-
Madura United resmi mempertahankan Ilham, Paulo, dan Taufani untuk memperkuat lini tengah tim.
-
Sebanyak sembilan pemain musim lalu resmi dilepas manajemen termasuk Alesandro dan Nufiandani.
-
Penentuan komposisi skuad baru didasarkan atas evaluasi ketat dan rekomendasi tim pelatih.
Suara.com - Madura United bergerak cepat mengamankan pilar lini tengah mereka dengan memperpanjang kontrak 3 gelandang potensial untuk musim kompetis Super League i 2026-2027. Langkah strategis ini diambil guna menjaga stabilitas permainan tim setelah sebelumnya manajemen juga berhasil memagari 3 penjaga gawang utama.
Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu, Annisa Zhafarina, mengonfirmasi bahwa 3 pemain yang mendapatkan kepercayaan tersebut adalah Ilham, Paulo, dan Taufani. Keputusan ini menjadi angin segar bagi pendukung klub yang mengharapkan konsistensi performa dari sektor gelandang.
"Ketiga pemain ini tetap akan menggunakan jersey loreng Madura United pada kompetisi 2026-2027 nanti," katanya.

Manajemen melihat kontribusi besar dan grafik performa yang terus menanjak dari ketiga penggawa tersebut sepanjang musim lalu. Dedikasi dan kerja keras mereka di lapangan dinilai menjadi modal berharga untuk membawa klub bersaing di papan atas.
"Kalian layak kembali bersaing, bawa Laskar Sapeh Kerrab lebih jauh lagi!," ucap Annisa.
Di sisi lain, kebijakan tegas diambil manajemen dengan melakukan pembersihan skuad secara besar-besaran menjelang bergulirnya musim baru. Tercatat ada 9 nama yang dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari rencana jangka panjang klub asal Pulau Garam ini.
Fransiskus Alesandro dan Ahmad Nufiandani menjadi 2 nama terbaru yang resmi diumumkan berpisah dengan jajaran tim. Minimnya kesempatan unjuk gigi di atas lapangan disinyalir menjadi alasan utama di balik keputusan hengkangnya kedua pemain tersebut.

"Selain karena menit bermain kurang, pelepasan kedua pemain ini juga karena mereka ingin memiliki pengalaman lebih di klub lain," kata Annisa.
Manajemen menegaskan bahwa penentuan komposisi pemain tidak diputuskan secara sepihak melainkan lewat analisis mendalam. Setiap keputusan transfer mengacu pada rapor performa serta rekomendasi teknis yang disodorkan oleh staf kepelatihan.
"Karena kan sesuai dengan kesepakatan, kami juga memberikan kesempatan kepada tim pelatih untuk mengevaluasi, dan mengusulkan calon pemain untuk memperkuat tim pada musim kompetisi 2026-2027 nanti," katanya.
Langkah perombakan ini menjadi latar belakang penting bagi Madura United yang ingin tampil lebih kompetitif dan matang. Evaluasi menyeluruh terus dilakukan agar komposisi skuad musim 2026-2027 mampu memenuhi target tinggi yang dibebankan oleh manajemen dan suporter.