Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:28 WIB
Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Skuad Timnas Indonesia. (instagram.com/@pssi)
baca 10 detik
  • PSSI menetapkan target lolos Piala Dunia 2030 sebagai respons terhadap keresahan Presiden Prabowo Subianto terkait kegagalan edisi 2026.
  • PSSI membenahi kompetisi domestik serta memaksimalkan partisipasi klub di Asia untuk meningkatkan jam terbang dan kualitas pemain nasional.
  • Program pembinaan pemain usia muda terus diperkuat agar memperluas pilihan pemain berkualitas menuju tim nasional senior Indonesia.

Suara.com - PSSI telah menyiapkan langkah besar agar Timnas Indonesia bisa tampil di Piala Dunia 2030 setelah gagal mewujudkan impian tampil pada edisi 2026.

Target tersebut sekaligus menjadi jawaban atas keresahan Presiden RI Prabowo Subianto yang sebelumnya mengaku kecewa karena Timnas Indonesia belum mampu menembus putaran final Piala Dunia 2026.

Salah satu fokus utama federasi adalah memperluas talent pool pemain nasional melalui pembenahan kompetisi, peningkatan pengalaman bertanding, hingga pembinaan pemain usia muda.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa pembenahan kompetisi domestik menjadi fondasi utama untuk meningkatkan kualitas Timnas Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Arya Sinulingga, anggota Komite Eksekutif PSSI konfirmasi rumor Timnas Indonesia pindah venue. (pssi.org)
Arya Sinulingga, anggota Komite Eksekutif PSSI konfirmasi rumor Timnas Indonesia pindah venue. (pssi.org)

"Ini kan dengan tahapan yang kami buat, memperbaiki liga kita," kata Arya di Gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Menurut Arya, kompetisi yang semakin berkualitas akan membuat para pemain memiliki lebih banyak jam terbang sehingga siap bersaing di level internasional.

"Pasti pemain-pemain makin banyak yang punya pengalaman bertanding lebih banyak," ujarnya.

Perluas Talent Pool Lewat Kompetisi dan Pembinaan

Selain pembenahan liga, PSSI juga menilai bertambahnya kuota klub Indonesia di kompetisi antarklub Asia menjadi keuntungan besar bagi perkembangan pemain nasional.

baca juga

Dua wakil Indonesia yang tampil di AFC Champions League Two (ACL Two) dan AFC Challenge League (ACGL) diyakini akan memberikan pengalaman bertanding di level internasional yang sangat dibutuhkan pemain.

"Sekarang kita punya dua jatah. Itu juga akan menambah pengalaman teman-teman klub sebagai sumber utama kita untuk Timnas Indonesia," tutur Arya.

Tak hanya fokus pada kompetisi senior, PSSI juga terus memperkuat pembinaan usia muda sebagai investasi menuju Piala Dunia 2030.

Arya mencontohkan keputusan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang telah memberi kesempatan kepada bek muda Mathew Baker menjalani debut bersama tim senior pada FIFA Matchday Juni 2026.

Menurutnya, promosi pemain muda menjadi bukti bahwa jalur pembinaan dari kelompok umur menuju tim nasional senior mulai berjalan sekaligus memperluas pilihan pemain berkualitas bagi Timnas Indonesia.

"Kemudian dari sisi pembinaan, teman-teman tahu kami punya pembinaan di U-19, kemudian di U-17, itu juga adalah dorongan untuk penambahan pemain," kata Arya.

"Dan kita tahu kemarin juga pelatih sudah mendorong bek-bek usia masih muda U-19 sudah masuk ke Timnas Indonesia. Itu adalah bagian dari menambah jumlah pemain," lanjutnya.

PSSI Respons Keresahan Prabowo

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara terbuka mengaku masih memikirkan kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Dalam peluncuran biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026), Prabowo mengatakan dirinya belum puas sebelum Indonesia mampu tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.

"Yang masih sulit bagi kita adalah masuk Piala Dunia. Itu yang masih saya pikirkan. Jadi, saya terus resah, terus terang saja saya resah," ujar Prabowo.

Di tengah pidatonya, Prabowo juga sempat melontarkan candaan dengan mencari Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

"Sepak bola itu kehormatan. Ya, siapa yang bertanggung jawab? Mana Erick Thohir? Mana Erick Thohir?" ucap Prabowo yang langsung disambut tawa para tamu undangan.

Saat kakak Erick Thohir, Garibaldi Boy Thohir, berdiri dari kursinya, Prabowo kembali berkelakar.

"Boy, kasih tahu adikmu, ya," kata Prabowo sambil tersenyum.

Presiden juga sempat menyinggung Menteri Keuangan terkait dukungan yang diperlukan agar Indonesia mampu mewujudkan target tampil di Piala Dunia pada masa mendatang.

"Mana Menteri Keuangan? Apa yang diperlukan supaya kita bisa masuk Piala Dunia?" pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kylian Mbappe Cetak Rekor Bersejarah usai Bawa Prancis ke Semifinal, Kini Setara Lionel Messi

Kylian Mbappe Cetak Rekor Bersejarah usai Bawa Prancis ke Semifinal, Kini Setara Lionel Messi

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:33 WIB

PSSI Respons Keresahan Prabowo Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia: Butuh APBN

PSSI Respons Keresahan Prabowo Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia: Butuh APBN

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:27 WIB

Inggris vs Norwegia Dibayangi Wabah Penyakit, Declan Rice Diisolasi

Inggris vs Norwegia Dibayangi Wabah Penyakit, Declan Rice Diisolasi

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:17 WIB

Update TC Timnas Indonesia di Bali: Beckham Putra Akui Tak Kesulitan Ikuti Latihan Intensif

Update TC Timnas Indonesia di Bali: Beckham Putra Akui Tak Kesulitan Ikuti Latihan Intensif

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:09 WIB

Rekor Messi Tergeser, Mbappe Siap Jadi Bintang Bola Masa Depan, Benarkah?

Rekor Messi Tergeser, Mbappe Siap Jadi Bintang Bola Masa Depan, Benarkah?

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:20 WIB

Terkini

Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup

Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana

Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:12 WIB

Totalitas Tanpa Batas! Rachma Julia Siapkan Single Baru Sambil Galang Aksi untuk NTT

Totalitas Tanpa Batas! Rachma Julia Siapkan Single Baru Sambil Galang Aksi untuk NTT

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:11 WIB

GPI Ajak Warga Tak Terprovokasi Aksi Demo: Jangan Klaim Diri Merepresentasikan Rakyat

GPI Ajak Warga Tak Terprovokasi Aksi Demo: Jangan Klaim Diri Merepresentasikan Rakyat

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:10 WIB

5 Pasangan Zodiak yang Paling Tidak Cocok Dijadikan Rekan Kerja Satu Tim

5 Pasangan Zodiak yang Paling Tidak Cocok Dijadikan Rekan Kerja Satu Tim

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Secret Service Buka Suara, Nyawa Anak Bungsu Donald Trump Dihargai Rp156 Miliar

Secret Service Buka Suara, Nyawa Anak Bungsu Donald Trump Dihargai Rp156 Miliar

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027

Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027

Video | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:00 WIB

ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya

ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara

Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara

Kaltim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:54 WIB

Massa dari Pati Bergerak, dari Daerah untuk Indonesia Bawa Pesan untuk Rakyat

Massa dari Pati Bergerak, dari Daerah untuk Indonesia Bawa Pesan untuk Rakyat

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:50 WIB

×