- Rudi Garcia resmi tidak memperpanjang kontraknya sebagai pelatih Timnas Belgia setelah berakhir pada 31 Juli 2026 mendatang.
- Keputusan ini diambil pihak federasi setelah Belgia tersingkir di babak perempat final ajang Piala Dunia 2026.
- Selama 18 bulan bertugas, Garcia berhasil membawa tim nasional Belgia lolos ke Piala Dunia serta UEFA Nations League.
Suara.com - Rudi Garcia dipastikan tidak akan melakukan perpanjangan kontrak dengan Belgia ketika kesepakatan kerjanya saat ini berakhir pada 31 Juli 2026.
Melansir ANTARA, Selasa (21/7/2026), Asoiasi Sepak Bola Belgia (RBFA) dan Garcia memutuskan untuk tidak memperpanjang kerja sama setelah Belgia terhenti di perempat final Piala Dunia 2026.
RBFA mengucapkan terima kasih kepada Garcia yang telah membawa Belgia melewati masa-masa sulit dengan membawa The Red Devils mengamankan posisi di UEFA Nations League A dan lolos ke Piala Dunia 2026.
"Kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Rudi Garcia dan stafnya atas dedikasi, profesionalisme, dan komitmen mereka selama 18 bulan terakhir, serta mendoakan kesuksesan bagi mereka di masa mendatang," tulis pernyataan tersebut.
Ucapan perpisahan juga turut disampaikan oleh Garcia melalui unggahan di instagram pribadinya yang mengatakan keputusan ini diambil setelah terjadinya diskusi di antara kedua belah pihak.
Menurutnya merupakan pengalaman luar biasa bisa menangani tim seperti Belgia dan perjalanannya selama 18 bulan terakhir adalah sesuatu yang sangat berharga.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain yang luar biasa, direktur olahraga Vincent Mannaert, serta para penggemar yang telah mendukung kami sepanjang Piala Dunia. Saya mendoakan yang terbaik bagi Belgia dalam melanjutkan transisi generasi yang telah saya mulai," tulis Rudi Garcia.
Pelatih berkebangsaan Prancis tersebut ditunjuk menangani Timnas Belgia sejak 24 Januari 2025 menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Domenico Tedesco.
Selama menangani Belgia, Rudi Garcia melewati 12 pertandingan di berbagai ajang dengan tujuh kemenangan, empat hasil imbang dan menelan satu kekalahan.
