FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:13 WIB
FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga
Para suporter Timnas Indonesia (pssi.org)
baca 10 detik
  • FIFA dan PSSI mendesak suporter menghentikan perundungan siber terhadap pemain Timnas Indonesia usai Piala AFF.

  • PSSI meminta fans mengkritik performa secara sportif tanpa melakukan doxing maupun teror keluarga.

  • Kompetisi I.League 2026/2027 diharapkan jadi momentum pemain bangkit dalam lingkungan yang lebih aman.

Suara.com - FIFA kembali mengingatkan pentingnya menjaga sepak bola sebagai ruang yang aman bagi seluruh pihak, termasuk pemain, ofisial, dan suporter, baik di dalam stadion maupun di dunia digital. Menanggapi hal tersebut PSSI pun meminta suporter hentikan serangan yang tak terpuji ke pemain.

Pesan yang disampaikan FIFA ada dalam unggahan Instagram bertajuk “Protecting players online around the world” dengan seruan “Stop Hate, Protect Football”.

Pesan FIFA itu menjadi relevan setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Hasil tersebut memicu kekecewaan di kalangan suporter dan berujung pada munculnya hujatan hingga serangan personal terhadap sejumlah pemain di media sosial.

Insiden mengerikan warnai laga Eredivisie saat bek Fortuna Sittard, Justin Hubner, tak sengaja buat kaki Lewis Holtby robek. Sang pemain langsung minta maaf! [Dok. IG Justin Hubner]
Insiden mengerikan warnai laga Eredivisie saat bek Fortuna Sittard, Justin Hubner, tak sengaja buat kaki Lewis Holtby robek. Sang pemain langsung minta maaf! [Dok. IG Justin Hubner]

Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 memang menjadi bahan evaluasi.

Namun, kekecewaan atas hasil pertandingan tidak seharusnya berubah menjadi penghinaan, perundungan, penyebaran data pribadi, ancaman, maupun serangan terhadap keluarga pemain.

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menjadi salah satu pemain yang menghadapi situasi tersebut. Tidak hanya dirinya, keluarga Hubner juga turut menjadi sasaran serangan di media sosial.

PSSI kemudian menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut. Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi meminta masyarakat tetap memberikan kritik secara proporsional kepada pemain dan pelatih.

“Kami mengakui bahwa hasil di Piala AFF 2026 belum memenuhi harapan. Namun, evaluasi harus dilakukan dengan kepala dingin dan tanggung jawab, bukan melalui kebencian," kata Yunus Nusi dalam keterangannya.

"Pemain boleh dikritik secara sportif, tetapi martabat dan keselamatan mereka—termasuk keluarga—harus tetap dihormati. Kekalahan bukan alasan untuk membenarkan kebencian," jelasnya.

baca juga

PSSI menilai kritik tetap menjadi bagian penting dalam perkembangan sepak bola. Namun, kritik seharusnya diarahkan kepada performa, keputusan, maupun proses yang memang bisa dievaluasi, bukan menyerang pemain secara pribadi.

Pesan tersebut juga disampaikan menjelang bergulirnya kompetisi sepak bola nasional musim 2026/2027. Kompetisi I.League 2026/2027, yakni Super League dan Championship 2026-27, dijadwalkan mulai berlangsung pada 4 dan 11 September 2026.

Kompetisi domestik diharapkan menjadi momentum bagi para pemain untuk kembali membangun kepercayaan diri. Mereka juga memiliki kesempatan meningkatkan performa sekaligus memperjuangkan tempat di Timnas Indonesia.

Klub-klub pun membutuhkan dukungan positif dari suporter sepanjang musim. Dukungan tersebut dinilai penting agar proses pembinaan, regenerasi, dan persaingan antarpemain dapat berlangsung secara sehat.

PSSI mengajak suporter menyalurkan kekecewaan dengan cara yang tetap menghormati pemain dan klub. Masyarakat juga didorong untuk hadir ke stadion dengan tertib, menyaksikan pertandingan melalui kanal resmi, serta membeli tiket dan produk klub secara legal.

Di media sosial, suporter diminta tidak ikut menyebarkan konten yang berisi ujaran kebencian, perundungan, doxing, ataupun ancaman. Konten semacam itu justru dianjurkan untuk dilaporkan tanpa ikut memperluas penyebarannya.

"Saya berharap dukungan kepada pemain tidak berhenti ketika  hanya berseragam Timnas. Dukungan juga  saat mereka bersama klub masing-masing," ucapnya.

"Kritik boleh tajam, tetapi tidak boleh menjadi kebencian. Dukung pemainnya, hormati manusianya, dan jaga sepakbolanya," pungkas Yunus Nusi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rizky Ridho Dicoret dari Timnas Indonesia? Ketua BTN Sumardji Bantah Keras

Rizky Ridho Dicoret dari Timnas Indonesia? Ketua BTN Sumardji Bantah Keras

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:17 WIB

Kuartet Jantung Pertahanan Timnas Indonesia Minus Rizky Ridho, Auto Juara ASEAN FIFA Cup?

Kuartet Jantung Pertahanan Timnas Indonesia Minus Rizky Ridho, Auto Juara ASEAN FIFA Cup?

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Bocoran 26 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Coret Rizky Ridho

Bocoran 26 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Coret Rizky Ridho

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:52 WIB

Terkini

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

×