- Belanda akan menghadapi Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di kota Monterrey.
- Pelatih Ronald Koeman memastikan Belanda tetap menerapkan strategi menyerang meski mengakui pertemuan kedua tim terjadi terlalu dini.
- Kapten Virgil van Dijk menyatakan tim telah mempersiapkan diri secara maksimal untuk mengantisipasi kualitas pemain lawan tersebut.
"Kami menganalisis mereka, kami telah berlatih, kami menjalani dua sesi yang sangat baik dan semuanya telah selesai dikatakan dan dilakukan, sekarang tergantung pada kami," ungkap Van Dijk.
Ia pun antusias menghadapi tantangan besar di fase gugur.
"Ini akan menjadi pertandingan yang menantang dalam keadaan yang menantang, tetapi saya menantikannya. Ini adalah pertandingan yang ingin Anda jalani," tuturnya.
Menurut Van Dijk, Belanda tidak perlu menjadikan laga ini sebagai ajang pembuktian status calon juara.
"Saya tidak berpikir kami harus membuat pernyataan apa pun. Menurut saya, ini hanyalah situasi di mana kami berada sekarang," jelasnya.
"Ini adalah pertandingan yang fantastis bagi penonton netral untuk ditonton. Bagi kami, ini adalah kenyataan dan kami fokus mempersiapkan diri menghadapi Maroko," pungkas Van Dijk.
