- Timnas Senegal kalah 1-3 dari Prancis pada laga perdana Grup I Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
- Kiper Edouard Mendy menyatakan Senegal gagal meningkatkan kualitas permainan dan ketajaman serangan pada babak kedua pertandingan.
- Akibat kekalahan tersebut, Senegal menempati dasar klasemen dan kini bersiap menghadapi Norwegia untuk menjaga peluang lolos.
Suara.com - Kiper Timnas Senegal, Edouard Mendy, mengakui timnya gagal menjalankan rencana permainan dengan baik saat kalah 1-3 dari Timnas Prancis pada laga perdana Grup I Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2026) dini hari WIB.
Senegal sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit pada babak pertama. Bahkan, mereka berhasil menahan imbang tanpa gol Prancis hingga turun minum dan beberapa kali mengimbangi agresivitas serangan Les Bleus.
Namun, situasi berubah pada babak kedua ketika Prancis tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Kylian Mbappe membuka keunggulan sebelum Bradley Barcola menggandakan skor untuk tim asuhan Didier Deschamps.
Senegal sempat menjaga asa setelah Ibrahim Mbaye memperkecil ketertinggalan. Akan tetapi, Mbappe kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk memastikan kemenangan 3-1 Prancis.
Mendy menilai timnya tidak mampu meningkatkan kualitas permainan setelah jeda pertandingan, terutama dalam aspek menyerang.
"Kami seharusnya bisa meningkatkan level permainan pada babak kedua dan lebih tajam dalam menyerang. Kami hanya mampu melakukannya secara sporadis. Padahal, ketika melawan tim seperti ini (Prancis-red), kami harus lebih teliti dan tidak membuat kesempatan," kata Mendy dikutip dari FIFA.
Meski kecewa dengan hasil tersebut, penjaga gawang berusia 34 tahun itu menegaskan Senegal harus segera bangkit karena peluang lolos dari fase grup masih terbuka.
"Pertandingan pertama sudah berlalu, kami harus belajar darinya dan mengalihkan perhatian kami ke Norwegia," ujar Mendy.
Kekalahan dari Prancis membuat Senegal menempati posisi juru kunci klasemen sementara Grup I tanpa poin. Selanjutnya, The Lions of Teranga masih memiliki dua laga tersisa melawan Timnas Norwegia dan Timnas Irak untuk menjaga peluang melaju ke babak berikutnya.