-
Lamine Yamal mencetak gol perdananya di Piala Dunia saat Spanyol mencukur Arab Saudi 4-0.
-
Pelatih Luis de la Fuente menegaskan kondisi kebugaran Yamal kini sudah pulih sepenuhnya.
-
Kemenangan besar ini menjadi pembuktian Spanyol setelah sempat dikritik habis-habisan oleh publik.
"Ini manusiawi. Itu tidak berarti bahwa kritik itu mengganggu kami. Itu hanya memotivasi orang untuk memberikan versi terbaik dari diri mereka sendiri."
"Saya pikir gila untuk mempertanyakan tim ini. Kami telah tak terkalahkan dalam 33 pertandingan berturut-turut. Anda bisa memiliki hari-hari yang lebih baik, tetapi meragukan skuad pemain yang sangat muda ini saya pikir itu tidak adil."
Oyarzabal juga sempat menjadi sasaran empuk kritik setelah gagal menyentuh bola di awal laga sebelumnya. Penyerang Real Sociedad itu menegaskan bahwa ia fokus memberikan kontribusi nyata di lapangan.
"Membuktikan diri saya? Tidak, karena saya telah mengatakan bahwa saya selalu merasa dicintai dan dihargai oleh orang-orang yang penting -- rekan 1 tim saya, pelatih, dan semua orang yang bekerja bersama kami sehari-hari," katanya kepada TVE. "Itulah yang perlu saya fokuskan, dan itulah yang saya ambil dari ini."
"Orang-orang di luar akan selalu berbicara -- kita tahu bagaimana dunia sepak bola bekerja -- tetapi kita tetap tenang di dalam."
Kemenangan mutlak 4-0 atas Arab Saudi ini menempatkan Spanyol di posisi puncak klasemen grup. Skuad matang besutan De la Fuente kini berada di jalur yang tepat menuju babak 32 besar.
Ujian sesungguhnya akan tersaji saat Spanyol menghadapi Uruguay pada laga pamungkas grup di Zapopan, Meksiko. Sementara itu, Arab Saudi harus berjuang mati-matian melawan Tanjung Verde demi menjaga asa lolos.
