- Pelatih Timnas Mesir Hossam Hassan pingsan saat melerai perkelahian istrinya di sebuah hotel North Coast akhir pekan lalu.
- Pihak Hossam Hassan menyatakan ia pingsan akibat kelelahan emosional, sementara versi lain menyebutnya sebagai korban keributan.
- Akibat insiden perkelahian tersebut, Hossam Hassan sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Suara.com - Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, kembali menjadi sorotan.
Kali ini bukan karena sepak bola, melainkan insiden keributan yang melibatkan istri saat dirinya tengah berada di kawasan wisata North Coast, Mesir.
Menurut laporan media Mesir Masrawy, Hassan dikabarkan pingsan ketika berusaha melerai pertikaian antara istri saat ini, Dan Adam, dan mantan istrinya, Howaida El-Gharbawy.
Peristiwa tersebut disebut terjadi pada akhir pekan lalu di sebuah kafe yang berada di dalam kompleks hotel di North Coast.
Keributan awalnya disebut berupa adu argumen sebelum berkembang menjadi aksi saling dorong dan perkelahian.
Orang-orang di sekitar lokasi sempat berusaha menghentikan pertikaian.
![Pelatih Mesir, Hossam Hassan menyilangkan kedua tangannya, tanda yang mengecam rasisme saat berkonfrontasi dengan Lionel Messi. [Tangkap layar X]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/09/89350-hossam-hassan.jpg)
Namun, situasi semakin sulit dikendalikan hingga polisi akhirnya dipanggil ke lokasi.
Hossam Hassan yang berada tidak jauh dari tempat kejadian kemudian turun tangan untuk menghentikan keributan.
Namun, menurut sumber yang dikutip Masrawy, pria berusia 60 tahun itu justru tiba-tiba terjatuh dan kehilangan kesadaran.
Belum ada keterangan tunggal mengenai penyebab Hassan kehilangan kesadaran.
Setidaknya terdapat dua versi yang beredar terkait insiden tersebut.
Pihak perwakilan Hassan disebut menyatakan bahwa sang pelatih mengalami tekanan atau kelelahan secara emosional hingga akhirnya pingsan.
Sementara versi lain menyebut Hassan menjadi korban tidak sengaja dalam keributan kedua perempuan tersebut.
Hassan bahkan dilaporkan sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Hingga laporan tersebut dipublikasikan, belum ada informasi terbaru mengenai kondisi kesehatannya.
Keributan itu sendiri juga diwarnai perbedaan pengakuan dari kedua pihak.
Dan Adam mengklaim dirinya menjadi korban setelah bertemu dengan Howaida El-Gharbawy dan anak-anaknya.
Ia menuduh mantan istri Hassan melempar minuman panas ke arahnya sebelum pertikaian berubah menjadi aksi fisik.
Adam juga mengaku dirinya dipukul dan diseret.
Ia bahkan menyebut anak-anaknya turut menjadi korban dalam kejadian tersebut.
Di sisi lain, pengacara Ahmed Hamd yang mewakili Howaida El-Gharbawy dan putrinya, Yara Hassan, memberikan versi berbeda.
Menurutnya, justru El-Gharbawy dan putrinya yang menjadi korban serangan.
Pihak El-Gharbawy juga disebut telah menghubungi polisi dan membuat laporan terkait insiden tersebut.
Nama Hossam Hassan sebelumnya menjadi perhatian dunia sepak bola setelah sikap kerasnya terhadap Argentina dan Lionel Messi pada Piala Dunia 2026.
Hassan dikenal sebagai salah satu legenda sepak bola Mesir.
Saat masih menjadi pemain, ia mencatatkan 177 penampilan bersama Timnas Mesir.
Sejak 2024, Hassan dipercaya menangani Timnas Mesir.
Karakternya yang keras juga beberapa kali menjadi sorotan, termasuk ketika ia mengkritik keputusan wasit dan mempertanyakan perlakuan terhadap Argentina dalam Piala Dunia 2026.