Sisi Lain Timnas Kongo: Busana Nyentrik Motif Macan Tutul, Simbol Perlawanan

Galih Prasetyo

Rabu, 17 Juni 2026 | 15:40 WIB
Sisi Lain Timnas Kongo: Busana Nyentrik Motif Macan Tutul, Simbol Perlawanan
Kehadiran Timnas Republik Demokratik Kongo di Piala Dunia 2026 tak hanya mencuri perhatian lewat gaya main mereka, namun juga gaya busana unik saat tiba di Amerika Serikat. [Instagram]
baca 10 detik
  • Timnas Republik Demokratik Kongo memamerkan gaya busana tradisional sapeurs saat tiba di ajang Piala Dunia 2026, Amerika Serikat.
  • Sapeurs merupakan gerakan mode historis yang berfungsi sebagai simbol ekspresi diri dan bentuk perlawanan terhadap tekanan sosial politik.
  • Tradisi busana ini kini menjadi identitas budaya yang merepresentasikan harapan serta kebanggaan bagi masyarakat Kongo di panggung internasional.

Suara.com - Kehadiran Timnas Kongo di Piala Dunia 2026 tak hanya mencuri perhatian lewat gaya main mereka, namun juga gaya busana unik saat tiba di Amerika Serikat.

Para pemain tampil dengan setelan jas mencolok, lapel asimetris, serta aksesori bermotif macan tutul yang sarat makna budaya.

Pilihan busana tersebut bukan sekadar estetika, melainkan representasi dari budaya sapeurs, sebuah gerakan fashion ikonik dari Kongo.

Tradisi ini telah lama menjadi simbol ekspresi diri sekaligus bentuk perlawanan terhadap tekanan sosial dan politik.

Sejarah sapeurs berakar dari masa kolonial Belgia, ketika masyarakat lokal menggunakan pakaian elegan sebagai bentuk perlawanan terhadap dominasi Eropa.

Gaya ini kemudian berkembang menjadi simbol identitas yang kuat, terutama saat era pemerintahan Mobutu Sese Seko.

Pada masa itu, sapeurs menjadi bentuk protes terhadap kebijakan negara yang memaksakan identitas budaya tunggal melalui busana tradisional.

Jas berwarna cerah dan gaya eksentrik justru menjadi simbol kebebasan di tengah keterbatasan.

Peneliti mode, Paula Acioli, menyebut gaya sapeurs menggabungkan pengaruh dandisme Eropa dengan sentuhan estetika unik.

baca juga

“Para sapeurs adalah master dalam berpakaian elegan, artistik, bahkan berlebihan. Ini adalah gaya hidup, bukan sekadar pakaian,” ujarnya.

Seiring waktu, tradisi ini terus berkembang dengan sentuhan modern, termasuk perpaduan berbagai gaya global seperti kimono Jepang hingga kilt Skotlandia.

Meski demikian, esensi sapeurs sebagai simbol ekspresi dan kebanggaan budaya tetap terjaga.

Fotografer Tariq Zaidi menegaskan bahwa sapeurs membawa pesan lebih dalam dari sekadar fashion.

“Sapeur menghadirkan harapan dan kebahagiaan bagi komunitas yang lama dilanda konflik. Ini adalah bentuk aktivisme dan perlawanan terhadap kondisi sosial,” ungkapnya dilansir dari O Globo.

Kini, di panggung Piala Dunia 2026, sapeurs kembali menjadi sorotan dunia.

Kehadiran mereka membuktikan bahwa sepak bola bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga panggung ekspresi budaya dan identitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena Sepatu Pink di Piala Dunia 2026: Kebetulan atau Strategi Marketing?

Fenomena Sepatu Pink di Piala Dunia 2026: Kebetulan atau Strategi Marketing?

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:32 WIB

Hattrick di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Ungkap Alami Masalah Pelik di Luar Sepak Bola

Hattrick di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Ungkap Alami Masalah Pelik di Luar Sepak Bola

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:15 WIB

Hattrick di Laga Perdana, Lionel Messi Sejajar dengan Legenda Jerman, Ini Sosoknya

Hattrick di Laga Perdana, Lionel Messi Sejajar dengan Legenda Jerman, Ini Sosoknya

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:15 WIB

Fakta Menarik Republik Ceko vs Afrika Selatan Piala Dunia 2026, Laga Panas Pasti Saling Ngotot

Fakta Menarik Republik Ceko vs Afrika Selatan Piala Dunia 2026, Laga Panas Pasti Saling Ngotot

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:05 WIB

Langsung 'Meledak', Kylian Mbappe Pecahkan Dua Rekor Bersejarah Timnas Perancis

Langsung 'Meledak', Kylian Mbappe Pecahkan Dua Rekor Bersejarah Timnas Perancis

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×