- Bek Jepang Yuto Nagatomo mencetak sejarah sebagai pemain Asia pertama yang tampil dalam lima edisi Piala Dunia.
- Rekor tersebut tercapai saat Nagatomo bermain melawan Swedia pada fase grup Piala Dunia 2026, Jumat (26/6/2026).
- Kontribusi Nagatomo membantu Jepang melaju ke babak 32 besar dengan status runner-up Grup F tanpa kekalahan.
Suara.com - Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan catatan bersejarah. Setelah nama-nama besar seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mencetak rekor baru, kini giliran bek senior Timnas Jepang, Yuto Nagatomo, yang menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia.
Pemain berusia 39 tahun itu resmi menjadi pesepak bola pertama dari Jepang sekaligus Asia yang tampil dalam lima edisi Piala Dunia. Rekor tersebut tercipta saat Jepang menghadapi Swedia pada laga terakhir Grup F, Jumat (26/6/2026).
Yuto Nagatomo tidak tampil sejak menit awal. Pelatih Hajime Moriyasu memasukkannya sebagai pemain pengganti pada menit ke-75 untuk menggantikan Keito Nakamura.
Meski hanya bermain sekitar 15 menit, mantan bek Inter Milan itu tetap menunjukkan kontribusi penting di lini pertahanan Jepang.
Nagatomo membukukan dua umpan akurat dari tiga percobaan, mencatat tiga sapuan, memenangi dua duel udara, serta menorehkan satu intersep sepanjang penampilannya.
Pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1. Tambahan satu poin memastikan Samurai Biru lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup F dengan catatan impresif, yakni tidak terkalahkan sepanjang fase grup.
Yuto Nagatomo Lampaui Deretan Legenda Asia

Penampilan melawan Swedia sekaligus melengkapi perjalanan panjang Nagatomo di panggung sepak bola terbesar dunia.
Sebelumnya, ia juga menjadi bagian dari skuad Jepang pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, 2014 di Brasil, 2018 di Rusia, dan 2022 di Qatar.
Dengan torehan tersebut, Nagatomo menjadi pemain Asia pertama yang mampu tampil di lima edisi Piala Dunia. Prestasi itu melampaui sejumlah legenda sepak bola Asia yang sebelumnya mentok di empat penampilan.
Beberapa nama besar yang kini berhasil dilewati Nagatomo antara lain Hong Myung-bo, Hwang Sun-hong, dan Lee Woon-jae dari Korea Selatan.
Selain itu, ada pula Sami Al Jaber dari Arab Saudi serta tiga legenda Jepang, yakni Seigo Narazaki, Yoshikatsu Kawaguchi, dan Eiji Kawashima.
Rekor tersebut semakin menegaskan status Yuto Nagatomo sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah sepak bola Jepang.
Di usia yang mendekati empat dekade, ia masih mampu bersaing di level tertinggi dan menjadi bagian penting dari skuad Samurai Biru.
Keberhasilan Jepang melangkah ke fase gugur Piala Dunia 2026 pun menjadi bukti bahwa pengalaman Nagatomo masih sangat berharga bagi tim asuhan Hajime Moriyasu.
Kini, Nagatomo berpeluang menambah catatan bersejarahnya saat Jepang menghadapi Brasil pada babak 32 besar.
Pengalaman yang dimilikinya dari lima edisi Piala Dunia diharapkan menjadi modal penting bagi Samurai Biru untuk menciptakan kejutan dan melangkah lebih jauh di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
