- Portugal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Kroasia dengan skor akhir 2-1.
- Cristiano Ronaldo mencetak gol sejarah namun minim kontribusi fisik serta sentuhan bola dalam permainan terbuka tim.
- Pelatih Roberto Martinez kini mengevaluasi efektivitas lini depan menjelang laga krusial menghadapi Spanyol di babak selanjutnya.
Tantangan Besar Menanti Spanyol
Performa Ronaldo sepanjang turnamen memang mulai menjadi perdebatan di kalangan pengamat sepak bola.
Selain laga melawan Uzbekistan, Ronaldo dinilai belum memberikan kontribusi maksimal, terutama dalam membantu fase bertahan Portugal.
Gaya bermainnya yang lebih statis di lini depan membuat rekan-rekannya harus bekerja lebih keras ketika kehilangan bola.
Ramos mengakui bahwa pertandingan fase gugur menuntut seluruh pemain memberikan energi maksimal.
"Sulit karena ini adalah pertandingan di mana jika Anda tidak menang, Anda pulang. Tetapi bagi saya pribadi, saya sangat menyukai momen seperti ini," ujar Ramos.
Kini, Roberto Martinez dihadapkan pada keputusan penting menjelang duel melawan Spanyol.
Menghadapi tim dengan dominasi penguasaan bola seperti La Roja, Portugal membutuhkan keseimbangan di setiap lini.
Statistik Ronaldo saat menghadapi Kroasia dipastikan menjadi salah satu bahan evaluasi staf pelatih sebelum menentukan susunan pemain terbaik.
Apakah Martinez tetap mempercayakan posisi starter kepada sang legenda, atau memberikan kesempatan lebih besar kepada pemain-pemain yang menawarkan mobilitas lebih tinggi, menjadi pertanyaan besar jelang duel panas tersebut.
