- Legenda Brasil, Zico, mengingatkan timnas Brasil untuk tidak meremehkan kekuatan Jepang pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026.
- Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Houston, Amerika Serikat, pada Selasa, 30 Juni 2026 dini hari waktu Indonesia.
- Zico menilai Jepang kini sangat kompetitif berkat banyaknya pemain mereka yang berkarier di liga sepak bola papan atas Eropa.
Suara.com - Legenda sepak bola Brasil, Zico, mengingatkan Timnas Brasil agar tidak meremehkan kekuatan Jepang yang akan menjadi lawan mereka pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Houston, Amerika Serikat, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB.
Menurut Zico, perkembangan sepak bola Jepang dalam beberapa tahun terakhir membuat tim berjuluk Samurai Biru itu menjadi lawan yang semakin kompetitif.
"Jepang sekarang berada di level yang jauh lebih kompetitif. Para pemain mereka pergi ke Eropa, seperti halnya pemain Brasil dan Amerika Selatan dahulu," kata Zico, dikutip dari laman resmi FIFA, Sabtu (27/6/2026).
![Brasil menundukkan Skotlandia 3-0 pada pertandingan terakhir Grup C Piala Dunia 2026 di Miami Stadium, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026). [Europa Press Sports/Europa Press/Getty Images]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/25/99673-timnas-brasil.jpg)
Zico memiliki kedekatan tersendiri dengan sepak bola Jepang. Setelah menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Flamengo, ia menutup karier profesionalnya di klub Jepang, Sumitomo Metals, pada periode 1991 hingga 1994.
Usai gantung sepatu, Zico memulai karier kepelatihan bersama Kashima Antlers sebelum dipercaya menangani tim nasional Jepang selama empat tahun, mulai setelah Piala Dunia 2002 hingga Piala Dunia 2006.
Piala Dunia 2006 menjadi momen pertama Jepang bertemu Brasil di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut. Saat itu, Jepang yang dilatih Zico harus mengakui keunggulan Brasil dengan skor 1-4 pada fase grup.
Zico mengaku pertandingan tersebut menjadi pengalaman emosional karena harus menghadapi negara kelahirannya.
"Sebelum pertandingan saya mengatakan kepada para pemain bahwa saya akan menyanyikan lagu kebangsaan Brasil seperti yang diajarkan kepada saya sejak kecil. Namun begitu pertandingan dimulai, saya sepenuhnya mendukung Jepang," ujarnya.
Berdasarkan catatan 11v11, duel di Piala Dunia 2026 akan menjadi pertemuan ke-15 antara Brasil dan Jepang sejak kedua tim pertama kali bertemu dalam laga persahabatan pada 1989.
Dari 14 pertemuan sebelumnya, Brasil mendominasi dengan meraih sebagian besar kemenangan. Sementara itu, satu-satunya kemenangan Jepang terjadi pada pertemuan terakhir pada Oktober 2025, ketika Samurai Biru menang dengan skor 3-2.
Meski tetap mendukung Brasil, Zico menilai pertandingan nanti akan berlangsung menarik karena kualitas permainan yang ditampilkan kedua tim.
"Saya akan mendukung Brasil. Bagaimanapun juga saya orang Brasil. Tetapi jika Jepang yang menang, biarlah begitu. Yang saya tahu, pertandingan ini akan menjadi laga yang hebat karena Jepang memainkan sepak bola yang sesungguhnya," kata pria berusia 73 tahun tersebut.
[ANTARA]
