- Lionel Messi mencetak hattrick saat Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 dalam laga pembuka Piala Dunia 2026 di Kansas City.
- Kemenangan tersebut membawa Messi menyamai rekor 16 gol Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
- Pelatih Lionel Scaloni memuji pengaruh besar Messi serta ketangguhan tim Argentina dalam menghadapi perlawanan sengit dari pihak Aljazair.
Suara.com - Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengaku kehabisan kata usai penampilan luar biasa Lionel Messi pada laga pembuka Piala Dunia 2026.
Hattrick Messi saat mengalahkan Aljazair 3-0 di Kansas City membuat sang pelatih hanya bisa memberikan pujian emosional.
“Saya tidak punya kata-kata. Saya memeluknya, menciumnya, dan bilang saya sangat menyayanginya, karena sudah tidak tahu lagi harus berkata apa,” ujar Scaloni dilansir dari TycSport.
Scaloni menegaskan bahwa kontribusi Messi bukan hanya soal gol, tetapi juga pengaruh besar yang ia berikan di lapangan.
![Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, tampil gemilang dengan mencetak hattrick saat menghadapi Aljazair pada laga pembuka Piala Dunia 2026. [Instagram Lionel Messi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/17/62870-lionel-messi.jpg)
Scaloni bahkan menyampaikan perasaan yang mulai dirasakan banyak pecinta sepak bola dunia.
“Kita akan merindukannya saat ia tidak bermain lagi. Mari kita nikmati dia sekarang, itu yang paling penting,” lanjutnya.
Dengan tiga gol ke gawang Aljazair, Messi kini menyamai rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 16 gol.
Catatan ini semakin mengukuhkan statusnya sebagai legenda hidup sepak bola.
Meski tampil gemilang, Scaloni menilai kemenangan Argentina tidak semudah yang terlihat.
Scaloni menyebut laga pembuka selalu penuh tantangan, apalagi menghadapi tim yang dinilainya memiliki kualitas baik.
“Hasilnya terlihat mudah, tapi pertandingan sebenarnya sulit. Lawan juga bermain bagus dan kami harus bekerja keras. Tim menunjukkan karakter dengan bertahan saat diperlukan,” jelasnya.