Eks Pemain Keturunan Indonesia Gagalkan Patrick Kluivert Acak-acak Timnas Belanda

Galih Prasetyo

Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:05 WIB
Eks Pemain Keturunan Indonesia Gagalkan Patrick Kluivert Acak-acak Timnas Belanda
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Patrick Kluivert menolak peluang melatih Timnas Senegal karena menunggu tawaran asisten pelatih Timnas Belanda.
  • Jurnalis Mike Verweij mengungkap bahwa Direktur Olahraga KNVB, Nigel de Jong, menggagalkan kepastian penunjukan Kluivert.
  • Verweij mengecam KNVB karena tidak memberikan kejelasan atau menghubungi Kluivert terkait keputusan posisi kepelatihan tersebut.

Suara.com - Eks pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert disebut sempat mendapat peluang menjadi pelatih Timnas Senegal.

Namun, kesempatan itu dilewatkan karena ia menunggu tawaran dari Timnas Belanda sebagai asisten pelatih yang hingga kini tak kunjung datang.

Kabar tersebut diungkap jurnalis De Telegraaf, Mike Verweij, dalam podcast Kick Off, Senin (24/8/2026).

Menurut Verweij, Kluivert memang masuk dalam pertimbangan KNVB untuk mengisi posisi di staf kepelatihan Timnas Belanda.

Kluivert bahkan disebut menerima informasi melalui sejumlah pihak bahwa dirinya merupakan salah satu kandidat utama untuk menjadi asisten pelatih Oranje.

Usut punya usut, petinggi KNVB yang menggagalkan keinginan Kluivert tersebut.

Direktur Olahraga timnas Belanda, Nigel de Jong mengatakan timnas Indonesia akan sukses. (Instagram/@nigeldejong)
Direktur Olahraga timnas Belanda, Nigel de Jong mengatakan timnas Indonesia akan sukses. (Instagram/@nigeldejong)

Kuat dugaan Kluivert gagaljadi asisten Xavi Hernandez karena sosok Nigel de Jong.

Situasi tersebut membuat Kluivert memilih menunggu komunikasi dari Nigel de Jong.

Kluivert akhirnya membiarkan peluang menjadi pelatih Senegal berlalu karena berharap mendapatkan panggilan dari federasi sepak bola Belanda.

baca juga

“Dia membiarkan kesempatan itu berlalu karena menunggu telepon dari Nigel de Jong. Dan saya bisa memberi tahu Anda, dia masih menunggu telepon dari De Jong,” ujar Verweij.

Verweij pun mengecam cara KNVB menangani proses tersebut.

Ia menilai federasi seharusnya tetap memberikan kepastian kepada Kluivert, terlepas dari keputusan akhir yang diambil.

“Apakah Anda memilih Kluivert atau tidak, setidaknya milikilah kesopanan untuk menelepon seseorang,” tegas Verweij.

Seperti diketahui Nigel de Jong ialah eks pemain Timnas Belanda pada Piala Dunia 2010.

De Jong diketahui merupakan pemain keturunan Indonesia. Ia mendapatkan darah Indonesia dari ibunya yang berasal dari Maluku.

Ayahnya, Jerry de Jong (mantan pemain timnas Belanda), merupakan keturunan Suriname.

Nigel de Jong mengawali karier profesionalnya bersama Ajax pada 2002 hingga 2006 dan mulai mengukuhkan diri sebagai salah satu gelandang berbakat Belanda.


Setelah itu, ia melanjutkan perjalanan karier ke Hamburg SV pada 2006–2009, tempat ia berkembang menjadi gelandang bertahan yang dikenal memiliki gaya bermain agresif.

Pada 2009, De Jong bergabung dengan Manchester City dan menjadi salah satu pemain penting di lini tengah.

Bersama klub Inggris tersebut, ia turut membantu Manchester City meraih FA Cup 2011 dan gelar Premier League 2011/2012.

Setelah tiga musim di Inggris, De Jong pindah ke AC Milan pada 2012 dan bermain di Serie A hingga 2016.

Ia kemudian melanjutkan kariernya bersama LA Galaxy, Galatasaray, Mainz 05, Al Ahli, dan Al-Shahania sebelum akhirnya mengakhiri karier sebagai pemain sepak bola profesional.

