- FIFA menyediakan trofi tanpa logo sponsor alkohol bagi pemain Piala Dunia 2026 yang memiliki batasan keyakinan atau usia.
- Kebijakan ini menghapus atribut merek dan menggantinya dengan identitas resmi FIFA sebagai bentuk penghormatan terhadap sensitivitas budaya atlet.
- Penerapan aturan ini telah dilakukan kepada sejumlah pemain profesional dan atlet muda sejak ajang Piala Dunia Antarklub 2025.
Suara.com - FIFA mengambil langkah baru di Piala Dunia 2026 dengan menyesuaikan trofi Man of the Match bagi pemain terbaik.
Trofi yang biasanya menampilkan sponsor bir kini dihadirkan tanpa logo untuk pemain muslim, atlet di bawah umur, atau mereka yang menolak dikaitkan dengan alkohol.
Kebijakan ini terlihat dalam sejumlah seremoni penghargaan Superior Player of the Match, alam versi khusus, logo sponsor dihilangkan dan diganti dengan identitas visual resmi Piala Dunia.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap keyakinan agama dan sensitivitas budaya.
Dalam ajaran Islam, konsumsi alkohol dilarang, sehingga FIFA menyesuaikan presentasi penghargaan bagi pemain dari latar belakang tersebut.
![FIFA mengambil langkah baru di Piala Dunia 2026 dengan menyesuaikan trofi Man of the Match bagi pemain terbaik. [Tangkap layar X]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/06/25/18518-cristiano-ronaldo.jpg)
Beberapa pemain telah menerima trofi versi tanpa merek, termasuk Ismael Saibari dari Maroko.
Ia mendapat penghargaan usai mencetak gol tercepat turnamen saat menghadapi Skotlandia.
Penyesuaian serupa juga diberikan kepada pemain lain seperti Emam Ashour (Mesir), Ali Olwan (Yordania), Ramin Rezaeian (Iran), hingga kiper Qatar Mahmoud Abunada.
Selain itu, pemain muda yang belum cukup umur juga mendapat perlakuan yang sama.
“Trofi dan backdrop tanpa merek tersedia berdasarkan permintaan pemain yang terpilih,” ujar juru bicara FIFA seperti dikutip dari O Globo
Ia menambahkan bahwa kebijakan ini juga berlaku bagi pemain yang belum mencapai usia legal untuk mengonsumsi alkohol.
Langkah ini bukan yang pertama dilakukan FIFA.
Pada Piala Dunia Antarklub 2025, pemain seperti Achraf Hakimi dan wonderkid Brasil Estevão Willian juga menerima trofi tanpa logo sponsor.
Sebelumnya, kasus serupa sempat mencuat di Piala Dunia 2018 ketika kiper Mesir Mohamed El-Shenawy menolak penghargaan karena terkait sponsor minuman beralkohol.
