Jelang Hadapi Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 29 Juni 2026 | 11:52 WIB
Jelang Hadapi Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan
Kapten Cape Verde Ryan Mendes tengah diselidiki atas dugaan pemerkosaan usai timnya lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kasus masih dalam penyelidikan. [Instagram @caf_online]
baca 10 detik
  • Cape Verde berhasil lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menahan imbang Arab Saudi di Amerika Serikat.
  • Kapten tim Cape Verde, Ryan Mendes, tengah diselidiki atas dugaan kasus pemerkosaan terhadap seorang wanita di Selandia Baru.
  • Dugaan tindak pidana tersebut dilaporkan terjadi pada Maret 2026 saat tim Cape Verde menjalani agenda laga uji coba.

Suara.com - Keberhasilan Cape Verde mencetak sejarah di Piala Dunia 2026 mendadak dibayangi kabar serius di luar lapangan. Di tengah euforia lolos ke babak 32 besar, kapten tim Ryan Mendes dilaporkan tengah diselidiki atas dugaan kasus pemerkosaan.

Cape Verde memastikan tiket ke fase gugur setelah bermain imbang tanpa gol melawan Arab Saudi pada laga terakhir Grup H di Houston Stadium, Amerika Serikat, Minggu (28/6/2026) WIB.

Hasil tersebut mengantarkan tim berjuluk Blue Sharks finis sebagai runner-up grup di bawah Brasil.

Pada babak 32 besar, Cape Verde dijadwalkan menghadapi juara Grup J sekaligus juara bertahan, Argentina, dalam pertandingan yang berlangsung di Miami pada 3 Juli mendatang.

Dugaan Kasus Masih dalam Tahap Penyelidikan

Gambar Timnas Cape Verde Piala Dunia 2026 (Aljazeera)
Gambar Timnas Cape Verde Piala Dunia 2026 (Aljazeera)

Namun, di balik pencapaian bersejarah itu, media Brasil, Globo Esporte, melaporkan bahwa Ryan Mendes tengah menjadi subjek penyelidikan atas dugaan pemerkosaan yang disebut terjadi di Selandia Baru pada Maret lalu.

Menurut laporan tersebut, pelapor merupakan seorang warga negara Brasil yang menetap di Selandia Baru.

Karena Cape Verde menggunakan bahasa Portugis, wanita tersebut direkrut oleh Federasi Sepak Bola Selandia Baru (NZF) sebagai penerjemah sekaligus asisten operasional selama tim menjalani agenda pertandingan persahabatan.

Peristiwa yang dilaporkan itu disebut terjadi ketika skuad Cape Verde menjalani rangkaian laga uji coba pada Maret.

baca juga

Sebagai bagian dari tugasnya, wanita tersebut menginap di hotel yang sama dengan rombongan tim nasional.

Globo Esporte mengaku memperoleh akses terhadap sejumlah dokumen, termasuk foto luka memar, laporan kepolisian, hingga hasil pemeriksaan medis yang menjadi bagian dari penyelidikan kasus tersebut.

"Wanita tersebut melapor kepada polisi bahwa setelah pertandingan persahabatan melawan Chili, ia diundang ke sebuah pertemuan di salah satu kamar yang dipesan untuk tim nasional di hotel itu. Sang wanita pun datang dengan keyakinan bahwa ia akan bertugas sebagai penerjemah," demikian laporan Globo Esporte.

"Namun, ia menyatakan bahwa saat itu sedang berlangsung acara kumpul-kumpul sosial dan ia kembali ke kamarnya ketika merasa tidak enak badan."

"Ia menuturkan bahwa tidak lama kemudian, ia mendengar ketukan di pintu dan membukanya, karena mengira ada permintaan bantuan terkait pekerjaan."

Belum Ada Pernyataan dari Ryan Mendes

Hingga laporan tersebut dipublikasikan, belum ada putusan pengadilan maupun pernyataan resmi dari Ryan Mendes terkait tuduhan tersebut.

Kasus ini masih berstatus dugaan dan berada dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

"Menurut laporan pengaduan, pada saat itulah Ryan Mendes masuk ke dalam kamar, melakukan kekerasan fisik dengan cara mencekik, memukul, dan menggigitnya saat ia berusaha membela diri, lalu memerkosanya," demikian bunyi laporan Globo Esporte.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Dekade Berlalu, Timnas Jepang Kini Lebih dari Siap Revans Brasil di Piala Dunia 2026

Dua Dekade Berlalu, Timnas Jepang Kini Lebih dari Siap Revans Brasil di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 11:30 WIB

Brasil vs Jepang, Ancelotti Berharap Lebih pada Neymar

Brasil vs Jepang, Ancelotti Berharap Lebih pada Neymar

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 11:14 WIB

Nagelsmann Tegaskan Jerman Tak Boleh Ulangi Kesalahan Lawan Ekuador saat Hadapi Paraguay

Nagelsmann Tegaskan Jerman Tak Boleh Ulangi Kesalahan Lawan Ekuador saat Hadapi Paraguay

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 10:59 WIB

Daftar Pemain Termuda Piala Dunia 2026: Generasi Baru Sepak Bola Dunia

Daftar Pemain Termuda Piala Dunia 2026: Generasi Baru Sepak Bola Dunia

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 10:45 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×