Kluivert tentu tidak asing bagi sepak bola Indonesia.

Ia pernah dipercaya menjadi pelatih Timnas Indonesia sebelum masa kerjanya berakhir setelah menjalani periode singkat bersama skuad Garuda.

Periode singkat bersama Timnas Indonesia itu, Kluivert bisa dibilang gagal total.

Dari 8 pertandingan bersama Timnas Indonesia, Kluivert hanya persembahkan 3 kemenangan, 1 kali imbang dan 4 kali kalah.

Setelah tak lagi melatih Timnas Indonesia, Kluivert sempat jadi penasihat Timnas Suriname.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jay Herdman Bantah Ada Campur Tangan Ayahnya di Balik Keputusan Gabung Bali United

Jay Herdman Bantah Ada Campur Tangan Ayahnya di Balik Keputusan Gabung Bali United

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Eks Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert: Tunggu Telepon Tak Kunjung Pasti Berujung Sakit Hati

Eks Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert: Tunggu Telepon Tak Kunjung Pasti Berujung Sakit Hati

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Rapor Uji Coba Timnas U-20: Mampukah Pengalaman Nova Arianto Redam Ketangguhan Australia?

Rapor Uji Coba Timnas U-20: Mampukah Pengalaman Nova Arianto Redam Ketangguhan Australia?

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Malaysia Murka dengan Orang Indonesia Gegara Kevin Diks dan Calvin Verdonk, Kok Bisa?

Malaysia Murka dengan Orang Indonesia Gegara Kevin Diks dan Calvin Verdonk, Kok Bisa?

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:59 WIB

Terkini

Walhi Kritik Menhut Raja Juli ke Kalteng: Jangan Cuma Gimmick Semprot Api, Mana Solusinya?

Walhi Kritik Menhut Raja Juli ke Kalteng: Jangan Cuma Gimmick Semprot Api, Mana Solusinya?

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Tubuh Perempuan di Balik Energi Bersih dan Ketidakadilan Geografis

Tubuh Perempuan di Balik Energi Bersih dan Ketidakadilan Geografis

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Eks Pemain Keturunan Indonesia Gagalkan Patrick Kluivert Acak-acak Timnas Belanda

Eks Pemain Keturunan Indonesia Gagalkan Patrick Kluivert Acak-acak Timnas Belanda

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Terbang dari Gamalama-Gamkonora, Zita Anjani Buktikan Perempuan Punya Ruang untuk Bereksplorasi

Terbang dari Gamalama-Gamkonora, Zita Anjani Buktikan Perempuan Punya Ruang untuk Bereksplorasi

Jakarta | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Prabowo Targetkan Indonesia Setop Impor Minyak dan LPG, Bahlil Jawab: Siap Laksanakan

Prabowo Targetkan Indonesia Setop Impor Minyak dan LPG, Bahlil Jawab: Siap Laksanakan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Didominasi Genre Self-Help, Intip 4 Buku Rekomendasi Sungjin DAY6!

Didominasi Genre Self-Help, Intip 4 Buku Rekomendasi Sungjin DAY6!

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Prediksi Al-Ettifaq vs Al-Nassr: Duel Tim Teratas, Akankah Ronaldo Main?

Prediksi Al-Ettifaq vs Al-Nassr: Duel Tim Teratas, Akankah Ronaldo Main?

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Prabowo: Respons Kita di NTT Sangat Cepat dan Masif, Negara Hadir

Prabowo: Respons Kita di NTT Sangat Cepat dan Masif, Negara Hadir

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:40 WIB

DFSK E5 Plus 'Tancap Gas' di Medan: Canggih, Nyaman dan Sangat Irit

DFSK E5 Plus 'Tancap Gas' di Medan: Canggih, Nyaman dan Sangat Irit

Sumut | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:36 WIB

9 Lipstik Mengandung Hyaluronic Acid untuk Bibir Kering dan Pecah-pecah

9 Lipstik Mengandung Hyaluronic Acid untuk Bibir Kering dan Pecah-pecah

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:35 WIB

×