- Kylian Mbappe mencetak dua gol saat Prancis mengalahkan Senegal 3-1 dalam laga Grup I Piala Dunia 2026.
- Dua gol tersebut menjadikan Mbappe sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah Timnas sepak bola Prancis.
- Mbappe menegaskan fokus utamanya adalah membawa Prancis meraih gelar juara dunia tanpa memedulikan kritik pihak luar.
Suara.com - Kapten Timnas Prancis Kylian Mbappe menegaskan dirinya tidak termotivasi oleh kritik setelah membawa Les Bleus meraih kemenangan 3-1 atas Timnas Senegal pada laga Grup I Piala Dunia 2026.
Penyerang Real Madrid tersebut menjadi bintang kemenangan Prancis dengan mencetak dua gol pada babak kedua. Tambahan dua gol itu juga membuat Mbappe resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Prancis, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang Olivier Giroud.
Setelah pertandingan, Mbappe ditanya apakah penampilannya merupakan respons terhadap kritik yang sempat diarahkan kepadanya atau upaya untuk membungkam para pengkritik.
Namun, pemain berusia 27 tahun itu menolak anggapan tersebut dan menegaskan bahwa fokus utamanya hanya membantu Prancis meraih kesuksesan di Piala Dunia 2026.
"Saya tidak bermain untuk balas dendam," kata Mbappe dilansir dari Tribal Football.
"Kalau saya ingin membungkam semua kritikus, saya harus bermain sampai umur 80 tahun," imbuhnya.
Mbappe menegaskan dirinya tidak ingin terpengaruh oleh suara-suara dari luar dan hanya berkonsentrasi memberikan kontribusi terbaik bagi negaranya.
"Saya hanya fokus memberikan yang terbaik untuk negara saya. Itu saja. Fokus penuh pada hal itu," tuturnya menambahkan.
Kemenangan atas Senegal membuat Prancis memuncaki klasemen sementara Grup I dengan tiga poin. Selanjutnya, Les Bleus akan menghadapi Timnas Irak dan Timnas Norwegia dalam dua pertandingan tersisa di fase grup.
Dengan performa impresif yang ditunjukkan pada laga pembuka, Mbappe kembali menjadi andalan utama Prancis dalam upaya mereka memburu gelar juara dunia ketiga sepanjang sejarah.