- Pemain Persib Thom Haye disorot karena akun media sosialnya mendadak hilang setelah Dewata Challenge Series 2026.
- Haye hanya bermain babak pertama akibat masalah mata saat Persib mengalahkan Bali United di Gianyar.
- Pengamat Tommy Welly mengkritik pemberian julukan Profesor kepada gelandang Timnas Indonesia tersebut.
Suara.com - Jelang kick off Super League 2026/2027, Persib Bandung juara bertahan berada di situasi yang kurang enak.
Salah satu pemain andalan Maung Bandung, Thom Haye jadi sorotan pasca kemenangan di Dewata Challenge Series 2026.
Thom Haye yang jadi nyawa bagi permainan Persib di musim lalu jadi sorotan lantaran akun sosial medianya mendadak menghilang.
Gelandang Timnas Indonesia itu hanya bermain selama babak pertama saat Maung Bandung mengalahkan Bali United 3-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Haye kemudian tidak terlihat ketika para pemain Persib mengangkat trofi.
Publik makin bertanya-tanya karena akun Instagram Persib yang berjumlah 3,1 juta pengikut juga tidak lagi ditemukan.
![Pesepak bola Timnas Indonesia Mitchel Lee Beker (kiri) melakukan selebrasi dengan Tom Haye (temgah) setelah mencetak hattrick ke gawang Kamboja pada ASEAN Hyundai Cup 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/28/89297-piala-aff-2026-timnas-indonesia-vs-kamboja-mitchel-lee-beker-dan-tom-haye.jpg)
Haye tampil sebagai starter dalam pertandingan melawan Bali United.
Namun, ia tidak melanjutkan pertandingan setelah turun minum karena mengalami masalah pada bagian sekitar mata.
Sebelum ditarik keluar, Haye sempat menjadi pusat perhatian pada menit ke-38.
Haye membuang bola setelah melihat pemain Persib terjatuh dan diduga berharap Bali United mengembalikan bola sebagai bentuk penghormatan terhadap prinsip fair play.
Namun, pertandingan tetap dilanjutkan. Haye kemudian terlihat kesal dan terlibat adu argumen hingga terjadi aksi saling dorong dengan pemain Bali United.
Sebelumnya, gelandang berjuluk The Professor tersebut juga menjadi perhatian setelah terlibat ketegangan dengan suporter Timnas Indonesia seusai kegagalan di Piala AFF 2026.
Saat itu, Haye disebut tidak terima dengan kritik yang diarahkan kepada pemain Timnas Indonesia.
Ia bahkan meminta suporter turut melihat keputusan wasit yang dinilai merugikan Indonesia.
Selain itu, pengamat sepak bola Tommy Welly atau Bung Towel juga sempat melemparkan kritik soal julukan The Profesor.
Menurut Bung Towel, penggunaan julukan Profesor berpotensi memberikan kesan bahwa setiap keputusan dan permainan Thom Haye selalu benar.
Ia menilai pemain Timnas Indonesia itu masih belum berada pada level yang layak disandingkan dengan sosok-sosok besar sepak bola dunia.
“Kalau sekelas Thom Haye lalu profesor, menurut saya jadi keberatan, keberatan sama itu. Seolah-olah semua benar sama dia,” kata Bung Towel dikutip dari postingan akun @Ball_balanID
Bung Towel kemudian memberikan sejumlah contoh figur yang menurutnya lebih pantas mendapatkan sebutan tersebut.
“Kalau pemain Kevin De Bruyne dengan passing yang bisa begitu, profesor. Xavi Hernandez, Andrea Pirlo, master maestro, ya bolehlah dianggap profesor,” katanya.