- Dokumen internal kepolisian internasional mencatat ancaman keamanan serius terhadap Lionel Messi selama turnamen Piala Dunia 2026.
- Seorang pria menghubungi Bandara Dallas dan mengancam menyerang stadion menggunakan bom rakitan serta senjata AR-15.
- Unggahan media sosial dan panggilan telepon mencatat ancaman bom di Atlanta menjelang pertandingan Argentina melawan Mesir.
Suara.com - Lionel Messi dilaporkan menjadi salah satu pemain yang menghadapi ancaman keamanan serius selama Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Laporan keamanan yang diperoleh media Spanyol mengungkap adanya sejumlah ancaman terhadap kapten Argentina tersebut.
Menurut laporan yang dikutip sejumlah media internasional, dokumen internal yang dihimpun oleh pusat koordinasi kepolisian internasional yang dikoordinasikan FBI mencatat beberapa ancaman terhadap Messi selama turnamen.
Namun, laporan tersebut belum dipublikasikan secara resmi oleh otoritas Amerika Serikat.
Salah satu ancaman paling serius terjadi menjelang pertandingan Argentina.
Seorang pria dilaporkan menghubungi Bandara Dallas dan mengaku bersama dua orang lainnya sedang menuju stadion dengan membawa bom rakitan dan senjata AR-15.
![Jorge Messi Wafat di Usia 68 Tahun, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat [Infobae]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/09/69495-lionel-messi.jpg)
Pria tersebut disebut mengancam akan menyerang pemain dari kedua tim, dengan Messi menjadi salah satu sasaran utama.
Informasi itu kemudian memicu perhatian serius aparat keamanan yang bertugas selama Piala Dunia.
Ancaman lain terjadi menjelang pertandingan Argentina melawan Mesir di Atlanta pada 7 Juli 2026.
Dalam sebuah unggahan di media sosial, seseorang mengancam akan memasuki stadion dan meledakkan Messi dengan empat bom yang disebut dipasang di tubuhnya.
Pada insiden berbeda, seorang pria juga menghubungi polisi dan mengklaim telah menempatkan tiga bom di tempat sampah di sekitar stadion.
Petugas penjinak bom dan unit K-9 kemudian dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan keamanan.