-
Dedikasi gol emosional Kylian Mbappe berhasil menguatkan pelatih Didier Deschamps yang sedang berduka.
-
Perancis tampil sangat produktif dengan selalu mencetak minimal tiga gol dalam empat laga.
-
Michael Olise tampil gemilang mendukung lini serang Perancis jelang laga menghadapi Paraguay.
"Kami telah melihat pertandingan sistem gugur lainnya. Ini sulit bagi semua orang. Ini tidak terlalu menjadi perjuangan bagi kami karena kami mengeksekusi rencana permainan kami dengan sangat baik, tetapi kami baru saja mencapai babak 16 besar," tambah pelatih Les Bleus tersebut.
"Kami tahu apa yang menanti kami dalam empat hari. Kami harus mengulangi performa ini melawan lawan dengan kualitas berbeda, meskipun jelas, tim Perancis memiliki pemain-pemain yang sangat berbakat. Dan ketika mereka bermain dengan pola pikir dan fokus seperti itu, itu sangat bagus."
Sebelum laga krusial ini bergulir, ruang ganti Timnas Perancis sempat diliputi suasana duka yang mendalam. Pelatih kepala Didier Deschamps terpaksa meninggalkan tim untuk sementara waktu karena sang ibu meninggal dunia.
Kendati sempat bermain tanpa didampingi pelatih utama pada akhir fase grup, keutuhan komitmen para pemain tidak goyah. Dedikasi emosional dari Kylian Mbappe dan performa impresif Michael Olise akhirnya menjadi kunci peredam tekanan psikologis sekaligus memastikan langkah Perancis tetap mantap di jalur juara.
