Chanathip Songkrasin Bersyukur Thailand Tidak Satu Grup dengan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 22 September 2026 | 14:43 WIB
Chanathip Songkrasin Bersyukur Thailand Tidak Satu Grup dengan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup
Pemain Thailand Ichanathip Songkrasin (kiri tengah) dan Lee Jaesung dari Korea Selatan bentrok saat pertandingan sepak bola grup C babak kedua kualifikasi Piala Dunia FIFA antara Korea Selatan dan Thailand di Stadion Piala Dunia Seoul pada 21 Maret 2024. ANTHONY WALLACE / AFP
baca 10 detik
  • Kapten Thailand bersyukur tak satu grup dengan Indonesia demi menghindari tekanan suporter.

  • Thailand berlaga di Bandung, sementara Indonesia berlaga di Gelora Bung Karno Jakarta.

  • Thailand dan Indonesia berpeluang saling berhadapan jika sama-sama lolos ke babak selanjutnya.

Suara.com - Kapten Timnas Thailand, Chanathip Songkrasin, menyadari ada tantangan berbeda yang harus dihadapi timnya pada FIFA ASEAN Cup 2026. Secara tak langsung ia bersyukur timnya tak satu grup dengan Timnas Indonesia selaku tuan rumah.

Salah satu hal yang menjadi perhatian pemain berusia 32 tahun itu adalah besarnya dukungan suporter Timnas Indonesia. Menurutnya, atmosfer sepak bola di Tanah Air berpotensi membuat pertandingan terasa lebih berat bagi tim-tim yang bertanding.

Thailand tergabung di Grup B Divisi 1 bersama Vietnam, Filipina, dan Pakistan. Seluruh pertandingan fase grup Gajah Perang akan dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat.

Pemain tim nasional Thailand Chanathip Songkrasin. Roslan RAHMAN / AFP
Pemain tim nasional Thailand Chanathip Songkrasin. Roslan RAHMAN / AFP

Sementara itu, Timnas Indonesia berada di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh yang tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Kedua grup digelar di lokasi berbeda, tetapi Thailand tetap akan berada dalam suasana sepak bola Indonesia sepanjang turnamen.

Kondisi tersebut membuat Chanathip menilai Thailand beruntung tidak berada satu grup dengan Indonesia. Pasalnya, Indonesia memiliki basis suporter yang sangat besar dan dukungan tersebut berpotensi memberikan tekanan tersendiri bagi tim-tim lawan.

“Saya memperkirakan adanya beberapa kendala terkait turnamen ini, seperti masalah makanan dan kondisi lapangan, namun saya yakin pengalaman kami bermain di luar negeri akan sangat membantu,” kata Chanathip Songkrasin dikutip dari Changsuek.

Chanathip kemudian menyoroti persoalan dukungan suporter secara lebih spesifik. Menurutnya, situasi yang dihadapi Thailand berbeda dengan Indonesia sebagai tuan rumah yang memiliki basis penggemar besar.

“Situasi ini juga baru bagi tim-tim lain; hanya Indonesia yang memiliki basis penggemar lokal yang sangat besar, jadi mungkin tidak banyak penggemar kami yang bisa datang langsung untuk memberikan dukungan,” ujar dia.

baca juga

Meski demikian, Chanathip tidak ingin Thailand terlalu larut memikirkan berbagai faktor di luar lapangan. Ia tetap meminta rekan-rekannya fokus mempersiapkan diri agar bisa meraih hasil maksimal di FIFA ASEAN Cup 2026.

“Meski demikian, saya yakin kami bisa meraih kemenangan bagi negara kami,” kata dia.

Thailand juga harus menghadapi tiga lawan dengan karakter berbeda di Grup B. Karena itu, Chanathip meminta skuad Gajah Perang tidak hanya memikirkan kekuatan lawan, tetapi juga memastikan kondisi internal tim berada dalam keadaan terbaik.

“Kami harus fokus pada setiap lawan maupun diri kami sendiri, serta memastikan kondisi fisik kami berada di puncak performa,” ujar dia.

Menurut Chanathip, setiap pertandingan membutuhkan persiapan yang berbeda karena masing-masing tim memiliki gaya bermain tersendiri.

Analisis terhadap kekuatan dan kelemahan lawan pun menjadi bagian penting dari persiapan Thailand.

“Setiap tim memiliki gaya permainan yang berbeda, jadi kami harus menganalisis lawan dan diri kami sendiri untuk memetakan kekuatan serta kelemahan masing-masing,” tutur dia.

Thailand dan Indonesia memang tidak bertemu pada fase grup. Namun, kedua tim masih berpeluang saling berhadapan apabila berhasil melaju ke babak selanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Tak Diperkuat Sergio Aguero

Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Tak Diperkuat Sergio Aguero

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 13:32 WIB

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Dipanggil Jerman Akhirnya Buka Suara

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Dipanggil Jerman Akhirnya Buka Suara

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 12:18 WIB

Timnas Indonesia Masih Tunggu 3 Pemain Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Saja?

Timnas Indonesia Masih Tunggu 3 Pemain Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Saja?

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 11:42 WIB

Terkini

Chanathip Songkrasin Bersyukur Thailand Tidak Satu Grup dengan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

Chanathip Songkrasin Bersyukur Thailand Tidak Satu Grup dengan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 14:43 WIB

Satu Kontainer Bermuatan Minyak Mentah Terbakar, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Lakukan Penyelidikan

Satu Kontainer Bermuatan Minyak Mentah Terbakar, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Lakukan Penyelidikan

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:43 WIB

Keluarnya RKAB BYAN Diklaim Bukan Karena Haji Isam

Keluarnya RKAB BYAN Diklaim Bukan Karena Haji Isam

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 14:42 WIB

APBD Jakarta Menyusut Rp1,7 T! Anggaran Pendidikan dan Bansos Dipastikan Tetap Aman

APBD Jakarta Menyusut Rp1,7 T! Anggaran Pendidikan dan Bansos Dipastikan Tetap Aman

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:39 WIB

Local Pride vs Made in Vietnam: Mending Indomobil Sprinto atau VinFast Viper?

Local Pride vs Made in Vietnam: Mending Indomobil Sprinto atau VinFast Viper?

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 14:39 WIB

Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 14:35 WIB

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Review Buku Nadira: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Luka

Review Buku Nadira: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Luka

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

×