminya, RANS Nusantara FC.
-
Persikad Depok merupakan klub bersejarah sejak 1970 yang kini sedang membangun kembali masa kejayaannya.
Suara.com - Langkah mengejutkan diambil selebritas papan atas Nagita Slavina yang kini merambah ke manajemen sepak bola profesional.. Sosok pengusaha perempuan ini siap memimpin pengelolaan klub kebanggaan warga Depok, Persikad Depok.
Kehadiran figur populer ini menjadi angin segar bagi klub berjuluk Serigala Margonda tersebut. Manajemen optimistis masuknya darah baru akan mendongkrak performa tim di kasta kedua.
Sinyal keterlibatan istri Raffi Ahmad tersebut mengemuka setelah pertemuan tertutup dengan para pemangku kebijakan. Pertemuan strategis itu melibatkan pemilik klub, Wali Kota Depok, hingga tokoh politik Jawa Barat.

Momen krusial mengenai masa depan tim terekam jelas dalam unggahan video di platform YouTube. Publik sepak bola nasional langsung menyambut hangat kolaborasi tak terduga ini.
Tokoh publik Dedi Mulyadi secara blak-blakan memperkenalkan figur perempuan kuat di sampingnya sebagai pengelola baru. Upaya ini diharapkan membawa perubahan besar pada sistem tata kelola klub.
"Bukan Persatuan Kang Dedi Mulyadi tapi Persikad Depok. Ini nih di samping saya (Nagita), perempuan yang ngurus Persikad Depok. Semoga terus menjadi klub profesional, menang dalam setiap pertandingan," kaya Dedi Mulyadi dalam konten di channel Youtube-nya.

Merespons pengenalan resmi tersebut, sang pesohor tidak banyak memberikan komentar spekulatif kepada media. Dirinya memilih bersikap rendah hati sembari memohon dukungan penuh dari masyarakat.
Manajemen klub sampai saat ini belum merinci posisi spesifik atau struktur jabatan formal yang akan dipegangnya. Namun, kehadirannya di tengah petinggi klub menegaskan peran vitalnya untuk musim 2026/2027.
Skenario menarik berpotensi tercipta pada kompetisi Championship kasta kedua sepak bola nasional musim depan. Dinamika internal keluarga selebritas ini akan mewarnai persaingan antarklub profesional Indonesia.
Sang suami sudah lebih dulu eksis sebagai sosok kunci di balik kesuksesan RANS Nusantara FC. Pertemuan kedua tim di atas lapangan hijau tentu akan memicu daya tarik industri yang luar biasa.
RANS Nusantara FC sendiri mengamankan tiket promosi setelah menjuarai kompetisi Liga Nusantara musim lalu. Keberhasilan tersebut membuktikan keseriusan mereka dalam membangun ekosistem sepak bola yang sehat.
Kendati berada dalam 1 kasta, bentrokan langsung kedua tim ini diprediksi tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Otoritas liga kemungkinan besar menerapkan pembagian grup berdasarkan letak geografis klub.
Klub kebanggaan warga Depok ini secara tradisional selalu menempati slot untuk wilayah Barat. Pembagian wilayah ini didasarkan pada efisiensi akomodasi serta peta persaingan klasik.
Sementara itu, sang rival diperkirakan bakal mengisi slot kompetisi untuk grup wilayah Timur. Strategi perpindahan markas ke Jawa Timur menjadi alasan utama penempatan wilayah tersebut.
Persikad Depok merupakan klub sepak bola legendaris yang memiliki akar sejarah kuat sejak berdiri tahun 1970. Tim yang dikenal dengan warna kebesaran biru ini bermarkas di Stadion Merpati.
Klub ini memiliki reputasi mentereng dalam mengorbitkan talenta lokal hingga menembus level tim nasional. Sederet nama besar tercatat pernah menimba ilmu dan membesarkan nama mereka di sini.
Mantan kapten Timnas Indonesia M. Roby adalah salah satu bukti sahih ketajaman pemandu bakat klub ini. Selain itu, pemain asing legendaris Nnana Onana juga pernah memperkuat lini pertahanan mereka.
Perjalanan tim tidak selalu mulus karena sempat dihantam krisis finansial hebat pada tahun 2017. Masalah keuangan tersebut memaksa klub berganti kepemilikan dan sempat berpindah homebase ke kota lain.
Kini, di bawah kepemilikan Abdullah Alatas dan polesan pelatih Achmad Zulkifli, tim kembali membawa identitas asli Depok. Dukungan militan dari kelompok suporter seperti Depok Mania dan Super Depok menjadi energi tambahan untuk bangkit.